30, 2026
Nasional

Kecelakaan Bus Tabrak Truk di Tol Cipali KM 176 Arah Jakarta

Wulan Simanjuntak
Wulan Simanjuntak Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Bus Harian Tabrak Truk di Tol Cipali, 1 Orang Tewas dan 15 Luka-luka

KECELAKA lalu lintas fatal terjadi di ruas Tol Cipali (Cikampek-Palimanan) kilometer 176 arah Jakarta, Kamis (15/6) dini hari. Sebuah bus harian jurusan Jakarta-Bandung menabrak bagian belakang truk yang sedang berhenti di jalur darurat. Akibatnya, satu orang tewas di tempat dan 15 orang lainnya mengalami luka-luka berbagai derajat.

Kepala Polres Purwakarta AKBP Eko Priyo Wibowo mengatakan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 02.30 WIB. Bus dengan nomor polisi B 1234 XYZ yang mengangkut penumpang dari arah Bandung menuju Jakarta diketahui menabrak truk kontainer yang sedang berhenti di jalur darurat karena mengalami kerusakan ban.

"Kondisi truk tersebut sudah mogok di jalur darurat. Namun, ternyata bus yang datang dari belakang tidak sempat menghindari dan menabrak bagian belakang truk," ujar Eko dalam konferensi pers di lokasi kejadian.

Menurut keterangan saksi mata, sopir bus mengalami pusing sebelum kecelakaan terjadi. Beberapa penumpang yang selamat mengaku mendengar sopir bus mengeluhkan kondisi badannya sebelum kendaraan menabrak truk.

"Sopir bus sempat berteriak 'pusing' beberapa kali sebelum akhirnya kendaraan menabrak truk. Kami tidak bisa melakukan apa-apa karena kecepatan bus masih tinggi," ujar salah satu penumpang yang selamat, Hasan (45).

Korban Tewas dan Luka-luka

Dalam kecelakaan ini, satu orang tewas identik sebagai penumpang bus bernama Ahmad Sopian (32). Korban tewas diduga terjepit di dalam bus akibat benturan yang keras. Sementara itu, 15 korban luka-luka telah dievakuasi ke beberapa rumah sakit di sekitar lokasi, RSUD Purwakarta, RSU Bhayangkara, dan RSU Cipacing.

"Dari 15 korban luka, delapan orang mengalami luka berat dan membutuhkan perawatan intensif. Tujuh lainnya mengalami luka ringan dan sudah mendapat perawatan dasar di rumah sakit," jelas Kepala RSUD Purwakarta dr. Iwan Setiawan.

Menurut Iwan, mayoritas korban luka mengalami patah tulang, luka lecet, dan gegar otak. Tim medis masih melakukan penanganan intensif untuk korban yang kondisinya kritis.

Tindakan Pemulasaraan dan Penyelidikan

Setelah kejadian, tim gabungan dari Polres Purwakarta, Basarnas, dan petugas pemadam kebakaran segera turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi korban dan membersihkan jalan yang terhambat reruntuhan akibat tabrakan.

"Kita harus cepat melakukan evakuasi karena lokasi kejadian berada di jalur utama yang sangat padat. Selain itu, kita juga harus mencegah kecelakaan beruntun yang bisa terjadi akibat reruntuhan kendaraan," kata Eko.

Proses evakuasi yang memakan waktu sekitar tiga jam ini menyebabkan arus lalu lintas di Tol Cipali arah Jakarta macet hingga lebih dari lima kilometer. Petugas pun membuka jalur darurat untuk memperlancar arus kendaraan.

Sementara itu, untuk penyelidikan lebih lanjut, polisi telah menyita kedua kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan. Sopir bus dan truk pun diperiksa intensif oleh polisi untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan.

"Kita masih mengumpulkan keterangan dari saksi mata dan korban selain juga akan melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara) secara menyeluruh. Kami akan juga mengecek rekaman CCTV yang ada di sekitar lokasi kejadian," tambah Eko.

Polisi menduga kecelakaan ini disebabkan faktor kelalaian sopir bus yang tidak memperhatikan kondisi lalu lintas dan kecapekan saat mengemudi. Namun, penyebab pasti akan diketahui setelah seluruh pemeriksaan selesai dilakukan.

Dampak Lalu Lintas

Kecelakaan ini mengakibatkan arus lalu lintas di Tol Cipali arah Jakarta terhambat selama kurang lebih lima jam. Petugas dari Dinas Perhubungan Jawa Barat bersama polisi mengatur arus lalu lintas dan memobilisasi kendaraan alternatif untuk mengantisipasi kemacetan parah.

"Kami sudah membuka jalur darurat dan memobilisasi kendaraan untuk mengalihkan arus lalu lintas. Selain itu, kami juga memberikan informasi kepada pengendara melalui media sosial dan papan informasi di sekitar lokasi kejadian," jelas Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat, Budi Santoso.

Arus lalu lintas baru benar-benar normal kembali sekitar pukul 08.00 WIB. Meski begitu, petugas masih tetap standby di lokasi hingga siang hari untuk memastikan tidak ada gangguan lagi.

Untuk mengantisipasi kejadian serupa, Dinas Perhubungan Jawa Barat mengingatkan para pengemudi untuk selalu waspada saat berkendara di jalur tol terutama pada dini hari. Selain itu, pengemudi juga diimbau untuk tidak mengantuk saat mengemudi dan istirahat terlebih dahulu jika merasa kecapekan.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Wulan Simanjuntak

Pemerhati energi dan transisi hijau di kawasan Asia Tenggara.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter