Dishub Kerahkan 1.420 Personel Atasi Macet Jakarta
Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta menggerakkan 1.420 personel untuk mengantisipasi dan mengatasi kemacetan di ibu kota, terutama pada saat akses masuk ke Jakarta melalui pintu tol dan jaringan jalan utama. Langkah ini diambil menjelang dan selama masa mudik Lebaran 2023 yang diperkirakan akan terjadi arus keluar dan masuk Jakarta yang signifikan.
Personel Siaga di Titik-Titik Kritis
Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo, mengatakan bahwa personel yang dikerahkan terdiri dari para satuan lalu lintas (Satlantas) Polri, petugas Dishub, serta petugas dari Badan Pengelolaan Transportasi (BPTJ) Jakarta. Mereka akan ditempatkan di sejumlah titik kritis yang rawan macet, seperti pintu tol, persimpangan, dan jaringan jalan utama.
"Kita telah mempersiapkan 1.420 personel untuk mengantisipasi kemacetan selama periode mudik Lebaran. Mereka akan ditempatkan di 70 titik penyeberangan yang rawan macet," ujar Syafrin dalam keterangannya, Rabu (19/4/2023).
Menurutnya, titik-titik yang menjadi prioritas pengawasan adalah pintu tol Jakarta Outer Ring Road (JORR), jaringan arteri utama seperti Jl. Sudirman-Thamrin, serta akses menuju terminal dan stasiun kereta api. Selain itu, personel juga akan ditempatkan di sejumlah titik penyeberangan antarprovinsi yang menjadi akses utama menuju Jakarta.
Sistem Manajasi Lalu Lintas Terintegrasi
Dishub DKI Jakarta akan menerapkan sistem manajasi lalu lintas terintegrasi untuk mengoptimalkan alur kendaraan. Sistem ini meliputi pengaturan lampu lalu lintas yang dinamis, pengaturan arus kendaraan, serta penyediaan informasi lalu lintas secara real-time.
"Kita akan mengoptimalkan sistem lampu lalu lintas di sejumlah titik kritis. Selain itu, kita juga akan memberikan informasi terkait kondisi lalu lintas melalui media sosial dan aplikasi navigasi agar pengendara dapat merencanakan rute perjalanan mereka," jelas Syafrin.
Dishub juga akan bekerja sama dengan pihak terkait seperti PT Jasa Marga sebagai pengelola tol, kepolisian, serta pemerintah daerah sekitar Jakarta untuk mengkoordinasikan pengaturan lalu lintas. Sinergi ini penting untuk memastikan arus lalu lintas berjalan dengan lancar.
Pengaturan Khusus untuk Bus dan Kendaraan Umum
Selain mengantisipasi kemacetan, Dishub juga akan mengatur operasional bus dan kendaraan umum selama masa mudik. Bus antarkota akan dialihkan ke terminal yang telah ditentukan untuk mengurangi beban lalu lintas di jaringan jalan utama.
"Kita akan mengatur operasional bus antarkota agar tidak melintasi jaringan jalan utama. Bus akan dialihkan ke terminal seperti Terminal Kalideres, Terminal Pulogebang, dan Terminal Kampung Rambutan. Hal ini bertujuan untuk mengurangi beban lalu lintas di jalan-jalan protokol," tambah Syafrin.
Selain itu, Dishub juga akan memperbanyak armada bus TransJakarta di sejumlah koridor yang menjadi akses utama menuju terminal dan stasiun. Langkah ini diambil untuk memudahkan pengendara yang ingin beralih ke kendaraan umum menuju kota asalnya.
Upaya Pencegahan dan Edukasi
Dishub juga melakukan upaya pencegahan dan edukasi kepada masyarakat agar perjalanan mudik berjalan dengan aman dan lancar. Upaya ini dilakukan melalui sosialisasi di media sosial, pemasangan papan informasi di sejumlah titik, serta kerjasama dengan komunitas pengendara.
"Kita mengimbau kepada seluruh pengendara untuk mempersiapkan kondisi kendaraan sebelum berangkat mudik, mematuhi aturan lalu lintas, dan tidak membawa barang berlebihan. Selain itu, kami juga menghimbau agar pengendara tidak mengonsumsi minuman beralkohol saat berkendara," ujar Syafrin.
Dishub juga akan menyediakan layanan bantuan di sejumlah titik seperti pos layanan prima dan pos pengisian bahan bakar umum (SPBU) untuk membantu pengendara yang mengalami masalah selama perjalanan.
Target: Arus Lalu Lintas Lancar
Dengan berbagai upaya yang telah disiapkan, Dishub DKI Jakarta berharap arus lalu lintas di ibu kota dapat berjalan lancar selama masa mudik Lebaran. Pihaknya akan terus melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala untuk menyesuaikan strategi pengaturan lalu lintas.
"Kita berharap dengan berbagai persiapan ini, kemacetan di Jakarta dapat diminimalisir. Kami akan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan arus lalu lintas berjalan dengan lancar dan aman selama periode mudik Lebaran," tutup Syafrin.
Komentar (0)