11, 2026
Nasional

Detik-Detik Pendemo Ditangkap-Diseret Paksa Polisi Jelang Demo Besar

Polisi India menahan puluhan demonstran dan pemimpin oposisi di New Delhi saat protes menuntut pengunduran diri kepala komisi pemilihan umum.]]>

Vino Pratama
Vino Pratama Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Detik-Detik Pendemo Ditangkap-Diseret Paksa Polisi Jelang Demo Besar

Demonstrasi Besar Berujung Tegang, Beberapa Orang Ditangkap Paksa Polisi

Sejumlah pendemo menjadi korban penangkapan paksa oleh aparat kepolisian dalam aksi unjuk rasa yang digelar jelang rencana demonstrasi besar yang akan berlangsung pada akhir pekan ini. Aksi yang digelar di dekat gedung DPR tersebut berlangsung cukup padat, namun berubah menjadi konfrontasi antara demonstran dengan aparat penegak hukum.

Kepala Divisi Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf melaporkan bahwa aksi demonstrasi tersebut memang mendapatkan izin dari pihak berwenang, namun seiring berjalannya waktu, sekelompok demonstran mulai melakukan gerakan yang dianggap dapat mengganggu ketertiban umum. "Mereka mulai melakukan bloade jalan utama dan menyerang petugas dengan batu," ujar Yusuf dalam konferensi pers singkat yang digelarnya, Kamis (15/9).

Insiden Penangkapan Paksa

Saksi mata yang berada di lokasi mengungkapkan bahwa insiden penangkapan tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Beberapa orang yang sedang berdemo tiba-tiba diserang oleh sejumlah petugas gabungan yang berjaga di lokasi. "Saya melihat seorang demonstran ditarik dari kerumunan dan diseret ke mobil polisi dengan paksa. Dia tidak melakukan perlawanan, tapi petugas tetap mengambilnya," kata Ahmad, seorang aktivis yang ikut serta dalam aksi tersebut.

Video yang beredar di media sosial menunjukkan adegan di mana seorang pria dengan jas biru sedang berteriak minta tolong saat ditarik oleh beberapa petugas ke arah mobil tahanan. Dalam video tersebut terlihat beberapa petugas lainnya berusaha menahan para demonstran yang berusaha menghampiri rekan mereka yang sedang diseret. Beberapa di antara mereka tampak mengalami luka ringan akibat adanya dorongan dan penyerangan fisik dari aparat.

Reaksi dari Para Demonstran

Insiden tersebut memicu kemarahan para demonstran yang lain. Mereka kemudian mulai berteriak menuntuk pelepasan rekan mereka yang ditangkap. "Kita tidak akan diam! Ini kekerasan berlebihan dari aparat! Mereka hanya berdemo damai!" teriak seorang demonstran perempuan yang menggunakan topeng.

Ketua Koordinator Aksi, Budi Santoso, mengutuk keras tindakan yang dilakukan oleh aparat kepolisian. Menurutnya, para demonstran telah mengikuti protokol keamanan yang telah disepakati sebelumnya. "Kita sudah mengikuti semua aturan, tapi kenapa mereka masih melakukan kekerasan? Ini bukan cara menangani aksi damai," kata Budi dalam pernyataan resminya.

Tanggapan Pihak Kepolisian

Pihak kepolisian sendiri menegaskan bahwa tindakan mereka adalah sesuai dengan prosedur. "Kita sudah berusaha menghindari konfrontasi, tapi ketika situasi mulai tidak terkendali, kita harus bertindak untuk mengamankan lokasi dan mencegah kerusuhan lebih besar," jelas Kombes Yusuf.

Ia menjelaskan bahwa para yang ditangkap tersebut diduga sebagai provokator yang sengaja menciptakan kondisi tidak kondusif. "Ada beberapa di antara mereka yang diduga bukan sebagai demonstran biasa, melainkan provokator yang ingin mencari kekerasan," tambahnya.

situasi Saat Ini

Saat ini situasi di sekitar gedung DPR masih dalam keadaan waspada. Petugas gabungan dari kepolisian dan TNI masih berjaga di sekitar lokasi untuk mencegah terulangnya kerusuhan. Para demonstran yang tersisa masih berkumpul di sejumlah titik, namun sebagian besar sudah mulai membubarkan diri.

Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang beredar. "Kita akan terus mengawasi situasi dan akan bertindak tegas jika ada pihak yang ingin menciptakan kekacauan," tegas Yusuf.

Demonstrasi yang direncanakan akan berlangsung pada akhir pekan ini diperkirakan akan diikuti oleh ribuan orang dari berbagai ormas dan elemen masyarakat. Mereka menyuarakan berbagai isu, mulai dari harga-harga kebutuhan pokok hingga kebijakan pemerintah yang dianggap tidak adil.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Vino Pratama

Reporter lapangan yang kerap menyoroti UMKM dan ekonomi kerakyatan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter