Horor Minibus Rem Blong Terjun ke Sungai Tewaskan Sopir di Bogor
Tragedi mengerikan terjadi di Jalan Raya Puncak, Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (15/3) siang. Minibus dengan nomor polisi B 1234 XYZ yang dikemudikan oleh Haryono (45) tiba-tiba hilang kontrol dan menabrak pembatas jalan sebelum terjun ke sungai. Kecelakaan tunggal ini mengakibatkan sopir tewas di tempat, sementara penumpangnya selamat karena berhasil melompat sebelum kendaraan masuk ke air.
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Cisarua, Kompol Budi Santoso, mengatakan kejadian ini terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Menurutnya, minibus tersebut sedang melaju dari arah Jakarta menuju Puncak ketika remnya dinyatakan blong atau gagal berfungsi.
"Sopir kehilangan kontrol setelah remnya tidak berfungsi. Mobil menabrak pembatas jalan lalu terjun ke sungai di sebelah kanan jalan. Saat itu, ada dua penumpang yang berhasil menyelamatkan diri dengan melompati jendela sebelum kendaraaan masuk ke air," jelas Budi Santoso saat dikonfirmasi.
Kronologi Kecelakaan
Berdasarkan keterangan saksi mata, minibus yang membawa penumpang dari Jakarta tersebut sedang melaju dengan kecepatan tinggi saat tiba-tiba remnya tidak berfungsi. Sopir berusaha mengendalikan kendaraan dengan memakai rem darurat dan bergegas menginjak kopling, namun upaya tersebut sia-sia.
"Saya lihat mobil itu melaju dengan cepat, tiba-tiba ada suara rem yang nyaring tapi mobilnya tidak berhenti. Mobil itu oleng ke kiri, menabrak pembatas jalan lalu terjun ke sungai," kata Agus (52), warga setempat yang menjadi saksi mata.
Setelah menabrak pembatas jalan, minibus terjun ke sungai dengan ketinggian sekitar lima meter. Dua penumpang yang duduk di baris depan berhasil menyelamatkan diri dengan melompati jendela saat mobil masih di atas jembatan kecil sebelum masuk ke sungai.
Evakuasi Korban
Setelah mendapat laporan warga, petugas Polsek Cisarua, BPBD, dan SAR langsung turun ke lokasi. Tim SAR kesulitan melakukan evakuasi karena posisi minibus tenggelam di dasar sungai dengan kedalaman mencapai tiga meter.
"Kami menggunakan alat pendeteksi untuk menemukan posisi mobil. Setelah ditemukan, tim penyelamat menggunakan talang dan alat berat untuk menarik mobil ke tepian sungai," jelas Kepala BPBD Bogor, Ahmad Yani.
Proses evakuasi memakan waktu sekitar dua jam. Jenazah sopir Haryono berhasil dievakuasi dalam keadaan tewas dengan kondisi tubuh mengeras. Jenazah langsung dibawa ke RSUD Cibinong untuk dilakukan otopsi sementara dua penumpang yang selamat dilarikan ke RSUD Cibinong untuk mendapat perawatan.
Tanggapan Pihak Terkait
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor, Eko Prihanto, mengatakan pihaknya akan menyelidiki penyebab kecelakaan tersebut. Menurutnya, kemungkinan besar kecelakaan disebabkan oleh kerusakan sistem rem kendaraan.
"Kami akan memeriksa kondisi minibus tersebut setelah dievakuasi. Kemungkinan besar rem depan atau belakang mengalami kerusakan sehingga menyebabkan kendaraan tidak bisa berhenti," ujar Eko Prihanto.
Ia menambahkan, Dishub akan memeriksa kelengkapan dokumen kendaraan dan riwayat perawatan minibus tersebut. "Kami akan meminta dokumen perawatan kendaraan ke pemilik. Jika ternyata kendaraan tidak dilakukan perawatan secara berkala, kami akan memprosesnya sesuai aturan," jelasnya.
Kondisi Jalan dan Keselamatan
Jalan Raya Puncak merupakan jalur utama yang menghubungkan Jakarta dengan kawasan Puncak. Jalan ini sering dilalui kendaraan baik roda dua maupun roda empat, terutama pada akhir pekan dan libur panjang.
Berdasarkan data Dishub, sepanjang tahun 2022 tercatat 127 kecelakaan lalu lintas di jalur ini, dengan mayoritas disebabkan oleh kelalaikan pengemudi dan kondisi rem kendaraan yang tidak prima.
"Kami mengimbau kepada pengemudi untuk selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum berangkat, terutama sistem rem, karena keselamatan tergantung pada kondisi kendaraan yang kita kendarai," pesan Eko Prihanto.
Tragedi ini kembali menyoroti pentingnya perawatan kendaraan secara rutin, terutama sistem rem yang sangat vital untuk keselamatan. Polisi dan Dishub masih menyelidiki secara menyeluruh mengenai penyebab pasti kecelakaan yang menewaskan satu orang ini.
Komentar (0)