08, 2026
Nasional

Tak Mau Hanya Sekedar Seremonial, Sultan Mau 38 Provinsi Gelar Donor Darah Peringati HUT ke-22 DPD RI

<img src="https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2026/10/08/6ac75441e367c-kegiatan-donor-darah-memperingati-hut-ke-22-dpd-ri_gemini_665_374.jpg" align="left" hspace="7" width="100" />

Nadia Santoso
Nadia Santoso Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan B. Najamudin menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 DPD RI tidak boleh sekadar menjadi ajang seremonial. Ia mendorong agar seluruh 38 provinsi di Indonesia menyelenggarakan kegiatan donor darah sebagai bagian dari rangkaian peringatan tersebut.

Menurut Sultan, kegiatan donor darah memiliki nilai sosial yang nyata dan langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ia menilai momentum ulang tahun lembaga legislatif itu sebaiknya dimanfaatkan untuk kegiatan yang berdampak positif, bukan hanya pidato dan resepsi formal.

Donor Darah sebagai Wujud Kepedulian Nyata

Sultan menyampaikan bahwa DPD RI ingin hadir di tengah masyarakat melalui aksi yang konkret. Kegiatan donor darah dinilai sebagai pilihan yang tepat karena dapat membantu memenuhi kebutuhan stok darah di berbagai daerah, terutama di wilayah yang sering mengalami kekurangan persediaan.

Ia menjelaskan bahwa kebutuhan darah di Indonesia masih cukup tinggi, sementara jumlah pendonor aktif belum sepenuhnya mencukupi. Kondisi ini membuat kegiatan sosial seperti donor darah menjadi sangat strategis, terutama jika dilakukan secara serentak dan melibatkan banyak pihak.

Menurutnya, keterlibatan seluruh provinsi dalam kegiatan ini juga menjadi simbol kebersamaan antara pusat dan daerah. DPD RI sebagai lembaga yang mewakili kepentingan daerah dinilai perlu menunjukkan peran nyata dalam memperkuat solidaritas antarwilayah.

Melibatkan Berbagai Pihak

Dalam pelaksanaannya, kegiatan donor darah ini diharapkan melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari pemerintah daerah, palang merah, komunitas relawan, hingga dunia usaha. Sultan menilai kolaborasi lintas sektor akan membuat hasil kegiatan jauh lebih optimal.

Ia juga berharap anggota DPD RI dari masing-masing daerah dapat menjadi penggerak utama dalam mengorganisasi kegiatan tersebut. Dengan begitu, pelaksanaan donor darah tidak hanya terpusat di ibu kota, tetapi juga menjangkau daerah-daerah terpencil.

Selain作为 bagian dari peringatan HUT, kegiatan ini dinilai dapat menjadi agenda rutin yang terus berlanjut setelah peringatan usai. Sultan mendorong agar semangat gotong royong yang muncul dari kegiatan ini dapat dipelihara dalam program-program kemanusiaan lainnya.

Momentum Refleksi Peran DPD RI

HUT ke-22 DPD RI juga menjadi momen refleksi atas perjalanan lembaga tersebut sejak dibentuk pada 2004. Selama dua dekade lebih, DPD RI memiliki peran dalam memperjuangkan aspirasi daerah di tingkat nasional, meskipun kewenangannya masih sering menjadi bahan diskusi publik.

Sultan berharap peringatan tahun ini tidak hanya menjadi pengingat usia lembaga, tetapi juga pendorong peningkatan kinerja dalam memperjuangkan kepentingan daerah. Menurutnya, DPD RI harus terus memperkuat posisinya sebagai jembatan antara pemerintah pusat dan daerah.

Ia menambahkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap lembaga legislatif sangat bergantung pada manfaat yang dirasakan langsung. Karena itu, kegiatan yang bersentuhan dengan kebutuhan dasar masyarakat, seperti donor darah, dinilai menjadi langkah tepat untuk membangun kedekatan tersebut.

Target Partisipasi dan Harapan ke Depan

Dengan melibatkan 38 provinsi, kegiatan donor darah ini ditargetkan mampu menjaring ribuan pendonor dalam waktu bersamaan. Jumlah tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan darah di rumah sakit dan fasilitas kesehatan di berbagai daerah.

Sultan juga mengingatkan pentingnya edukasi kepada masyarakat mengenai manfaat donor darah bagi kesehatan pendonor sendiri. Menurutnya, pemahaman yang baik akan mendorong lebih banyak orang untuk menjadi pendonor rutin, bukan hanya pada momen tertentu.

Ke depan, ia berharap kegiatan semacam ini dapat terus dikembangkan dengan cakupan yang lebih luas, termasuk menggandeng generasi muda sebagai pendonor baru. Regenerasi pendonor dinilai penting agar ketersediaan darah nasional tetap terjaga dalam jangka panjang.

Melalui peringatan HUT ke-22 ini, DPD RI menegaskan komitmennya untuk tidak berhenti pada agenda seremonial. Kegiatan donor darah di 38 provinsi diharapkan menjadi bukti bahwa lembaga negara dapat berkontribusi langsung bagi kemanusiaan dan kesejahteraan masyarakat.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Nadia Santoso

Jurnalis ekonomi yang fokus pada kebijakan makro dan sektor keuangan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter