Polsek Cileungsi Beri Pembinaan Rohani di Rutan, Ajak Perbaiki Diri
Personel Polsek Cileungsi memberikan pembinaan rohani kepada para narapidana di Rutan Cileungsi, Kamis (15/6). Kegiatan yang berlangsung di aula utama rumah tahanan tersebut dihadiri sekitar 150 narapidana dengan berbagai kasus. Kegiatan ini bertujuan memberikan motivasi spiritual agar para narapidana dapat memperbaiki diri dan menjadi warga yang lebih baik setelah menjalani hukuman.
Kepala Polsek Cileungsi, Kompol Budi Santoso dalam sambutannya menyatakan bahwa pembinaan rohani merupakan salah satu bentuk kepedulian pihak kepolisian terhadap para narapidana. Menurutnya, kegiatan ini penting untuk membantu proses rehabilitasi narapidana secara holistik, tidak hanya fisik tetapi juga spiritual.
"Kita datang bukan untuk menghakimi, tetapi untuk membantu. Setiap manusia memiliki kesalahan, tetapi yang terpenting adalah kesadaran untuk memperbaiki diri. Kita berharap melalui pembinaan ini, para narapidana dapat menemukan kekuatan spiritual untuk menghadapi masa depan," ujar Kompol Budi Santoso.
Pembinaan Bertemakan "Membangun Kembali Harmoni Diri"
Pembinaan yang mengusung tema "Membangun Kembali Harmoni Diri" ini dipandu oleh Ustadz Ahmad Fauzi, seorang dai kondang dari wil Bogor. Dalam ceramahnya, Ustadz Fauzi mengajak para narapidana untuk introspeksi diri dan menyadari kesalahan yang telah dilakukan.
"Kesalahan adalah bagian dari hidup, tetapi kesalahan yang tidak disertai penyesalan dan perbaikan akan membuat kita terus berada dalam kegelapan. Mari gunakan waktu di dalam sel ini untuk memperbaiki diri, memperdalam ilmu agama, dan merencanakan kehidupan yang lebih baik di masa depan," kata Ustadz Fauzi.
Para narapidana tampak antusias mengikuti kegiatan ini. Mereka aktif bertanya dan berdiskusi dengan pembina mengenai berbagai hal terkait kehidupan bermasyarakat dan keagamaan. Beberapa di antara mereka juga membagikan pengalaman pribadi tentang perjalanan hidup mereka sebelum dan sesudah menjadi narapidana.
Tanggapan Positif dari Para Narapidana
Salah satu narapidana, Ahmad (35), yang menjalani hukuman karena kasus narkoba, mengaku merasa terbantu dengan kegiatan ini. Menurutnya, pembinaan rohani memberikan motivasi baru bagi dirinya untuk memulai kehidupan yang lebih baik setelah bebas.
"Saya merasa lebih tenang setika mendengar ceramah Ustadz. Semoga kegiatan seperti ini bisa sering dilaksanakan agar kami semua bisa memperdalam pemahaman agama dan mempersiapkan diri untuk kembali ke masyarakat," ujar Ahmad.
Sementara itu, Kepala Rutan Cileungsi, Eko Prasetyo, menyambut baik kegiatan ini. Ia mengungkapkan bahwa kolaborasi dengan pihak kepolisian dalam memberikan pembinaan rohani sangat membantu program rehabilitasi narapidana.
"Kita berterima kasih kepada Polsek Cileungsi yang telah mau membantu memberikan pembinaan spiritual. Ini sesuai dengan program kami untuk memberikan pendidikan dan pembinaan holistik kepada para narapidana agar mereka benar-benar bertaubat dan siap kembali ke masyarakat," kata Eko.
Program Pembinaan Berkelanjutan
Kompol Budi Santoso menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program berkelanjutan Polsek Cileungsi dalam membantu rehabilitasi narapidana. Pihaknya berencana untuk melakukan serangkaian kegiatan serupa di Rutan Cileungsi secara berkala.
Acara pembinaan rohani ini ditutup dengan doa bersama dan foto bersama antara para narapidana, personel Polsek Cileungsi, dan panitia. Para narapidana tampak bersemangat dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan demi membangun karakter mereka yang lebih baik.
Komentar (0)