11, 2026
Nasional

Manajemen KM Virgo Transport 8 Lakukan Penyelaman Awal untuk Pengangkatan Kapal

<img src="https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2026/09/28/6aba9cbc9806d-penyelam-gabungan-sisir-bangkai-km-virgo-transport-8-masuk-hingga-kamar-kapal-cari-korban_gemini_665_374.jpg" align="left" hspace="7" width="100" />

Dian Gunawan
Dian Gunawan Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Manajemen KM Virgo Transport 8 Lakukan Penyelaman Awal untuk Pengangkatan Kapal

Tim manajemen KM Virgo Transport 8 telah memulai proses penyelaman awal untuk pengangkatan kapal tenggelam yang mengakibatkan 15 orang tewas. Kapal penumpang ro-ro ini tenggelam pada Sabtu (23/9) di perairan antara Pulau Sebatik dan Nunukan, Kalimantan Utara. Proses penyelaman ini dilakukan guna mengetahui kondisi aktual kapal sebenarnya seelah selama beberapa hari berada di dasar laut.

Kepala Basarnas Nunukan, Maman Sumarna mengatakan bahwa tim penyelamat telah memasuki bagian dalam kapal untuk melakukan pengecekan kondisi terkini. "Tim penyelamat sudah berhasil masuk ke dalam kapal dan sedang melakukan identifikasi posisi korban yang masih berada di dalam ruangan kamar kapal," ujarnya, Minggu (24/9).

Proses penyelaman ini tidak mudah mengingat kondisi kapal yang sudah mengalami kerusakan parah setelah beberapa hari tenggelam. Tim penyelamat harus berhati-hati dalam memasuki ruangan-ruangan di dalam kapal mengingat potensi bahaya seperti runtuhan struktur atau kondisi yang tidak stabil.

Upaya Pencarian Korban Terus Berlanjut

Sementara itu, upaya pencarian korban masih terus dilakukan meski sudah memasuki hari keenam sejak kapal tenggelam. Tim SAR gabungan terus berusaha menemukan korban yang masih dalam status hilang setelah KM Virgo Transport 8 terbalik dan tenggelam.

"Kami masih fokus untuk mencari korban yang masih belum ditemukan. Saat ini tim SAR masih berada di lokasi tenggelamnya kapal dengan menggunakan alat bantu seperti sonar dan kamera bawah air," jelas Maman.

Data resmi mencatat ada 43 orang selamat dari kecelakaan kapal ini. Sementara itu, 15 orang telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, sedangkan 12 orang lainnya masih dalam status hilang. Jumlah penumpang dan awak kapal yang tercatat adalah 70 orang.

Kondisi Terkini Kapal dan Rencana Pengangkatan

Menurut informasi yang dihimpun, kondisi KM Virgo Transport 8 saat ini sudah mengalami kerusakan parah. Proses penyelaman awal ini dilakukan untuk mengevaluasi apakah kapal dapat diangkat secara utuh atau perlu dibongkar terlebih dahulu.

"Hasil dari penyelaman awal akan menentukan strategi selanjutnya. Jika struktur kapal masih cukup kuat, maka pengangkatan bisa dilakukan secara utuh. Namun jika kondisinya sudah sangat memprihatinkan, maka kita perlu mempertimbangkan opsi pembongkaran di tempat," jelas sepetugas teknis yang terlibat dalam operasi ini.

Pihak manajemen PT Virgo Transportindo selaku pengelola kapal mengaku bertanggung jawab atas kejadian ini dan berkomitmen untuk membantu proses evakuasi serta pemulihan korban.

Kronologi Kecelakaan

KM Virgo Transport 8 mengalami kecelakaan saat dalam perjalanan dari Tarakan menuju Nunukan. Kapal ini membawa puluhan penumpang dan sejumlah kendaraan roda dua serta roda empat. Menurut saksi mata, kecelakaan terjadi saat cuaca laut sedang buruk dengan gelombang yang tinggi.

Kapal diketahui terbalik dan tenggelam dengan cepat setelah terjadi kerusakan pada bagian lambungnya. Beberapa penumpang berhasil menyelamatkan diri dengan melompat ke laut sementara yang lain terjebak di dalam kapal yang tenggelam.

Pemerintah setempat telah menyatakan status tanggap darurat untuk membantu proses evakuasi dan penanganan korban. Bantuan dari pihak berwenang maupun komunitas lokal terus mengalir untuk membantu korban dan keluarga yang terdampak.

Tanggung Jawab dan Penyelidikan

Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) telah membentuk tim investigasi untuk meneliti penyebab kecelakaan KM Virgo Transport 8. Investigasi ini akan mempertimbangkan berbagai faktor seperti kondisi cuaca, kesalahan manusia, serta kondisi teknis kapal.

"Kami akan melakukan investigasi menyeluruh untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan ini. Hasil investigasi akan menjadi dasar untuk mencegah kejadian serupa di masa depan," kata juru bicara BNPB.

Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi telah memerintahkan agar semua kapal penumpang di wilayah Indonesia mengalami pemeriksaan teknis menyeluruh untuk memastikan keselamatan pelayaran.

Tragedi KM Virgo Transport 8 menjadi pengingat serius akan pentingnya keselamatan dalam pelayaran, terutama di wilayah dengan kondisi cuaca yang tidak menentu. Pihak berwenang diharapkan dapat menindak tegas segala pelanggaran yang berpotensi mengancam keselamatan pelayaran di Indonesia.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Dian Gunawan

Penulis lepas yang menulis tentang startup, teknologi, dan ekosistem digital Indonesia.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter