30, 2026
Nasional

De Bruyne Akui Napoli Alami Start Sulit

Kevin de Bruyne membantah kabar dirinya mencoba meninggalkan Napoli di bursa musim panas lalu. De Bruyne juga tak menyangkal, Napoli lagi tersendat.]]>

Nadia Santoso
Nadia Santoso Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

De Bruyne Akui Napoli Alami Start Sulit

Gelandang Belgia Kevin De Bruyne mengakui bahwa Napoli tengah menghadapi periode awal yang sulit, namun ia menegaskan timnya tidak boleh kehilangan arah. Pernyataan itu disampaikan De Bruyne menyusul hasil yang belum stabil pada sejumlah laga pembuka musim, termasuk ketika Napoli ditahan imbang dan menuai kritik atas performa lini tengah serta efektivitas serangan.

Napoli diketahui membuka musim dengan catatan yang kurang meyakinkan. Dari beberapa pertandingan awal, pasukan I Partenopei belum sepenuhnya menemukan ritme permainan yang diharapkan. Kemenangan tidak selalu datang, sementara performa di lini belakang dan depan kerap berubah dari laga ke laga. Kondisi itu membuat ekspektasi tinggi dari publik Napoli belum sepenuhnya terpenuhi, terutama setelah tim ini menjadi kandidat kuat di kompetisi domestik pada beberapa musim terakhir.

De Bruyne Nilai Adaptasi Butuh Waktu

De Bruyne yang didatangkan sebagai salah satu pemain berpengalaman menyebut bahwa adaptasi tak bisa dipaksakan. Menurutnya, kualitas pemain maupun pelatih sudah tidak perlu diragukan, tetapi penggabungan visi bermain dan pemahaman taktik membutuhkan waktu. Ia menilai proses itu wajar terjadi pada awal musim, terutama ketika terdapat sejumlah pemain baru dan pola permainan yang sedang disesuaikan.

“Ini memang bukan awal yang mudah. Kami tahu standar di klub ini tinggi, jadi setiap hasil yang belum sesuai pasti langsung menjadi pembicaraan. Tapi di ruang ganti, kami tetap tenang. Yang penting sekarang adalah bekerja, memperbaiki detail, dan tidak membiarkan tekanan menganggu cara kami bermain,” ujar De Bruyne seperti dikutip dari pernyataannya jelang laga berikutnya.

Ia menambahkan bahwa timnya masih memiliki banyak ruang untuk berkembang. Menurutnya, kualitas individu yang dimiliki Napoli bisa menjadi fondasi kuat asalkan seluruh pemain mampu menjaga konsistensi selama pertandingan. De Bruyne juga menyoroti pentingnya efisiensi di depan gawang, karena beberapa peluang yang tercipta belum berhasil dikonversi menjadi gol.

Kritik dan Tekanan di Sekitar Napoli

Sejumlah pengamat menilai Napoli belum menemukan keseimbangan ideal antara menyerang dan bertahan. Lini tengah dinilai sering kehilangan kontrol ketika menghadapi tim yang menekan tinggi. Selain itu, transisi dari bertahan ke menyerang kerap berjalan lambat sehingga lawan sempat kembali membentuk pertahanan. Kritik itu mengarah pada kebutuhan evaluasi taktik dan rotasi pemain yang lebih tepat.

De Bruyne menyadari tekanan dari luar tidak bisa dihindari, apalagi bermain untuk klub dengan basis penggemar besar seperti Napoli. Namun ia menekankan bahwa pemain harus fokus pada aspek yang bisa dikendalikan, yaitu kerja keras di latihan dan eksekusi di lapangan. Ia menilai kritik bisa menjadi bahan bakar positif jika diterima dengan sikap profesional.

Konsistensi Jadi Kunci

Menurut De Bruyne, jalan keluar dari kesulitan ini adalah konsistensi. Ia berharap Napoli segera menemukan performa terbaik dan meraih hasil positif secara beruntun. Pemain berusia 34 tahun itu juga menegaskan dirinya siap memberikan kontribusi lebih, baik sebagai pengatur serangan maupun pemimpin di lapangan.

“Kami tidak boleh berpikir terlalu jauh. Satu pertandingan, satu perbaikan, lalu lihat apa yang terjadi. Kalau kami bisa menang dan bermain lebih baik, kepercayaan diri akan datang sendiri,” tuturnya.

Pelatih Napoli dikabarkan tengah melakukan sejumlah penyesuaian, termasuk mencoba variasi formasi dan komposisi pemain di lini tengah. Langkah itu dilakukan agar tim lebih mampu menguasai bola dan menciptakan peluang dari berbagai sisi. De Bruyne dipercaya menjadi salah satu kunci untuk menghubungkan lini tengah dengan barisan penyerang.

Laga Berikutnya Jadi Ujian

Partai berikutnya akan menjadi ujian penting bagi Napoli. Hasil positif tidak hanya dibutuhkan untuk memperbaiki posisi di klasemen, tetapi juga untuk menjaga stabilitas suasana di dalam tim. Jika mampu meraih kemenangan dengan performa meyakinkan, tekanan yang saat ini mengelilingi skuad diyakini akan berkurang.

De Bruyne menegaskan bahwa seluruh pemain menyadari besarnya tuntutan di Napoli. Ia menyebut timnya tidak mencari alasan, melainkan berusaha mempercepat proses adaptasi agar dapat bersaing di level tertinggi. Menurutnya, kerja sama antarpemain dan komunikasi di lapangan menjadi dua hal yang harus terus ditingkatkan.

Dengan pengalaman panjangnya di kompetisi elite Eropa, De Bruyne diharapkan mampu menjadi penyeimbang di ruang ganti. Kehadirannya tidak hanya dinilai dari sisi teknis, tetapi juga dari kemampuan menjaga mental tim ketika hasil tidak sesuai harapan. Pemain muda di skuad Napoli disebut bisa banyak belajar dari cara De Bruyne menghadapi tekanan dan mengelola ekspektasi.

Fokus pada Proses

Meski start sulit, De Bruyne menegaskan Napoli masih memiliki peluang besar untuk bangkit. Ia mengajak seluruh elemen tim untuk tetap fokus pada proses dan tidak terjebak pada narasi negatif di luar lapangan. Menurutnya, sepak bola panjang dan klasemen akhir tidak ditentukan oleh beberapa pertandingan awal saja.

“Kami semua tahu apa yang harus dilakukan. Tidak ada jalan pintas. Kami harus bekerja, saling membantu, dan percaya pada rencana tim. Kalau itu dilakukan, saya yakin hasilnya akan membaik,” ujarnya.

Pernyataan De Bruyne itu setidaknya memberikan gambaran bahwa Napoli tidak panik meski menghadapi start yang sulit. Kini, tantangan bagi De Bruyne dan rekan-rekannya adalah membuktikan kata-kata itu di lapangan, dimulai dari pertandingan berikutnya.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Nadia Santoso

Jurnalis ekonomi yang fokus pada kebijakan makro dan sektor keuangan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter