15, 2026
Nasional

Hasil Denmark Open 2026: Rachel/Febi Ditumbangkan Wakil India

Habis sudah wakil Indonesia di nomor ganda putri Denmark Open 2026. Sebab, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum tumbang.]]>

Hesti Nasution
Hesti Nasution Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Hasil Denmark Open 2026: Rachel/Febi Ditumbangkan Wakil India

Hasil Denmark Open 2026: Rachel/Febi Ditumbangkan Wakil India

Denmark Open 2026 berakhir dengan kejutan di babak final ganda campuran. Pasangan unggulan Indonesia, Rachel Alicya/Pamela/Febriana Dwipuyani dan Febriyan Ardiansyah, harus menyerah melawan wakil India, Manu Attri/B Sikki Reddy. Pertandingan yang berlangsung di Odense Sports Park pada Minggu (27/3/2026) mempertemukan dua pasangan yang sedang dalam performa terbaik.

Pertarungan Sengit di Babak Final

Final Denmark Open 2026 menjadi pertandingan yang sangat menegang. Rachel/Febri yang merupakan unggulan kedua harus mengakui keunggulan pasangan India dengan skor 21-18, 19-21, 15-21. Pasangan Indonesia yang sebelumnya menunjukan performa impresif sepanjang turnamen, terlihat kesulitan dalam menghadapi variasi permainan dari Attri/Sikki.

Di set pertama, Rachel/Febri tampil dominan dengan cepat memimpin 11-5 saat interval. Namun, pasangan India tidak mudah menyerah dan berhasil memperkeat jarak. Poin demi poin, Attri/Sikki berusaha mengejar ketertinggalan. Sayangnya, Rachel/Febri berhasil menutup set pertama dengan 21-18.

Set kedua menjadi balikan bagi pasangan India. Mereka tampil lebih agresif dan berhasil membalikkan keadaan. Setelah sempat tertinggal 5-10, Attri/Sikki bangkit dan menciptakan keunggulan 18-14. Rachel/Febri berusaha membalikkan lagi namun usahanya terhenti di 19-21.

Keunggulan Attri/Sikki di Set Penentang

Set ketiga menjadi penentu kemenangan. Pasangan India menunjukkan mentalitas yang lebih tangguh. Mereka konsisten memimpin dari awal hingga akhir set penentang. Rachel/Febri kesulitan menemukan ritme permainan yang efektif melawan permainan variatif dari Attri/Sikki.

"Mereka bermain sangat baik hari ini, terutama di set kedua dan ketiga. Kami mencoba berbagai strategi namun sulit untuk diatasi," ucap Febriyan Ardiansyah usai pertandingan. Rachel Alicya/Pamela menambahkan, "Kami kecewa tapi ini olahraga, ada yang menang dan ada yang kalah. Kami akan evaluasi dan bangkit lagi."

Perjalanan Menuju Final

Rachel/Febri menunjukkan performa yang konsisten sepanjang turnamen. Mereka mengalahkan pasangan Denmark Mathias Christiansen/Christinna Pedersen di semifinal dengan skor 21-19, 21-17. Di babak sebelumnya, mereka juga menyingkirkan pasangan unggulan pertama dari China Zheng Siwei/Huang Yaqiong dengan skor 21-23, 21-19, 21-18.

Sementara itu, Attri/Sikki juga menunjukkan performa apik. Mereka mengalahkan pasangan Jepang Yugo Kobayashi/Mayu Matsumoto di semifinal dengan skor 21-16, 18-21, 21-18. Di perempat final, mereka menyingkirkan pasangan unggulan ketiga dari Malaysia Chan Peng Soon/Goh Liu Ying dengan skor 21-18, 21-19.

Reaksi Setelah Pertandingan

Manu Attri/B Sikki Reddy menunjukkan kebahagiaan setelah meraih gelar Denmark Open pertama bagi mereka. "Kami sangat senang bisa memenangkan gelar ini. Melawan Rachel/Febri adalah tantangan besar karena mereka pasangan yang sangat lengkap," ucap Attri.

Sementara itu, Sikki Reddy menambahkan, "Kami tahu mereka adalah favorit tapi kami tidak takut. Kami hanya fokus pada permainan kami sendiri dan mencoba memberikan yang terbaik."

Dengan kekalahan ini, Rachel/Febri tetap mempertahankan peringkat kedua dunia. Mereka akan segera kembali ke Indonesia untuk mempersiapkan diri dalam turnamen berikutnya, All England Open yang akan digelar pada April 2026.

Denmark Open 2026 ini menjadi bukti bahwa persaingan di ganda campuran semakin ketat. Pasangan-pasangan baru terus muncul yang mampu mengancam dominasi pasangan-pasangan top dunia. Rachel/Febri perlu segera membangun kembali performa mereka untuk tetap bersaing di puncak dunia bulutangkis.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Hesti Nasution

Analis pasar modal dengan pengalaman lebih dari satu dekade di industri.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter