25, 2026
Internasional

Jreng! Ini Daftar 7 Kota Paling Tidak Layak Huni di Dunia

Global Liveability Index 2026 menyoroti kota-kota paling tidak layak huni di dunia. Ini daftarnya.]]>

Hendra Hartono
Hendra Hartono Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Jreng! Ini Daftar 7 Kota Paling Tidak Layak Huni di Dunia

Jreng! Ini Daftar 7 Kota Paling Tidak Layak Huni di Dunia

Dunia memiliki ribuan kota yang menawarkan berbagai macam kehidupan dengan karakteristik unik masing-masing. Namun di balik keindahan dan kemajuan, beberapa kota ternyata memiliki kondisi yang membuatnya kurang ideal untuk dihuni. Berikut adalah tujuh kota di seluruh dunia yang sering masuk dalam daftar kota paling tidak layak huni berdasarkan berbagai faktik seperti tingkat keamanan, kualitas udara, akses layanan kesehatan, dan kondisi lingkungan.

1. Dushanbe, Tajikistan

Sebagai ibu kota Tajikistan, Dushanbe menghadirinya pemandangan yang memukau dengan gedung-gedung modern dan taman-taman yang hijau. Namun di balik itu semua, kota ini menghadapi tantangan serius dalam hal kualitas udara. Menurut data World Air Quality Project, Dushanbe sering menempati peringkat sebagai salah satu kota dengan polusi udara terburuk di dunia. Polusi ini disebabkan oleh kombinasi emisi kendaraan tua, pembakaran batubara untuk pemanasan, dan lokasi geografis yang tertutup di antara gunung-gunung yang membuat polusi sulit tersebar.

2. Damascus, Suriah

Sebuah kota yang sejarahnya melangkaui ribuan tahun, Damascus kini menjadi contoh tragis bagaimana konflik dapat mengubah kota yang pernah menjadi pusat peradaban menjadi tempat yang berbahaya untuk dihuni. Konflik sipil yang berkepanjangan telah menghancurkan infrastruktur kota, mengakibatkan kelangkaan air bersih, listrik terputus-putus, dan sistem kesehatan yang runtuh. Keamanan menjadi masalah utama dengan adanya ledakan bom, penembakan, dan penculikan yang terjadi secara tidak terduga.

3. Port Moresby, Papua Nugini

Port Moresby, ibu kota Papua Nugini, sering mendapat reputasi sebagai salah satu kota paling berbahaya di dunia. Tingkat kejahatan, termasuk pencurian, perampokan, dan kekerasan seksual, sangat tinggi. Infrastruktur kota juga dalam kondisi memprihatinkan dengan banyak daerah kumuh yang tidak memiliki akses listrik, air bersih, dan layanan dasar lainnya. Pemerintah setempat telah mencoba berbagai upaya untuk meningkatkan keamanan namun hasilnya belum signifikan.

4. Chernobyl, Ukraina

Meskipun tidak dihuni secara permanen, Chernobyl tetap menjadi salah satu tempat paling berbahaya di Bumi setelah bencana nuklir tahun 1986. Meskipun zona eksklusi telah dibuka untuk wisatawan terbatas, tingkat radiasi di beberapa area masih berbahaya bagi kesehatan manusia. Wilayah ini tidak memiliki infrastruktur untuk mendukung kehidupan permanen dan tetap menjadi simbol bencana teknologi yang dapat merusak lingkungan dan kesehatan manusia dalam jangka panjang.

5. Kabul, Afghanistan

Kabul, ibu kota Afghanistan, telah lama menghadapi tantangan keamanan akibat konflik militer dan ketidakstabilan politik. Meskipun ada beberapa kemajuan sejak penarikan pasukan AS, kota ini tetap menghadapi ancaman terorisme, kejahatan, dan korupsi. Infrastruktur kota yang rusak akibat bertahun-tahun konflik membuat sulit bagi warga untuk mengakses layanan kesehatan, pendidikan, dan pekerjaan yang layak.

6. Bangui, Republik Afrika Tengah

Bangui, ibu kota Republik Afrika Tengah, menghadapi krisis kemanusiaan yang serius karena konflik etnis dan politik berkepanjangan. Tingkat kekerasan di kota ini sangat tinggi dengan insiden pembantaian, penculikan, dan pemukalan terjadi secara teratur. Sistem kesehatan dan pendidikan hampir runtuh, dan banyak warga hidup dalam kemiskinan ekstrem tanpa akses terhadap kebutuhan dasar.

7. Baghdad, Irak

Setelah invasi AS dan konflik yang berikutnya, Baghdad menjadi simbol kehancuran dan ketidakstabilan. Meskipun kondisi telah membaik sejak puncak kekerasan pada tahun 2006-2007, kota ini masih menghadapi tantangan besar terkait keamanan, korupsi, dan infrastruktur yang rusak. Ledakan bom dan serangan teroris masih menjadi ancaman nyata, sementara listrik, air bersih, dan layanan kesehatan masih menjadi masalah bagi banyak warga.

Kondisi ketujuh kota ini menunjukkan betapa rentannya kehidupan perkotaan terhadap konflik, bencana alam, dan kegagalan tata kelola yang baik. Meskipun setiap kota memiliki potensi dan sejarah yang kaya, tantangan yang dihadapi membuatnya menjadi tempat yang kurang ideal untuk dihuni dalam kondisi saat ini.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Hendra Hartono

Jurnalis ekonomi yang fokus pada kebijakan makro dan sektor keuangan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter