22, 2026
Teknologi

Fakta-fakta Fantasy Bra Dipakai Kylie Jenner di Victoria's Secret, Bertabur Berlian hingga Dibuat Lebih dari Seribu Jam

<img src="https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2026/10/21/6ad80e7e1e477-kylie-jenner-debut-di-catwalk-victorias-secret-kenakan-fantasy-bra-senilai-rp800-miliar_gemini_665_374.jpg" align="left" hspace="7" width="100" />

Sandi Setiawan
Sandi Setiawan Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Kylie Jenner menjadi salah satu pusat perhatian dalam perhelatan Victoria's Secret Fashion Show. Model sekaligus pengusaha kosmetik itu tampil mengenakan Fantasy Bra, busana dalam ikonik yang menjadi simbol kemewahan jenama lingerie asal Amerika Serikat tersebut. Penampilan tersebut menandai debut Jenner di catwalk Victoria's Secret sekaligus mengembalikan sorotan publik pada salah satu pakaian dalam paling mahal di dunia.

Fantasy Bra merupakan sebutan bagi bra khusus yang diproduksi terbatas dan biasanya diperkenalkan dalam gelaran tahunan Victoria's Secret. Sejak pertama kali muncul pada 1996, bra ini dikenal karena penggunaan batu permata asli, termasuk berlian, safir, dan zamrud. Setiap edisi dirancang khusus untuk model yang memakainya, sehingga ukuran, potongan, dan komposisi batunya tidak pernah identik dari tahun ke tahun.

Bertabur Berlian dan Batu Permata

Dalam penampilannya kali ini, Fantasy Bra yang dikenakan Jenner dihiasi ribuan batu permata yang dipasang pada rangka khusus. Batu-batu tersebut disusun mengikuti pola tertentu agar tetap mengikuti lekuk tubuh tanpa mengorbankan kenyamanan pemakainya. Proses penempelan dan penguncian batu dilakukan secara manual oleh tim perajin, bukan dengan mesin, karena setiap batu memiliki ukuran dan potongan yang berbeda.

Selain berlian, bra tersebut dilengkapi elemen dekoratif berupa rantai dan ornamen logam mulia yang berfungsi sebagai penopang sekaligus memperkuat kesan mewah. Bagian dalam bra tetap menggunakan bahan tekstil yang lebih lembut agar dapat dikenakan selama sesi foto dan berjalan di catwalk. Kombinasi antara bahan tekstil dan batu permata inilah yang membuat Fantasy Bra selalu menjadi bagian paling rumit dalam produksi pertunjukan.

Dikerjakan Lebih dari Seribu Jam

Pembuatan Fantasy Bra edisi ini disebut memakan waktu lebih dari seribu jam kerja. Durasi tersebut mencakup tahap perancangan sketsa, pemilihan batu, pembuatan rangka, hingga proses akhir berupa pemeriksaan detail satu per satu. Pengerjaan dilakukan oleh tim perajin dan desainer yang memang berpengalaman menangani perhiasan bernilai tinggi.

Lamanya waktu pengerjaan tidak hanya dipengaruhi jumlah batu permata, tetapi juga tingkat presisi yang dibutuhkan. Setiap batu harus terpasang pada posisi yang tepat agar tidak menimbulkan celah atau bagian yang menonjol saat dikenakan. Kesalahan kecil pada tahap pemasangan bisa memaksa perajin membongkar sebagian rangka dan mengulang prosesnya dari awal.

Sebelum dipakai di panggung, bra tersebut melewati beberapa kali fitting. Fitting dilakukan untuk memastikan bra tidak bergeser saat model berjalan, terutama karena bobot bra dengan batu permata jauh lebih berat dibandingkan bra biasa. Tim juga menyiapkan pengaman tambahan pada bagian pengikat agar risiko kerusakan atau batu terlepas dapat ditekan seminimal mungkin.

Nilai dan Pengamanan Khusus

Fantasy Bra yang dikenakan Jenner dilaporkan memiliki nilai yang sangat tinggi, mencapai ratusan miliar rupiah. Angka tersebut membuat bra ini masuk kategori benda berharga yang memerlukan pengamanan khusus, mulai dari proses pengiriman, penyimpanan, hingga pengawalan saat dibawa ke lokasi pertunjukan. Dalam sejumlah edisi sebelumnya, Victoria's Secret bahkan menyiapkan petugas keamanan khusus selama bra tersebut berada di luar tempat penyimpanan.

Nilai jual Fantasy Bra tidak semata-mata ditentukan oleh harga batu permata. Faktor desain, keterbatasan produksi, dan nilai historis sebagai bagian dari gelaran tahunan turut memengaruhi. Karena hanya dibuat satu unit untuk satu acara, bra ini tidak dijual di toko dan tidak diproduksi ulang dalam jumlah banyak.

Debut Kylie Jenner di Catwalk Victoria's Secret

Penampilan Jenner menjadi salah satu momen yang paling banyak dibicarakan warganet. Ia dikenal luas sebagai pendiri merek kosmetik dan merupakan bagian dari keluarga Kardashian-Jenner yang sejak lama menjadi sorotan media hiburan. Kehadirannya di panggung Victoria's Secret menambah daftar keterlibatan publik figur dari luar jajaran model profesional dalam pertunjukan tersebut.

Di atas catwalk, Jenner tampil dengan tata rias bernuansa tegas dan rambut yang ditata sedemikian rupa agar tidak menutupi bagian atas bra. Ia berjalan di antara penonton yang sebagian besar terdiri atas tamu undangan, jurnalis, dan pelaku industri mode. Momen tersebut langsung dibanjiri unggahan ulang di berbagai platform media sosial, terutama potongan video saat ia muncul dari balik panggung.

Bagian dari Sejarah Panjang Fantasy Bra

Fantasy Bra pertama kali diperkenalkan pada 1996 dengan desain yang relatif sederhana dibandingkan edisi-edisi setelahnya. Seiring waktu, bra ini berkembang menjadi ajang unjuk kemampuan para perajin perhiasan. Beberapa edisi tercatat sebagai yang paling mahal, antara lain karena penggunaan berlian berukuran besar dan batu permata berwarna langka.

Setiap tahun, pengumuman model yang akan mengenakan Fantasy Bra selalu dinantikan. Pemilihan model dinilai mencerminkan posisi sang model dalam kampanye jenama tersebut. Karena itu, penunjukan Jenner dipandang sebagai langkah Victoria's Secret untuk menarik perhatian audiens yang lebih luas, termasuk generasi muda yang lebih akrab dengan dunia kecantikan dan media sosial.

Hingga kini, Fantasy Bra tetap menjadi simbol utama dalam gelaran Victoria's Secret. Kehadirannya bukan hanya soal nilai material, tetapi juga soal citra dan tradisi yang dibangun selama hampir tiga dekade. Penampilan Jenner menambah panjang daftar model yang pernah mengenakan bra tersebut, sekaligus memastikan bahwa Fantasy Bra masih menjadi bagian yang paling ditunggu dalam setiap pertunjukan.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Sandi Setiawan

Jurnalis ekonomi yang fokus pada kebijakan makro dan sektor keuangan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter