30, 2026
Nasional

Hari ke-10 Pencarian, Tim Penyelam Temukan 3 Jasad Korban KM Virgo

Putri Gunawan
Putri Gunawan Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 1 dibaca

Tim SAR Temukan Tiga Jasad Korban KM Virgo pada Hari Ke-10 Pencarian

Tim penyelam gabungan kembali menemukan tiga jasad korban kecelakaan KM Virgo pada hari ke-10 operasi pencarian dan pertolongan (SAR). Temuan tersebut menambah daftar korban yang berhasil dievakuasi dari lokasi kecelakaan kapal di perairan yang menjadi jalur pelayaran KM Virgo. Proses evakuasi berlangsung pada Senin (14/7/2025) setelah tim penyelam melakukan penyisiran di beberapa titik yang sebelumnya teridentifikasi sebagai lokasi potensial keberadaan korban.

Menurut keterangan Koordinator Operasi SAR, ketiga jasad ditemukan di kedalaman sekitar 30 hingga 45 meter, berada di area reruntuhan badan kapal yang belum sepenuhnya terangkat ke permukaan. Tim penyelam menemukan korban dalam kondisi tertahan oleh konstruksi bangkai kapal sehingga memerlukan waktu tambahan untuk proses pengangkatan. Seluruh jasad kemudian dibawa ke kapal penolong untuk selanjutnya diserahkan kepada tim identifikasi.

Proses Identifikasi dan Evakuasi Korban

Setelah dievakuasi, ketiga jasad dibawa ke posko SAR terdekat untuk menjalani proses identifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI). Proses identifikasi meliputi pemeriksaan sidik jari, data gigi, serta pencocokan ciri fisik dengan laporan keluarga korban yang selama ini menunggu di posko. Tim DVI menyatakan bahwa identifikasi dilakukan secara bertahap dan membutuhkan waktu karena kondisi jasad yang telah berada di dalam air selama lebih dari sepekan.

Hingga hari ke-10, jumlah korban yang telah ditemukan mencapai sejumlah orang, sementara sejumlah penumpang lain masih dalam proses pencarian. Pihak berwenang belum dapat memastikan jumlah akhir korban karena proses penyisiran masih berlangsung di beberapa sektor perairan yang dinilai belum tuntas. Tim SAR menegaskan bahwa operasi akan terus dilakukan selama masih ada laporan penumpang yang belum ditemukan.

Kendala Cuaca dan Kondisi Arus Bawah Laut

Operasi pencarian pada hari ke-10 menghadapi sejumlah kendala teknis. Kondisi arus bawah laut yang cukup kuat serta visibilitas terbatas menjadi faktor utama yang memperlambat kerja tim penyelam. Selain itu, cuaca di sekitar lokasi kejadian yang sempat berubah cepat membuat jadwal penyelaman harus disesuaikan dengan kondisi gelombang. Tim SAR menyebut kecepatan angin dan tinggi gelombang menjadi pertimbangan utama sebelum penyelam diturunkan.

Meski demikian, tim penyelam tetap melakukan penyisiran dengan metode penyelaman bergantian. Setiap penyelaman dibatasi durasinya untuk menghindari risiko bagi penyelam, terutama karena kedalaman dan tekanan air yang cukup tinggi. Peralatan sonar dan alat deteksi bawah air juga dikerahkan untuk memetakan keberadaan korban maupun bagian kapal yang masih berada di dasar laut.

Rekonstruksi Kronologi Tenggelamnya KM Virgo

KM Virgo dilaporkan tenggelam dalam pelayaran menuju pelabuhan tujuan. Berdasarkan laporan awal, kapal mengalami kebocoran sebelum akhirnya tenggelam di perairan tersebut. Sejumlah penumpang sempat dilaporkan selamat setelah berhasil mencapai perahu penyelamat dan dievakuasi oleh kapal nelayan yang melintas di sekitar lokasi kejadian.

Pihak otoritas pelayaran menyatakan akan melakukan investigasi menyeluruh untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan. Investigasi mencakup pemeriksaan kelayakan kapal, dokumen muatan, jumlah penumpang, hingga prosedur keselamatan yang diterapkan saat pelayaran berlangsung. Hasil investigasi diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi pengoperasian kapal sejenis di jalur pelayaran tersebut.

Pendampingan bagi Keluarga Korban

Selain operasi pencarian, pemerintah daerah setempat bersama lembaga terkait menyiapkan posko pendampingan bagi keluarga korban. Posko ini berfungsi sebagai pusat informasi, tempat pengaduan, serta layanan konseling bagi keluarga yang menunggu kabar anggota keluarganya. Dinas sosial dan tim kesehatan jiwa dikerahkan untuk mendampingi keluarga korban yang mengalami tekanan psikologis selama masa pencarian berlangsung.

Pemerintah juga menyatakan akan memberikan bantuan kepada keluarga korban, termasuk biaya pemakaman dan santunan sesuai ketentuan yang berlaku. Proses verifikasi data keluarga dilakukan agar penyaluran bantuan dapat berjalan tepat sasaran. Keluarga korban diminta melaporkan data anggota keluarganya yang menjadi penumpang kapal agar dapat dicocokkan dengan hasil identifikasi tim DVI.

Operasi Pencarian Masih Berlanjut

Tim SAR menyatakan operasi pencarian terhadap penumpang yang belum ditemukan akan terus dilanjutkan, dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan keselamatan personel. Sejumlah titik penyisiran baru akan ditambahkan berdasarkan hasil pemetaan arus dan sebaran reruntuhan kapal. Masyarakat pesisir sekitar juga diminta melaporkan apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban atau bagian kapal yang terdampar.

Sampai berita ini diturunkan, proses evakuasi dan identifikasi masih berlangsung. Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi terkait jumlah korban maupun penyebab kecelakaan, agar tidak menimbulkan kebingungan di tengah keluarga korban yang masih menunggu proses pencarian selesai.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Putri Gunawan

Analis pasar modal dengan pengalaman lebih dari satu dekade di industri.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter