17, 2026
Politik

Eks Presiden Barcelona Ini Minta Maaf ke Lionel Messi

Eks Presiden Barcelona, Joan Gaspart meminta maaf ke Lionel Messi. Itu terkait kata-katanya yang menyerang Messi.]]>

Arief Pratama
Arief Pratama Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Eks Presiden Barcelona Ini Minta Maaf ke Lionel Messi

Eks Presiden Barcelona Minta Maaf kepada Lionel Messi

Josep Maria Bartomeu, mantan presiden Barcelona, secara terbuka meminta maaf kepada Lionel Messi atas kepergiannya dari klub pada tahun 2021. Permintaan maaf ini datang setelah berbulan-bulan ketegangan antara keduanya sejak Messi memutuskan untuk meninggalkan Camp Nou setelah 21 tahun berseragam Blaugrana.

Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan radio olahraga Spanyol, Bartomeu mengakni bahwa ia merasa menyesati selama proses pemecatan Messi dari klub. Mantan presiden yang menjabat dari tahun 2014 hingga 2020 ini mengungkapkan bahwa ia merasa bersalah atas cara penanganan kontrak bintang Argentina tersebut.

"Saya minta maaf kepada Messi karena cara kami menangani kepergiannya dari Barcelona," ujar Bartomeu. "Kami tidak memberinya penghormatan yang layak. Seorang legenda seperti Messi seharusnya dihormati dengan cara yang berbeda."

Proses Pemecatan yang Kontroversial

Kasus Messi di Barcelona mencapai titik krusial pada Agustus 2020 ketika sang pemain mengajukan permintaan untuk mengakhiri kontraknya secara sepihak, dengan alasan klausa pemutusan kontrak yang dianggapnya sah telah aktif. Messi menegaskan bahwa ia memiliki hak untuk pergi setelah klub gagal memenuhi target olahraga selama musim 2019-2020.

Bartomeu saat itu menolak permintaan Messi dengan alasan bahwa klausa pemutusan kontrak hanya berlaku selama musim panas, bukan pada tengah musim. Perselisihan ini berlanjut hingga akhirnya Messi tetap tinggal di Barcelona untuk musim terakhirnya sebenarnya, dengan kontraknya berakhir pada Juni 2021.

Situasi menjadi lebih rumit ketika Messi akhirnya memutuskan untuk bergabung dengan Paris Saint-Germain (PSG) pada September 2021 setelah Barcelona gagal menegosiasikan klausul pembebasannya dengan benar. Kepergiannya meninggalkan dampak emosional yang besar bagi fans dan seluruh organisasi Barcelona.

Penyesalan dan Tanggung Jawab

Bartomeu, yang mengundurkan diri dari jabatannya pada Oktober 2020 karena tekanan dari fans dan skandal yang dikenal sebagai "Barçagate", mengakui bahwa ia memiliki andil dalam kepergian Messi. Ia menegaskan bahwa kesalahan komunikasi antara manajemen dan pemain menjadi pemicu utama konflik tersebut.

"Kami seharusnya mendengar Messi lebih baik. Kami seharusnya memahami frustrasinya setelah musim yang buruk dan perubahan manajer yang terjadi terlalu cepat," tambah Bartomeu. "Seorang pemain seperti ia tidak boleh diperlakukan seperti biasa. Ia adalah simbol dari Barcelona."

Messi sendiri belum memberikan respons resmi terhadap permintaan maaf Bartomeu. Namun, dalam beberapa wawancara sebelumnya, Messi telah menyatakan bahwa ia masih memiliki hubungan baik dengan beberapa mantan rekan setimnya di Barcelona, meskipun ia masih merasa kecewa dengan cara klub menangani kepergiannya.

Dampak bagi Barcelona

Kepergian Messi meninggalkan kekosongan besar di Barcelona, baik secara olahraga maupun simbolis. Klub telah berjuang keras untuk menemukan pengganti yang sesuai untuk sang bintang, dengan beberapa pemain seperti Memphis Depay, Pierre-Emerick Aubameyang, dan Robert Lewandowski mencoba mengisi posisi tersebut.

Dibawah kepemimpinan Joan Laporta yang kembali menjadi presiden pada 2021, Barcelona telah berusaha keras untuk membawa Messi kembali ke klub, namun upaya tersebut gagal karena masalah keuangan dan aturan Financial Fair Play (FFP) yang ketat.

Bartomeu mengakui bahwa kepergian Messi adalah "kesalahan terbesar" dalam masa jabatannya sebagai presiden Barcelona. Ia menambahkan bahwa klub telah belajar dari insiden ini dan berusaha membangun kembali citra mereka dengan fokus pada manajemen yang lebih baik dan komunikasi yang lebih terbuka dengan para pemain.

Permintaan maaf Bartomeu ini menunjukkan bahwa dampak dari kepergian Messi masih terasa hingga saat ini, meskipun sudah lebih dari dua tahun sejak bintang Argentina itu meninggalkan Camp Nou. Kasus ini tetap menjadi pelajaran berharga bagi dunia sepak bola tentang pentingnya menghormati legenda dan menangani transisi pemain dengan hati-hati.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Arief Pratama

Peneliti muda yang tertarik pada data, inflasi, dan daya beli masyarakat.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter