13, 2026
Nasional

I.League Bereaksi soal Penyerangan Persib U-18, Suporter Diminta Jaga Kepercayaan

Bagus Nugroho
Bagus Nugroho Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

I.League Respon Penyerangan Persib U-18, Ajak Suporter Jaga Kepercayaan

Manajemen I.League memberikan respon resmi terkait insiden penyerangan terhadap tim Persib Bandung U-18 yang terjadi pada pertandingan melawan Sudeva Academy di Delhi, India. Insiden yang menimpa para pemain muda Persib ini menjadi perhatian serius pihak penyelenggara kompetisi sepak bola di India.

Dalam pernyataan resminya, I.League menegaskan bahwa keamanan dan keselamatan semua tim peserta adalah prioritas utama. Kompetisi ini berkomitmen untuk menyediakan lingkungan yang aman dan fair bagi semua peserta, baik pemain maupun ofisial tim.

Insiden Penyerangan yang Menimpa Pemain Persib U-18

Insiden penyerangan terjadi pada pertandingan antara Persib Bandung U-18 melawan Sudeva Academy dalam lanjutan I.League U-18 di Delhi. Menurut informasi yang diterima, para pemain Persib U-18 menjadi sasaran serangan oleh suporter tuan rumah setelah pertandingan berakhir. Beberapa pemain dilaporkan mengalami cedera ringan akibat insiden tersebut.

Kepala keamanan I.League, yang tidak ingin disebutkan namanya, mengatakan bahwa tim investigasi sudah dibentuk untuk menyelidiki insiden tersebut secara menyeluruh. "Kami sedang mengumpulkan bukti video dan kesaksian dari para saksi untuk mengetahui kronologi lengkap kejadian ini," ujarnya.

Langkah yang Diambil I.League

Dalam responsnya, I.League telah mengambil beberapa langkah konkret untuk menangani situasi ini. Pertama, penyelenggara kompetisi segera menghubungi pihak klub Persib Bandung untuk mengetahui kondisi pemain dan ofisial yang menjadi korban serangan.

Kedua, I.League meminta laporan resmi dari pihak keamanan stadion dan federasi sepak bola setempat terkait insiden yang terjadi. "Kami meminta penjelasan lengkap dari penyelenggara lokal mengenai langkah-langkah yang diambil untuk mencegah dan menangani kekerasan dalam stadion," demikian pernyataan resmi I.League.

Ketiga, I.League mengancam akan memberikan sanksi tegas kepada pihak yang terbukti terlibat dalam insiden penyerangan tersebut. Sanksi yang bisa diterapkan meliputi denda, larangan menghadiri pertandingan, atau bahkan penghentian keikutsertaan tim jika terbukti gagal menjaga keamanan.

Ajakan kepada Suporter untuk Menjaga Kepercayaan

Salah satu poin penting dalam pernyataan I.League adalah ajakan kepada seluruh pihak untuk menjaga kepercayaan dalam kompetisi. "Kompetisi ini dibangun atas dasar kepercayaan antara penyelenggara, klub, pemain, dan suporter. Insiden seperti ini merusak kepercayaan tersebut dan tidak boleh terulang," demikian pernyataan resmi yang diterbitkan.

I.League secara khusus meminta dukungan dan kepatuhan suporter terhadap aturan dan etik dalam menyalurkan dukungannya. Suporter diminta menunjukkan sportivitas dan menghormati lawan baik dalam menang maupun kalah.

"Kami menghimbau kepada semua suporter untuk tetap mendukung timnya dengan cara yang positif dan konstruktif. Suporter adalah jiwa kompetisi, tetapi dukungan harus dilakukan dalam kerangka sportivitas dan saling menghormat," tambahkan pernyataan tersebut.

Komitmen untuk Meningkatkan Keamanan

I.League juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan keamanan di setiap pertandingan. Beberapa langkah yang akan diambil antara lain:

1. Meningkatkan koordinasi dengan kepolisian dan aparat keamanan lokal sebelum, selama, dan setelah pertandingan.

2. Menerapkan sistem keamanan yang lebih ketat di stadion, termasuk penambatan kamera pengawas dan peningkatan jumlah petugas keamanan.

3. Memperketat regulasi mengenai penjualan tiket dan identifikasi suporter untuk mencegah terjadinya kerumunan yang tidak terkendali.

4. Melakukan sosialisasi terkait sportivitas kepada suporter melalui berbagai media dan kampanye di stadion.

Respon dari Pihak Persib Bandung

Sementara itu, pihak Persib Bandung telah mengonfirmasi insiden tersebut. Manajer tim, yang juga memilih tidak menyebutkan namanya, mengatakan bahwa klub sedang mengumpulkan informasi lengkap sebelum membuat langkah selanjutnya.

"Kami prihatin dengan kejadian yang menimpa pemain kami. Keamanan dan keselamatan adalah prioritas utama klub. Kami akan bekerja sama penuh dengan I.League untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang lagi," ujar manajer Persib.

I.League berjanji akan memberikan update mengenai hasil investigasi dan langkah-langkah konkret yang akan diambil dalam waktu dekat. Kompetisi ini berharap insiden ini tidak akan mengulang dan semua pihak dapat bekerja sama untuk menjaga integritas kompetisi.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Bagus Nugroho

Reporter Kebijakan Publik. Fokus pada APBN, otonomi daerah, dan reformasi birokrasi.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter