30, 2026
Nasional

Kompleks Pemkab Solok Diterjang Banjir Bandang, Peralatan Kantor Hanyut

Banjir bandang menerjang komplek perkantoran Pemkab Solok. Sejumlah peralatan kantor hanyut terbawa arus.]]>

Siti Rahma
Siti Rahma Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Kompleks Pemkab Solok Diterjang Banjir Bandang, Peralatan Kantor Hanyut

Kompleks Pemkab Solok Diterjang Banjir Bandang, Peralatan Kantor Hanyut

Wilayah Solok, Sumatera Barat, diguncang musibah banjir bandang yang melanda kompleks kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok, Rabu (15/11) dini hari. Banjir bandang yang terjadi sekitar pukul 02.00 WIB ini menyebabkan sejumlah gedung kantor terendam air setinggi 1,5 meter. Puluhan peralatan kantor, termasuk komputer, printer, dan dokumen penting, hanyut terbawa arus deras.

Bupati Solok, Emron Pangkapi, mengatakan bahwa banjir bandang ini terjadi secara mendadak dan tidak terduga. "Kondisi saat ini kompleks kantor masih terendam. Tim SAR dan petugas pemkab sedang membersihkan lumpur dan sisa banjir. Belum ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah," ujar Emron saat dikonfirmasi.

Dampak Banjir di Berbagai Gedung

Dari pantauan di lokasi, gedung kantor Sekretariat Daerah, Dinas Perhubungan, dan Dinas Pekerjaan Umum serta Perumahan Rakyat (PUPR) terdampak paling parah. Air yang menggenang di kompleks kantor mencapai pinggang orang dewasa. Puluhan lembar dokumen penting, termasuk surat keputusan (SK) dan laporan tahunan, basah dan rusak akibat terendam air.

"Kami kehilangan banyak dokumen penting yang disimpan di lemari arsip. Beberapa komputer dan peralatan elektronik juga rusak akibat terkena air. Tim IT sedang melakukan evaluasi kerugian," jelas Kepala Bagian Humum Setda Solok, Rahmat.

Selain gedung kantor, akses jalan menuju kompleks pemkab juga terputus. Jalan utama yang menghubungkan kantor dengan pusat kota Solow terendam lumpur dan pohon tumbang. Warga sekitar yang hendak menuju kantor terpaksa menggunakan jalan alternatif yang lebih jauh.

Upaya Penanganan dan Evakuasi

Sejak pagi hari, tim SAR gabungan dari BPBD Solok, TNI/Polri, dan relawan telah diterjunkan untuk membersihkan kompleks kantor. Mereka menggunakan alat berat untuk mengangkat lumpur dan memindahkan perabotan yang terendam. Selain itu, tim juga memasang pompa air untuk mengeringkan gedung-gedung yang masih terendam.

"Kami fokus terlebih dahulu untuk mengeringkan gedung dan mengamankan dokumen-dokumen penting yang masih bisa diselamatkan. Nanti akan ada evaluasi kerugian secara menyeluruh," kata Kepala BPBD Solok, Yusrizal.

Warga sekitar yang rumahnya terdampak banjir juga dievakuasi ke posko pengungsian yang disiapkan di aula kantor camat setempat. Mereka mendapat bantuan makanan, selimut, dan obat-obatan darurat.

Penyebab Banjir Bandang

Berdasarkan informasi dari BMKG Solok, banjir bandang ini disebabkan hujan lebat yang mengguyung wilayah Solok sejak Selasa (14/11) malam. Hujan yang turun dengan intensitas tinggi menyebabkan sungai di sekitar kota meluap dan mengakibatkan banjir bandang.

"Sungai Batang Arau yang mengalir di tengah kota meluap akibat hujan deras. Air dari sungai tersebut meluap ke arah kompleks kantor yang berada di dataran rendah," jelas Kepala BMKG Solok, Hendra.

Menurutnya, kondisi tanah yang sudah jenuh akibat hujan sebelumnya memperparah kondisi. Selain itu, pembangunan di beberapa wilayah di pinggiran sungai juga mengurangi daya serap tanah sehingga air mengalir dengan cepat ke permukiman dan kantor.

Langkah Pencegahan ke Depan

Bupati Solok mengatakan akan mengevaluasi kembali sistem drainase di sekitar kompleks kantor. "Kami akan memperbaiki saluran drainase dan membangun tanggul penahan banjir agar tidak terulang lagi. Selain itu, akan dibuatkan rencana evakuasi darurat yang jelas untuk mengantisipasi bencana serupa di kemudian hari," ujarnya.

Pemerintah kabupaten juga akan meminta bantuan dari pemerintah provinsi dan pusat untuk pemulihan pasca bencana. "Kami akan membuat laporan kerugian secara detail agar bisa mendapat bantuan untuk pemulihan," tambah Emron.

Sementara itu, warga Solok berharap pemerintah dapat segera memulihkan fasilitas di kompleks kantor agar pelayanan administrasi kembali normal. "Kami khawatir jika pelayanan terhambat terlalu lama, terutama untuk layanan perizahan dan dokumen penting lainnya," kata salah satu warga, Zul.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Siti Rahma

Menarik pada topik kesehatan wanita, kehamilan, dan parenting.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter