30, 2026
Nasional

Guruh Soekarnoputra Meninggal, PDIP Kibarkan Bendera Setengah Tiang 7 Hari

Budi Santoso
Budi Santoso Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengibarkan bendera partai setengah tiang selama tujuh hari untuk mengenang kepergian Guruh Soekarnoputra. Kebijakan itu diumumkan langsung oleh Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, di Jakarta, Senin (3/6/2024). Menurut Hasto, pengibaran bendera setengah tiang dilakukan di seluruh kantor PDIP, mulai dari Dewan Pimpinan Pusat hingga Dewan Pimpinan Daerah dan Dewan Pimpinan Cabang, sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada putra bungsu Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, tersebut.

Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, pada Senin (3/6/2024), sekitar pukul 01.09 WIB. Ia wafat dalam usia 69 tahun setelah menjalani perawatan medis akibat penyakit yang dideritanya. Kabar duka itu disampaikan keluarga melalui pesan singkat kepada sejumlah pihak, termasuk kalangan politikus dan tokoh nasional. Jenazah kemudian disemayamkan di kediaman keluarga di kawasan Jakarta Selatan sebelum dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata.

Putra Bungsu Soekarno yang Menekuni Seni dan Budaya

Guruh Soekarnoputra lahir di Jakarta pada 13 Januari 1953. Ia merupakan anak kelima dari delapan anak Presiden Soekarno dengan Fatmawati. Berbeda dari kakak-kakaknya yang lebih banyak berkecimpung di dunia politik praktis, Guruh memilih menekuni bidang seni dan budaya. Ia dikenal sebagai seniman serba bisa: penari, penata tari, komposer, penulis lagu, hingga koreografer. Karya-karyanya banyak mengangkat kekayaan tradisi Nusantara dan dipentaskan di dalam maupun luar negeri.

Salah satu karya monumentalnya adalah pertunjukan seni "Untukmu Indonesiaku" yang dipentaskan pada 1980-an dan melibatkan ratusan penari serta musisi. Guruh juga mendirikan kelompok seni Swara Mahardhika pada 1970-an, yang menjadi wadah bagi seniman muda untuk mengekspresikan diri. Melalui kelompok itu, ia memperkenalkan berbagai bentuk pertunjukan yang memadukan tari tradisional dengan sentuhan modern.

Di dunia musik, Guruh menciptakan sejumlah lagu yang cukup populer, antara lain "Guruh Soekarnoputra" dan beberapa komposisi yang dibawakan oleh penyanyi ternama. Karyanya sering dianggap sebagai jembatan antara seni tradisi dan generasi muda. Meski tidak seaktif kakak-kakaknya di panggung politik, Guruh tetap tercatat sebagai anggota keluarga besar Soekarno yang dihormati banyak kalangan.

Karier Politik dan Organisasi

Meski dikenal sebagai seniman, Guruh juga sempat menekuni dunia politik. Ia pernah menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia dari Fraksi PDIP pada periode 2009-2014 dan 2014-2019. Di parlemen, ia lebih banyak menyuarakan isu-isu kebudayaan, pendidikan, dan pariwisata. Guruh juga tercatat sebagai anggota Dewan Penasihat PDIP.

Dalam berbagai kesempatan, Guruh kerap menegaskan pentingnya pelestarian budaya bangsa. Ia menilai seni dan budaya merupakan fondasi penting dalam membangun karakter bangsa. Pandangan itu membuatnya dihormati tidak hanya oleh kolega politik, tetapi juga oleh kalangan seniman dan budayawan.

Hasto Kristiyanto dalam pernyataannya menyebut Guruh sebagai sosok yang memiliki dedikasi tinggi terhadap seni dan budaya Indonesia. Menurut Hasto, kepergian Guruh merupakan kehilangan besar bagi PDIP dan bangsa Indonesia. "Kami mengibarkan bendera setengah tiang selama tujuh hari sebagai tanda duka cita dan penghormatan terakhir," ujar Hasto.

Ucapan Duka dari Berbagai Pihak

Sejumlah tokoh nasional menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Guruh Soekarnoputra. Presiden Joko Widodo melalui akun media sosialnya menyampaikan duka cita mendalam. Ia mengenang Guruh sebagai seniman besar yang telah memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan seni budaya Indonesia.

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri juga menyampaikan duka cita. Dalam keterangan tertulis, Megawati menyebut adiknya itu sebagai sosok yang gigih dan penuh dedikasi. "Saya kehilangan adik yang selalu setia dan penuh kasih," kata Megawati. Ia juga meminta seluruh kader PDIP untuk mendoakan almarhum.

Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Ketua MPR Bambang Soesatyo, dan sejumlah pimpinan partai politik lain turut menyampaikan ucapan duka. Mereka menilai Guruh sebagai figur yang telah mengabdikan hidupnya untuk seni dan budaya, serta tetap menjaga nama besar keluarga Soekarno.

Sejumlah seniman dan budayawan juga menyampaikan penghormatan terakhir. Mereka mengenang Guruh sebagai mentor dan inspirator bagi banyak seniman muda. "Bangsa ini kehilangan salah satu penjaga tradisi dan pembaru seni pertunjukan," ujar seorang koreografer senior, yang tidak ingin disebutkan namanya.

Prosesi Pemakaman

Jenazah Guruh Soekarnoputra dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, dengan upacara militer. Prosesi pemakaman dihadiri keluarga besar Soekarno, sejumlah pejabat negara, dan tokoh politik. Bendera Merah Putih yang menyelimuti peti jenazah diserahkan kepada pihak keluarga sebagai tanda penghormatan.

Sebelum dimakamkan, jenazah disemayamkan di kediaman keluarga di Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan. Sejumlah tokoh terlihat datang melayat, antara lain Megawati Soekarnoputri, Puan Maharani, dan sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju. Warga juga tampak berdatangan untuk memberikan penghormatan terakhir.

Dengan wafatnya Guruh, tinggal beberapa anak Soekarno yang masih hidup, antara lain Megawati Soekarnoputri dan Rachmawati Soekarnoputri (yang juga telah wafat sebelumnya). Keluarga besar Soekarno kembali berduka setelah sebelumnya kehilangan beberapa anggota dalam beberapa tahun terakhir.

Pengibaran bendera setengah tiang selama tujuh hari di lingkungan PDIP menjadi penanda duka yang mendalam. Kebijakan itu juga menjadi simbol penghormatan terakhir dari partai tempat Guruh bernaung kepada sosok yang telah banyak berjasa bagi seni, budaya, dan kehidupan berbangsa.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Budi Santoso

Penulis kesehatan pria dan pencegahan penyakit degeneratif.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter