30, 2026
Nasional

Kronologi Mobil BYD Tabrak dan Seret Sopir Taksi di Tol Tomang Jakarta

Kevin Handayani
Kevin Handayani Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Kronologi Mobil BYD Tabrak dan Seret Sopir Taksi di Tol Tomang Jakarta

Insiden lalu lintas yang melibatkan mobil listrik BYD dan taksi di Tol Tomang, Jakarta Barat, pada Rabu (15/11) siang menghebohkan publik. Kejadian yang terjadi sekitar pukul 13.30 WIB itu mengakibatkan sopir taksi luka-luka dan mengakibatkan macet di jalur tersebut. Berikut adalah kronologi lengkap kejadian berdasarkan keterangan saksi mata dan pihak berwenang.

Awal Kejadian

Menurut keterangan Kepala Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Budi Santoso, kejadian bermula ketika mobil taksi dengan nomor polisi B 1234 XYZ yang dikemudikan oleh Ahmad (45) berjalan di jalur paling kanan Tol Tomang arah Tanjung Priok. Pada saat itu, mobil listrik BYD berwarna putih dengan nomor polisi D 5678 ZY sedang melaju dari arah yang berlawanan.

Sopir taksi, Ahmad, mengaku bahwa saat itu ia sedang berusaha mengurangi kecepatan karena akan menuju ke bahu jalan untuk memasuki jalan layang. Namun, tiba-tiba mobil BYD yang dikemudikan oleh seorang pria berinisial R (32) menabrak bagian belakang taksi dari sisi kiri.

Tabrakan dan Kejadian Selanjutnya

"Saya sedang berusaha beralih ke jalur paling kanan untuk turun di tol, tiba-tiba ada mobil datang dari arah berlawanan dan menabrak saya," ujar Ahmad dalam keterangannya di RS Polri Kramat Jati, tempatnya dirawat.

Dalam kejadian itu, mobil BYD yang dikemudikan R menabrak bagian belakang taksi hingga menekan sopir taksi keluar dari mobil. Taksi kemudian terseret sejauh sekitar 50 meter hingga akhirnya berhantam pembatas jalan (median).

Sopir taksi yang terjepit antara taksi dan median jalan mengalami luka serius di bagian kaki dan tangan. Ia langsung dilarikan ke rumah sakit oleh warga yang melihat kejadian tersebut.

Tanggapan Pihak Berwenang

Setelah mendapat laporan, personel Polres Metro Jakarta Barat langsung turun ke lokasi. Tim Polisi melakukan olah tempat kejadian (OLTC) dan mengamankan kedua kendaraan untuk selanjutnya diperiksa lebih lanjut.

Polisi juga mengambil keterangan dari beberapa saksi mata yang berada di lokasi kejadian. Sebagian saksi menyatakan melihat mobil BYD melaju dengan kecepatan tinggi sebelum menabrak taksi. Namun, ada juga saksi yang mengatakan kecepatan kedua kendaraan saat kejadian terjadi normal.

Dampak dan Penanganan

Insiden ini menyebabkan macet di Tol Tomang arah Tanjung Priok selama kurang lebih satu jam. Petugas kebersihan jalan (PJU) dan tim pengatur lalu lintas (Satlantas) Polres Metro Jakarta Barat segera datang untuk mengatur arus lalu lintas dan membersihkan puing-puing dari kecelakaan.

Mobil BYD mengalami kerusakan di bagian depan, sementara taksi mengalami kerusakan parah di bagian belakang dan sisi kiri. Kedua kendaraan ditarik menggunakan mobil derek untuk dibawa ke kantor polisi guna penyelidikan lebih lanjut.

Status Korban dan Penyelidikan

Sopir taksi, Ahmad, dinyatakan dalam kondisi stabil setelah mendapat perawatan di RS Polri Kramat Jati. Ia mengalami lalaian robek di kaki dan luka lecet di tangan. Dokter menyarankan agar korban istirahat minimal seminggu sebelum dapat kembali berkendara.

Sementara itu, sopir mobil BYD, R, tidak mengalami cidera dalam kejadian ini. Ia masih dimintai keterangan oleh pihak kepolisian sebagai tersangka dalam kasus ini. Polisi masih menyelidiki apakah ada unsur kelalaian atau kelebihan kecepatan yang menjadi penyebab kecelakaan.

Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh Polres Metro Jakarta Barat. Kepolisian mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan mematuhi aturan lalu lintas untuk menghindari kecelakaan serupa di masa depan.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Kevin Handayani

Kontributor rubrik data dan visualisasi angka penting.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter