19, 2026
Teknologi

Eksklusif! Legenda Thailand Teeratep Winothai Sempat Dibuat Kesal oleh Nova Arianto

Putri Anggraini
Putri Anggraini Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Legenda sepak bola Thailand, Teeratep Winothai, mengungkapkan bahwa ia sempat merasa kesal terhadap Nova Arianto. Kekesalan itu tidak berkaitan dengan persoalan pribadi, melainkan muncul dari duel ketat ketika keduanya masih aktif sebagai pemain di level tim nasional. Dalam wawancara eksklusif, Teeratep mengenang pertemuan melawan Indonesia sebagai salah satu laga yang menuntut konsentrasi tinggi, terutama karena ia harus berhadapan dengan bek yang disiplin seperti Nova.

Duel Ketat di Level Tim Nasional

Teeratep Winothai dikenal sebagai penyerang yang memiliki insting gol tinggi dan pergerakan tanpa bola yang sulit dibaca. Sepanjang kariernya, ia menjadi bagian penting Timnas Thailand dan sempat menjadi momok bagi sejumlah pertahanan di Asia Tenggara. Namun, ketika menghadapi Indonesia, ia mengaku menemukan tantangan tersendiri saat berhadapan dengan Nova Arianto.

Menurut Teeratep, Nova adalah pemain bertahan yang tidak memberi ruang bagi striker untuk bergerak bebas. Nova selalu berada dekat, membaca arah pergerakan, dan tidak ragu melakukan duel-duel kecil yang membuat penyerang kehilangan ritme. Cara bermain seperti itu, kata Teeratep, sempat membuatnya frustrasi di lapangan.

“Saya sempat kesal, tetapi itu karena pertandingan dan karena dia menjalankan tugasnya dengan baik. Sebagai penyerang, saya ingin selalu mendapat ruang. Nova membuat ruang itu tertutup,” ujar Teeratep dalam wawancara tersebut, seperti dikutip dari pernyataannya.

Kekesalan Teeratep bukanlah bentuk permusuhan. Ia menegaskan bahwa dalam sepak bola, benturan kepentingan antara penyerang dan bek adalah hal biasa. Seorang striker ingin mencetak gol, sementara bek ingin mencegahnya. Dinamika itulah yang membuat pertandingan berjalan menarik dan penuh ketegangan.

Bukan Permusuhan, Melainkan Profesionalisme

Teeratep menilai Nova Arianto sebagai pemain yang cerdas membaca permainan. Meski sempat membuatnya kesal, Nova tidak bermain kasar atau melanggar aturan. Kekesalan itu lebih banyak muncul karena Teeratep merasa kesulitan menemukan celah untuk menembus pertahanan Indonesia.

Ia juga mengakui bahwa sikap Nova di lapangan merupakan bagian dari profesionalisme. Sebagai bek, Nova memiliki tanggung jawab untuk menjaga striker lawan, termasuk melakukan penjagaan ketat dan memancing lawan agar keluar dari zona nyaman. Bagi Teeratep, hal itu justru menunjukkan bahwa Nova memahami tugasnya dengan baik.

Setelah pertandingan berakhir, rasa kesal itu hilang. Teeratep menyebut hubungannya dengan Nova tetap baik. Keduanya saling menghormati sebagai pemain profesional yang pernah berhadapan di level tim nasional. Tidak ada dendam yang terbawa di luar lapangan.

“Setelah pertandingan, semuanya selesai. Kami bertemu sebagai profesional. Saya menghormati dia, dan saya rasa dia juga menghormati saya,” kata Teeratep.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Putri Anggraini

Fact Checker Politik. Memverifikasi klaim publik, pidato pejabat, dan informasi viral. Anggota jaringan cek fakta Indonesia.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter