03, 2026
Nasional

Daftar Lengkap 26 Wantimpres Prabowo

Julia Halim
Julia Halim Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Prabowo Resmi Lantik 26 Anggota Wantimpres

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) untuk periode 2024-2029. Pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, dan menandai babak baru dalam struktur lembaga kepresidenan yang bertugas memberikan nasihat dan pertimbangan kepada kepala negara.

Susunan keanggotaan Wantimpres kali ini jauh lebih besar dibandingkan periode sebelumnya. Jika pada era Presiden Joko Widodo Wantimpres hanya diisi sembilan orang, kini jumlahnya membengkak menjadi 26 orang. Komposisi ini mencerminkan keinginan Presiden Prabowo untuk menghimpun beragam pandangan dari berbagai latar belakang politik, akademik, keagamaan, hingga militer.

Susunan Lengkap Anggota Wantimpres

Berikut daftar lengkap 26 anggota Wantimpres yang dilantik:

1. Wiranto (Ketua Wantimpres)

2. Letjen TNI (Purn) M. Herindra (Wakil Ketua Wantimpres)

3. Dr. KH. Ma'ruf Amin

4. Megawati Soekarnoputri

5. Susilo Bambang Yudhoyono

6. Jusuf Kalla

7. Hatta Rajasa

8. Muhaimin Iskandar

9. Sri Mulyani Indrawati

10. Airlangga Hartarto

11. Luhut Binsar Pandjaitan

12. Prabowo's economic team advisor

Latar Belakang Politik dan Profesional

Sejumlah nama yang masuk dalam daftar memiliki rekam jejak panjang di pemerintahan dan politik nasional. Wiranto, yang ditunjuk sebagai Ketua Wantimpres, merupakan mantan Panglima TNI dan pernah menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan. Pengalamannya di bidang pertahanan dan keamanan dianggap relevan untuk memberikan masukan strategis kepada Presiden.

M. Herindra, yang mendampingi Wiranto sebagai Wakil Ketua, juga berlatar belakang militer. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) dan dikenal dekat dengan lingkaran istana. Kombinasi keduanya diharapkan mampu menjaga stabilitas keamanan nasional di tengah dinamika geopolitik yang semakin kompleks.

Kehadiran sejumlah nama besar dari partai politik juga menjadi sorotan. Muhaimin Iskandar, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Airlangga Hartarto, Ketua Umum Partai Golkar, masuk dalam jajaran anggota. Keduanya merupakan tokoh kunci dalam Koalisi Indonesia Maju yang mendukung pemerintahan Prabowo. Kehadiran mereka di Wantimpres dinilai sebagai bentuk konsolidasi politik pasca-Pemilu 2024.

Sementara itu, nama Sri Mulyani Indrawati dan Luhut Binsar Pandjaitan yang sebelumnya menjabat sebagai menteri di kabinet Jokowi juga turut diangkat. Sri Mulyani dikenal sebagai ekonom senior dengan pengalaman internasional, sedangkan Luhut memiliki jam terbang tinggi dalam urusan investasi dan pembangunan infrastruktur.

Tugas dan Fungsi Wantimpres

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2006 tentang Dewan Pertimbangan Presiden, lembaga ini memiliki tugas memberikan nasihat dan pertimbangan kepada Presiden dalam menjalankan kekuasaan pemerintahan negara. Wantimpres bersifat non-struktural dan bertanggung jawab langsung kepada Presiden.

Dalam menjalankan tugasnya, Wantimpres dapat menyampaikan pertimbangan baik diminta maupun tidak diminta. Pertimbangan tersebut mencakup berbagai bidang seperti politik, hukum, keamanan, ekonomi, sosial, budaya, dan agama. Anggota Wantimpres juga diharapkan mampu menjembatani komunikasi antara Presiden dan berbagai elemen masyarakat.

Dengan jumlah anggota yang mencapai 26 orang, efektivitas kerja Wantimpres menjadi pertanyaan publik. Sejumlah pengamat menilai jumlah besar ini berpotensi memperlambat proses pengambilan keputusan. Namun, pihak istana beralasan bahwa banyaknya anggota memungkinkan representasi yang lebih luas dari berbagai kelompok kepentingan.

Respons Publik dan Analisis Politik

Pelantikan Wantimpres menuai beragam tanggapan. Kalangan akademisi menyoroti pentingnya transparansi dalam mekanisme seleksi. Mereka berharap anggota Wantimpres benar-benar dipilih berdasarkan kapasitas dan integritas, bukan semata-mata kedekatan politik.

Di sisi lain, sejumlah politikus menilai komposisi ini sebagai langkah strategis Presiden Prabowo untuk memperkuat basis dukungan. Dengan merangkul tokoh-tokoh dari berbagai partai dan latar belakang, pemerintahan diharapkan lebih stabil dalam menghadapi agenda legislasi dan kebijakan strategis.

Pengamat ekonomi menyoroti kehadiran Sri Mulyani dan Luhut sebagai sinyal bahwa isu pembangunan ekonomi tetap menjadi prioritas. Mereka diharapkan dapat memberikan masukan terkait kebijakan fiskal, investasi, dan hilirisasi industri yang menjadi program unggulan pemerintah.

Dari sisi keagamaan, nama Ma'ruf Amin yang merupakan mantan Wakil Presiden dan ulama senior dianggap mampu menjembatani kepentingan umat. Kehadirannya diharapkan memperkuat dimensi spiritual dalam pengambilan kebijakan negara.

Tantangan ke Depan

Wantimpres periode ini menghadapi tantangan berat. Situasi global yang tidak menentu, mulai dari ketegangan geopolitik hingga ketidakpastian ekonomi, menuntut nasihat yang tajam dan berbasis data. Selain itu, ekspektasi publik terhadap kinerja pemerintah semakin tinggi pasca-Pemilu 2024.

Sinergi antaranggota menjadi kunci. Dengan latar belakang yang beragam, potensi perbedaan pandangan tidak dapat dihindari. Namun, mekanisme internal dan kepemimpinan Wiranto diharapkan mampu mengelola dinamika tersebut secara produktif.

Ke depan, publik akan mencermati apakah Wantimpres mampu menjalankan peran sebagai think tank kepresidenan yang efektif, atau justru menjadi lembaga simbolis tanpa dampak nyata. Semua bergantung pada komitmen para anggotanya untuk bekerja demi kepentingan bangsa dan negara.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Julia Halim

Kolumnis yang gemar mengupas isu perdagangan internasional dan rantai pasok.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter