Kalah 2 Kali di BRI Super League, Pelatih Borneo FC Minta Suporter Bersabar
Borneo FC menghadapi masa sulit di BRI Super League 2023/2024 setelah menelan dua kekalahan beruntun dalam dua pertandingan terakhir. Performa yang menurun membuat skuad Laskong Tarung harus menerima kritik tajam dari para suporter. Di tengah tekanan ini, pelatih Borneo FC, Dejan Antonic, meminta kesabaran dari para pendukung timnya.
Dalam konferensi pers usai kekalahan dari Persikabo 1973 pada Minggu (15/10/2023), Antonic mengakui bahwa hasil buruk yang diraih timnya memang tidak memuaskan. Namun, ia menegaskan bahwa proses pembangunan tim butuh waktu dan tidak bisa dinilai hanya dari beberapa pertandingan saja.
"Saya tahu para suporter sedih dengan hasil yang diraih tim. Tapi saya meminta mereka bersabar. Pembangunan tim butuh proses. Kami masih dalam tahap pengembangan skuad dan sistem permainan," ujar Antonic.
Performa Menurun di Awal Musim
Borneo FC memulai musim 2023/2024 dengan harapan tinggi. Sebelum dua kekalahan terakhir, tim asal Kalimantan ini sempat tampil impresif dengan meraih kemenangan dan seri dalam beberapa laga awal. Namun, performa tim menurun drastis setelah kalah 1-2 dari PSIS Semarang dan 0-3 dari Persikabo 1973.
Ke dua kekalahan tersebut membuat Borneo FC tersisa di posisi tengah klasemen sementara BRI Super League. Posisi yang jauh dari ekspektasi, mengingat tim ini dianggap sebagai salah satu kuat di kompetisi musim ini.
"Kami menderita dua kekalahan beruntun. Ini pastinya membuat kami kecewa. Tapi kami harus terus bekerja keras untuk kembali ke jalur yang benar," tambah Antonic.
Kekuatan dan Kekurangan Tim
Menurut Antonic, ada beberapa faktor yang menyebabkan performa tim menurun. Salah satunya adalah cedera yang dialami oleh beberapa pemain kunci. Beberapa pemain inti seperti Muhammad Fachruddin dan Zulfiandi masih belum sepenuhnya fit akibat cedera yang mereka derita sebelumnya.
"Kami kehilangan beberapa pemain penting karena cedera. Ini tentu mempengaruhi performa tim. Kami sedang mencoba untuk mencari solusi agar skuad tetap solid meski ada beberapa pemain yang absen," jelasnya.
Selain itu, Antonic juga mengakui bahwa adaptasi dengan sistem permainan baru yang diterapkan masih membutuhkan waktu. Sejak memulai musim ini, Borneo FC sedang dalam proses transisi gaya bermain yang lebih menekan serangan.
"Sistem baru memang butuh waktu untuk diterapkan. Para pemain masih dalam proses adaptasi. Kami yakin jika sistem ini berhasil diterapkan, akan memberikan hasil yang baik untuk tim di masa depan," ujar pelatih asal Serbia ini.
Reaksi Para Suporter
Hasil buruk yang diraih Borneo FC memang mendapatkan respons dari para suporter. Di media sosial, banyak dari mereka yang menyampaikan kekecewaannya. Beberapa bahkan menyerang performa para pemain dan keputusan pelatih.
"Saya tidak mengerti apa yang terjadi dengan tim kesayangan saya. Awal musim bagus, tapi sekarang kalah terus. Harusnya pelatih bisa mencari solusi," tulis salah satu suporter di akun media sosialnya.
Namun, tidak semua suporter menyerang. Ada juga yang memberikan dukungan dan meminta semua pihak untuk bersabar.
"Ini awal musim, masih panjang. Jangan terlalu keras menilai tim. Saya yakin Borneo FC bisa bangkit," tulis suporter lainnya.
Rencana Perbaikan
Menanggapi kritik yang masuk, Antonic menyatakan bahwa ia dan timnya sedang melakukan evaluasi menyeluruh. Ia menegaskan bahwa setiap kekalahan akan menjadi pelajaran berharga bagi tim untuk membaik.
"Kami akan melakukan evaluasi mendalam mengenai dua kekalahan terakhir. Setiap detail akan kami perbaiki. Kami akan terus bekerja keras untuk memberikan yang terbaik bagi para suporter," tutupnya.
Dengan dua kekalahan beruntun, Borneo FC memang berada dalam tekanan. Namun, dengan adanya dukungan dan kesabaran dari para suporter, diharapkan tim ini bisa segera bangkit dan menunjukkan performa yang lebih baik di pertandingan selanjutnya.
Komentar (0)