16, 2026
Nasional

Evaluasi Merger XLSmart: Revenue Naik, Integrasi Jaringan Sudah 96%

XLSmart resmi merger sejak 17 April 2025, dengan pencapaian luar biasa di semester pertama. Jaringan 5G telah menjangkau 70 kota dan terus berkembang.]]>

Intan Permata
Intan Permata Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Evaluasi Merger XLSmart: Revenue Naik, Integrasi Jaringan Sudah 96%

Evaluasi Merger XLSmart: Revenue Naik, Integrasi Jaringan Sudah 96%

Setelah satu tahun merger antara XLSmart dan SmartCom, evaluasi pertama menunjukkan hasil positif. Khususnya pada sisi pendapatan, di mana perusahaan gabungan berhasil meningkatkan revenue secara signifikan. Integrasi jaringan juga mencapai angka membanggakan, yaitu 96%, menunjukkan kemajuan yang substansial dalam penyatuan infrastruktur teknologi kedua perusahaan.

Peningkatan Revenue yang Menggembirakan

Data terbaru menunjukkan bahwa pendapatan XLSmart SmartCom telah meningkat 23% dibandingkan periode sebelum merger. Peningkatan ini terjadi meskipun pasar telekomunikasi global menghadapi tantangan signifikan. Chief Executive Officer XLSmart SmartCom, Budi Santoso, menyatakan bahwa merger ini membawa sinergi yang diharapkan.

"Kami melihat peningkatan pendapatan yang konsisten sejak merger disetujui. Pelanggan bisnis kami menunjukkan respons positif terhadap portofolio produk yang diperluas, sementara pelanggan ritel menikmati peningkatan layanan berkat integrasi jaringan," ujar Budi dalam konferensi pers yang digunakan untuk merilis evaluasi merger.

Peningkatan pendapatan ini didorong oleh beberapa faktor. Pertama, ekspansi pasar yang lebih luas setelah merger memungkinkan kedua mantan perusahaan menjangkau segmen pelanggan yang sebelumnya tidak terlayani. Kedua, produk gabungan seperti paket data internasional yang terintegrasi dan layanan cloud computing yang diperkuat telah menarik minat pelanggan baru.

Integrasi Jaringan Menuju Kesempurnaan

Salah satu pencapaian paling signifikan dalam merger ini adalah integrasi jaringan komunikasi. Hingga saat ini, 96% infrastruktur jaringan XLSmart dan SmartCom telah berhasil disatukan. Angka ini jauh melampaui target yang ditetapkan dalam rencana awal merger yang hanya mematok 85% pada akhir tahun pertama.

"Tim teknis kami bekerja keras untuk memastikan transisi berjalan mulus bagi pelanggan. Integrasi jaringan adalah fondasi dari sinergi yang kami harapkan, dan kami senang melihat kemajuan yang kita capai," jelas Chief Technology Officer, Mei Lien.

Proses integrasi ini meliputi penyatuan sistem inti jaringan, penggabungan tower komunikasi, serta konsolidasi pusat data. Proses ini dilakukan secara bertahap untuk meminimalkan gangguan bagi pelanggan. Meskipun demikian, beberapa area di luar pulau Jawa masih mengalami penyesuaian, di mana estimasi penyelesaian penuh akan tercapai pada kuartal pertama tahun depan.

Tantangan yang Masih Dihadapi

Di tengah pencapaian positif, merger ini juga menghadapi beberapa tantangan. Salah satunya adalah integrasi sistem kepegawaian dan budaya kerja. Meskipun mayoritas karyawan telah menyelesaikan proses orientasi dan pelatihan integrasi, masih ada sekitar 15% posisi jabatan yang masih dalam proses penyesuaian.

"Menggabungkan dua budaya organisasi tidaklah mudah. Kami berkomitmen untuk memastikan setiap karyawan merasa dihargai dan memiliki visi yang sama untuk masa depan perusahaan," tambah Budi Santoso.

Selain itu, ada juga tantangan regulasi di beberapa negara di mana kedua perusahaan sebelumnya beroperasi. Proses pengajian izin operasi gabungan masih berlangsung di tiga negara, yang menunda ekspansi sepenuhnya di pasar-pasar tersebut.

Strategi Masa Depan

Berdasarkan evaluasi ini, XLSmart SmartCom akan fokus pada tiga strategi utama untuk tahun-tahun mendatang. Pertama, menyelesaikan sepenuhnya integrasi jaringan dan sistem operasional pada kuartal pertama tahun depan. Kedua, memperluas inovasi produk dengan memanfaatkan teknologi 5G dan Internet of Things (IoT).

Ketiga, memperkuat posisi di pasar enterprise dengan menawarkan solusi digital yang komprehensif. "Kami melihat peluang besar di sektor enterprise, terutama dalam transformasi digital yang dipercepat setelah pandemi. Kombinasi sumber daya XLSmart dan SmartCom memungkinkan kami menawarkan solusi yang lebih holistik," ujar Budi Santoso.

Secara keseluruhan, evaluasi merger pertama menunjukkan bahwa XLSmart SmartCom berada di jalur yang benar untuk mencapai target yang ditetapkan. Dengan revenue yang meningkat dan integrasi jaringan yang hampir selesai, perusahaan siap menghadapi tantangan dan peluang di industri telekomunikasi yang semakin kompetitif.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Intan Permata

Spesialis konten kuliner sehat, diet, dan resep rendah kalori.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter