07, 2026
Teknologi

Eskalator Masih Diperbaiki, KAI Tambah Personel Urai Kepadatan di Stasiun Duri

Eskalator Stasiun Duri sedang dalam perbaikan. KAI Commuter menambah personel untuk mengatasi kepadatan saat jam pulang kerja.]]>

Hendra Hartono
Hendra Hartono Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Eskalator Masih Diperbaiki, KAI Tambah Personel Urai Kepadatan di Stasiun Duri

Stasiun Duri di Jakarta Barat masih menghadapi persoalan kepadatan penumpang seiring belum selesainya perbaikan sejumlah eskalator di stasiun tersebut. PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyatakan telah menambah personel untuk mengurai kepadatan, khususnya pada jam-jam sibuk pagi dan sore hari ketika arus penumpang melonjak tajam.

Latar Belakang Masalah

Eskalator di Stasiun Duri merupakan fasilitas vital bagi penumpang yang hendak berpindah antarperon maupun keluar dari area stasiun. Kerusakan pada sejumlah unit eskalator memaksa penumpang menggunakan tangga konvensional, sehingga aliran orang menjadi tersendat. Kondisi ini diperparah dengan volume penumpang Commuter Line yang tinggi setiap hari, terutama mereka yang melakukan perjalanan dari dan menuju kawasan permukiman padat di sekitar Duri, Tanah Abang, hingga Rangkasbitung.

Pihak KAI menyebut perbaikan eskalator masih berlangsung dan membutuhkan waktu karena menyangkut penggantian komponen serta proses pengujian keselamatan. Selama masa perbaikan, operator menyiapkan rekayasa arus penumpang agar tidak terjadi penumpukan berbahaya di area peron dan tangga.

Penambahan Personel dan Rekayasa Arus Penumpang

Langkah penambahan personel dilakukan dengan menempatkan petugas tambahan di titik-titik strategi, seperti mulut tangga, pintu peron, area tap-in dan tap-out, serta jalur penghubung antartermin. Petugas bertugas mengarahkan penumpang, mengatur antrean, dan memastikan tidak ada penumpukan yang menghambat mobilitas.

Selain penambahan tenaga manusia, KAI juga mengoptimalkan pengaturan waktu kedatangan dan keberangkatan kereta agar tidak terjadi penumpukan penumpang dalam jumlah besar pada satu waktu. Koordinasi dengan petugas keamanan dan pengelola stasiun dilakukan untuk memantau kondisi secara berkala, terutama pada jam sibuk yang berlangsung sekitar pukul 06.00 hingga 09.00 WIB dan 16.00 hingga 19.00 WIB.

Dampak bagi Penumpang

Sejumlah penumpang mengeluhkan waktu tempuh yang lebih lama di dalam stasiun akibat harus mengantre dan melintasi jalur alternatif. Meski demikian, sebagian penumpang memahami kondisi perbaikan yang tengah berjalan. Mereka berharap perbaikan eskalator dapat rampung sesuai target sehingga aktivitas perjalanan kembali normal.

Kepadatan di Stasiun Duri tidak hanya berdampak pada kenyamanan, tetapi juga berpotensi menimbulkan risiko keselamatan apabila tidak dikelola dengan baik. Karena itu, kehadiran petugas tambahan dinilai penting untuk menjaga keteraturan, terutama bagi penumpang lanjut usia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas yang lebih membutuhkan fasilitas eskalator.

Komitmen Perbaikan dan Imbauan

KAI menegaskan perbaikan eskalator menjadi prioritas karena menyangkut pelayanan dasar bagi pengguna jasa. Operator mengimbau penumpang untuk datang lebih awal, mematuhi arahan petugas, serta memanfaatkan jalur yang telah disediakan selama masa perbaikan. Penumpang juga diingatkan untuk tidak memaksakan diri menggunakan area yang masih dalam perbaikan demi keselamatan bersama.

Dengan penambahan personel dan pengaturan arus yang lebih ketat, diharapkan kepadatan di Stasiun Duri dapat terurai secara bertahap. KAI menyatakan akan terus memperbarui informasi mengenai progres perbaikan eskalator melalui kanal resmi perusahaan agar masyarakat dapat menyesuaikan rencana perjalanan mereka.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Hendra Hartono

Jurnalis ekonomi yang fokus pada kebijakan makro dan sektor keuangan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter