Direktur Finance BRI Imbau Generasi Muda Bijak Kelola Uang
Bank Rakyat Indonesia (BRI) menyoroti pentingnya literasi keuangan bagi generasi muda dalam era digital. Direktur Finance BRI, Eko Budi Santoso, mengimbau para generasi muda untuk mengelola uang dengan bijak dan bertanggung jawab. Menurutnya, memahami manajemen keuangan sejak dini menjadi kunci kesuksesan finansial di masa depan.
Dalam sebuah seminar literasi keuangan yang diselenggarakan BRI beberapa waktu lalu, Eko Budi Santoso menjelaskan bahwa perkembangan teknologi digital membawa dampak signifikan pada pola pengelolaan uang, terutama bagi kalangan milenial dan Gen Z. "Generasi muda saat ini lebih mudah terpapar pola konsumsi impulsif karena akses informasi dan kemudahan transaksi digital," ujarnya.
Kelola Uang dengan Bijak
Eko menekankan bahwa bijak dalam mengelola uang tidak berarti menghindari konsumsi, melainkan menemukan keseimbangan antara kebutuhan dan keinginan. "Bijak mengelola uang adalah kemampuan untuk membedakan antara kebutuhan primer dan sekunder, serta menyiapkan dana darurat untuk situasi tak terduga," jelasnya.
Menurut data BRI, literasi keuangan di Indonesia masih rendah, terutama di kalangan remaja dan dewasa muda. Sebuah survei internal menunjukkan bahwa 60% responden berusia 17-25 tahun mengaku jarang atau bahkan tidak pernah menyisihkan uang untuk tabungan, sementara 45% mengakui sering mengalami masalah keuangan akibat pengelolaan anggaran yang tidak baik.
Strategi Manajemen Keuangan untuk Generasi Muda
Eko Budi Santoso mengungkapkan beberapa strategi sederhana namun efektif yang dapat diterapkan generasi muda dalam mengelola keuangan. Pertama, mempraktikkan metode 50/30/20, yaitu mengalokasikan 50% penghasilan untuk kebutuhan, 30% untuk keinginan, dan 20% untuk tabungan dan investasi.
Kedua, memanfaatkan berbagai fitur digital banking yang disediakan BRI untuk memantau pola pengeluaran dan mengatur anggaran bulanan. "Melalui aplikasi mobile banking, nasabah dapat dengan mudah melacak setiap transaksi, membuat catatan pengeluaran, dan menetapkan batas pengeluaran harian atau mingguan," tambahnya.
Pentingnya Memulai Investasi Sejak Dini
Salah satu poin penting yang disampaikan Eko adalah pentingnya memulai investasi sejak usia muda. Menurutnya, generasi muda memiliki keunggulan waktu yang panjang untuk membiarkan uang berkembang melalui bunga majemuk.
"Jangan takut memulai dengan nominal kecil. Yang penting adalah membiasakan diri berinvestasi secara konsisten. BRI menyediakan berbagai produk investasi yang dapat diakses dengan modal minimal, seperti reksa dana dan saham online," jelasnya.
Program Literasi Keuangan BRI
Untuk mendorong peningkatan literasi keuangan, BRI secara aktif menyelenggarakan berbagai program edukasi bagi kalangan masyarakat, terutama pelajar dan mahasiswa. Program-program tersebut antara lain seminar, workshop, kompetisi literasi keuangan, serta kolaborasi dengan pihak kampus dan sekolah.
"Kami percaya bahwa dengan meningkatkan literasi keuangan, generasi muda akan lebih siap menghadapi tantangan ekonomi di masa depan. Hal ini sejalan dengan komitmen BRI sebagai bank rakyat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Eko menutup sambutannya.
Seiring dengan perkembangan zaman, BRI terus berinovasi dalam menyediakan layanan keuangan yang tidak hanya aksesibel namun juga mendidik. Melalui berbagai inisiatif ini, BRI berharap dapat membentuk generasi muda yang secara finansial cerdas dan mandiri.
Komentar (0)