Keluarga Korban Kecelakaan Dilindas BYD: Dia Pekerja Keras yang Suka Ajak Main Cucu
Keluarga korban kecelakaan yang diduga dilindas mobil listrik BYD di kawasan Jakarta menuturkan karakter sang korban. Mereka menggambarkannya sebagai seorang pekerja keras yang selalu bersemangat dalam menjalani kehidupan, serta sangat menyukai kehadiran cucu-cucunya.
Korban, yang berprofesi sebagai ojek online (ojol), tewas setelah diduga dilindas mobil listrik merek BYD pada Selasa (23/5/2023) malam. Insiden tersebut terjadi di jalan utama kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan. Menurut keterangan saksi mata, korban sedang menunggu penumpang ketika mobil listrik tersebut melaju dengan kecepatan tinggi dan menabrak korban hingga terseret sejauh puluhan meter.
"Abah itu orangnya baik-baik saja. Selalu ceria meski kerjaannya berat. Dia selalu bilang, 'Nanti kalau dapat bonus, beliin mainan buat cucu'," ucap salah satu kerabat korban dengan suara hampa.
Keluarga korban mengungkap bahwa sang korban adalah tulang punggung keluarga. Sebagai ojek online, ia bekerja dari pagi hingga larut malam untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Meski bekerja keras, ia selalu menemukan waktu berkualitas bersama anak dan cucu.
Kisah Hidup Sang Korban
Korban, berusia 45 tahun, tinggal bersama istrinya dan dua anaknya di sebuah rumah sederhana di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Ia telah menjadi ojek online selama lima tahun terakhir setelah sebelumnya bekerja sebagai buruh harian lepas di sebuah pabrik.
Korban dikenal sebagai sosok yang rendah hati dan selalu siap membantu tetangga. Ia aktif dalam kegiatan gotong royong di lingkungan tempat tinggalnya dan sering menjadi mediator dalam perselisihan antartetangga.
Kronologi Kecelakaan
Menurut keterangan polisi, kecelakaan terjadi sekitar pukul 21.00 WIB. Korban sedang menunggu penumpang di depan salah satu pusat perbelanjaan di Pondok Indah. Tiba-tiba, mobil listrik BYD berwarna hitam melaju dengan kecepatan tingga dari arah berlawanan dan menabrak korban.
Polisi telah mengamankan beberapa saksi dan sedang melakukan penyelidikan menyeluruh terkait kejadian tersebut. Pihak berwenang masih mencari identitas pengemudi mobil BYD yang diduga melarikan diri setelah menabrak korban.
Respons Keluarga dan Pihak Terkait
Keluarga korban menyesalkan kejadian tersebut dan meminta keadilan. Mereka berharap polisi dapat segera mengungkap kasus ini dan menemukan pelaku yang bertanggung jawab.
Sementara itu, pihak perwakilan BYD Indonesia menyatakan akan bekerja sama dengan pihak berwenang dalam penyelidikan. Mereka menegaskan akan menindak tegas jika ternyata kendaraan mereka yang terlibat dalam insiden tersebut.
Kecelakaan ini menimbulkan kecaman dari masyarakat terkait keamanan penggunaan kendaraan listrik di kawasan padat penduduk. Banyak pihak meminta pemerintah untuk lebih ketat mengatur penggunaan kendaraan listrik, terutama dalam hal kecepatan dan keselamatan pengguna jalan.
Upaya untuk mencari keadilan bagi korban masih terus dilakukan oleh keluarga. Mereka berharap insiden tragis ini tidak terulang kembali dan bisa menjadi pelajaran bagi semua pengguna jalan.
Komentar (0)