30, 2026
Nasional

Kronologi Kebakaran di Kebayoran Lama, Api Muncul dari Warteg

Arief Pratama
Arief Pratama Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Kebakaran melanda sebuah warung tegal (warteg) di Jalan Kebayoran Lama Raya, Jakarta Selatan, pada Selasa siang. Api yang pertama kali muncul dari bagian dapur warung dengan cepat menjalar ke bangunan sekitarnya, memicu kepanikan warga dan pengguna jalan yang tengah melintas.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, titik awal api berasal dari sebuah warteg yang berada di lantai dasar bangunan. Kobaran api pertama kali terlihat sekitar pukul 13.30 WIB. Sejumlah saksi mata mengaku melihat asap tipis keluar dari bagian belakang warung, tak lama sebelum api membesar dan menyambar bagian atap.

Kronologi Kejadian

Menurut keterangan warga setempat, peristiwa bermula ketika salah seorang karyawan warteg menyalakan kompor untuk persiapan operasional. Tak berselang lama, terdengar suara seperti ledakan kecil dari arah dapur. Warga menduga ledakan tersebut berasal dari tabung gas yang mengalami kebocoran atau selang yang terlepas.

Api dengan cepat membakar peralatan dapur, termasuk tabung gas dan bahan-bahan mudah terbakar lainnya. Kepulan asap hitam tebal langsung membubung tinggi hingga terlihat dari kejauhan. Karyawan dan pengunjung warteg berusaha menyelamatkan diri ke luar bangunan, sementara sebagian warga berupaya memadamkan api dengan alat seadanya.

Sekitar 10 menit setelah api terlihat, petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi. Sebanyak enam unit mobil pemadam dikerahkan dari pos-pos terdekat. Proses pemadaman sempat terkendala akses jalan yang padat serta bangunan semipermanen yang rapat, sehingga api sulit dijangkau dari sisi samping.

Petugas akhirnya berhasil mengendalikan api sekitar pukul 14.15 WIB. Proses pendinginan dilanjutkan hingga pukul 15.00 WIB untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa. Tidak dilaporkan adanya korban jiwa dalam peristiwa ini, namun sejumlah orang mengalami luka ringan akibat terjatuh saat berusaha menyelamatkan diri.

Kerugian dan Dampak

Kebakaran tersebut menimbulkan kerugian material yang cukup signifikan. Selain warteg yang menjadi titik awal api, dua bangunan lain di sisi kanan dan kiri ikut terdampak. Sebuah toko kelontong dan sebuah kios pulsa dilaporkan mengalami kerusakan pada bagian atap dan dinding. Barang dagangan yang tidak sempat diselamatkan turut hangus terbakar.

Kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Pemilik warteg mengaku tidak dapat menyelamatkan harta benda selain dokumen penting dan sebagian uang tunai. Ia menyatakan tidak menyangka api dapat menyebar secepat itu, terutama karena warungnya tergolong kecil.

Arus lalu lintas di Jalan Kebayoran Lama Raya sempat mengalami kemacetan panjang selama proses evakuasi dan pemadaman. Petugas kepolisian melakukan pengaturan lalu lintas serta memasang garis polisi untuk memudahkan proses penyelidikan.

Penyelidikan Penyebab Kebakaran

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan petugas berwenang. Dugaan sementara mengarah pada kelalaian dalam penggunaan kompor dan tabung gas. Petugas akan memeriksa kondisi instalasi gas di lokasi serta meminta keterangan sejumlah saksi, termasuk karyawan dan pemilik warteg.

Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan mengimbau warga untuk lebih berhati-hati dalam penggunaan alat-alat listrik dan gas di rumah maupun tempat usaha. Pemeriksaan berkala terhadap selang gas, regulator, dan instalasi listrik dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa terulang.

Selain itu, warga diminta tidak ragu menghubungi layanan darurat begitu melihat tanda-tanda kebakaran. Kecepatan pelaporan terbukti menentukan luas area yang terdampak, terutama di kawasan padat bangunan seperti Kebayoran Lama.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa risiko kebakaran di kawasan permukiman dan usaha padat masih tinggi. Kesadaran akan prosedur keselamatan, mulai dari penempatan tabung gas yang benar hingga penyediaan alat pemadam api ringan, menjadi langkah sederhana yang dapat mencegah kerugian lebih besar.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Arief Pratama

Peneliti muda yang tertarik pada data, inflasi, dan daya beli masyarakat.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter