Pesawat Citilink Gagal Terbang karena Masalah Roda, Kepala Barantin Ceritakan Kronologi
Sebuah pesawat Citilink mengalami insiden yang membuat penerbangan dibatalkan sebelum sempat lepas landas. Masalah teknis terdeteksi pada sistem roda pesawat yang beroperasi di Bandara Internasional Juanda, Surabaya, pada Rabu (15/3) lalu. Kepala Badan Transportasi Darat (Barantin) Zulfikri mengungkapkan kronologi lengkap insiden tersebut dalam konferensi pers yang diselenggarakan kemarin.
Deteksi Masalah Sebelum Take Off
Menurut Zulfikri, pesawat Citilink dengan nomor penerbangan QG-964 yang dijadwalkan terbang menuju Jakarta tersebut sedang dalam tahap persiapan untuk lepas landas. Saati proses pemeriksaan sebelum take off, tim teknis Citilink mendeteksi adanya indikator kerusakan pada salah satu roda pesawat.
Tindakan Segera Pihak Maskapai
Setelah mendeteksi masalah, pihak Citilink segera mengambil tindakan preventif. Pesawat yang membawa 120 penumpang tersebut dibatalkan penerbangannya dan ditarik kembali ke gerbang. Seluruh penumpang dievakuasi dengan aman dan diberikan penjelasan mengenai situasi yang terjadi.
Investigasi dan Penyebab Masalah
Badan Transportasi Darat segera melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab pasti masalah yang dialami pesawat tersebut. Hasil sementara menunjukkan bahwa masalah terkait dengan sistem rem pada salah satu roda pesawat.
Prosedur Keamanan yang Dijalani
Insiden ini menunjukkan pentingnya prosedur inspeksi teknis yang ketat sebelum pesawat diperbolehkan terbang. Setiap pesawat wajib melalui serangkaian pemeriksaan teknis sebelum, selama, dan setelah penerbangan.
Respon Penumpang dan Maskapai
Beberapa penumpang yang sempat berada di dalam pesawat mengaku sedikit terkejut namun memahami keputusan maskapai. "Awalnya saya sedikit khawatir, tapi setelah mendapat penjelasan dari awak kabin, saya merasa lebih tenang. Saya lebih memilih aman daripada terburu-buru," kata salah seorang penumpang, Budi Santoso.
Citilink telah memberikan kompensasi kepada para penumpang berupa voucher untuk penerbangan gratis di masa depan dan penginapan hotel bagi mereka yang memiliki jadwal penerbangan keesokan harinya.
Kesimpulan dan Tindakan Pencegahan
Insiden ini menyoroti pentingnya ketatnya pengawasan terhadap kondisi pesawat sebelum terbang. Badan Transportasi Darat akan memantau perkembangan investigasi dan memastikan bahwa tindakan preventif telah diambil untuk mencegah insiden serupa di masa depan.
Komentar (0)