21, 2026
Nasional

Maresca Sebut Marc Guehi Calon Kapten Masa Depan Manchester City

Dian Simanjuntak
Dian Simanjuntak Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Maresca menilai Marc Guehi memiliki profil yang tepat untuk menjadi kapten Manchester City di masa depan. Penilaian itu muncul di tengah meningkatnya pembicaraan mengenai masa depan bek tengah timnas Inggris tersebut, yang kontraknya di Crystal Palace akan berakhir pada Juni 2026 dan hingga kini belum menemukan kata sepakat untuk perpanjangan.

Menurut Maresca, yang dikenal sebagai pelatih asal Italia dengan pengalaman panjang di sepak bola Inggris, sosok kapten tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis. Ada sejumlah faktor lain yang membuat Guehi dinilai layak dipercaya memimpin sebuah tim besar, terutama tim yang memiliki tuntutan tinggi seperti Manchester City.

Figur Pemimpin yang Tenang

Maresca menyoroti cara Guehi berkomunikasi dengan rekan-rekannya di lapangan. Bek berusia 25 tahun itu disebut jarang kehilangan ketenangan, baik ketika timnya tertinggal maupun saat menghadapi tekanan tinggi dari lawan. Sikap tersebut, menurut Maresca, merupakan modal penting bagi seorang pemimpin di lini belakang.

Selain itu, konsistensi penampilan menjadi alasan utama. Guehi hampir selalu tampil sebagai pilihan utama di Crystal Palace sejak bergabung pada 2021, dan jarang absen karena cedera. Bagi Maresca, kombinasi antara kualitas permainan dan kehadiran yang stabil itulah yang membedakan seorang pemain biasa dengan calon kapten.

Rekam Jejak di Crystal Palace dan Timnas Inggris

Guehi menempuh jalur panjang sebelum menembus level tertinggi. Ia dibesarkan di akademi Chelsea, kemudian menjalani masa peminjaman di Swansea City untuk mendapatkan menit bermain, sebelum akhirnya pindah ke Crystal Palace dan langsung menjadi pilar di lini belakang. Bersama Palace, ia telah melewati lebih dari seratus penampilan di Liga Primer dan secara berkala dipercaya mengenakan ban kapten.

Di level internasional, Guehi menjadi bagian skuad Inggris pada Piala Eropa 2024 dan terus masuk dalam rencana jangka panjang tim nasional. Kemampuannya membaca arah serangan, kekuatan dalam duel udara, serta ketenangan saat membangun serangan dari belakang membuatnya dipandang sebagai salah satu bek tengah lokal paling menjanjikan di generasinya.

Mengapa Manchester City Membutuhkan Sosok Baru

Manchester City tengah berada dalam fase transisi kepemimpinan. Sejumlah pemain senior yang lama menjadi rujukan di ruang ganti telah meninggalkan klub atau memasuki penghujung karier. Kondisi itu membuat manajemen perlu menyiapkan kapten jangka panjang, bukan hanya untuk satu atau dua musim ke depan.

Di lini belakang, City masih memiliki nama-nama mapan seperti Rúben Dias, Joško Gvardiol, John Stones, Manuel Akanji, dan Nathan Aké. Namun catatan kebugaran beberapa di antara mereka menjadi perhatian, sehingga kebutuhan akan bek tengah yang bisa bermain hampir setiap pekan semakin terasa. Kehadiran pemain seperti Abdukodir Khusanov menunjukkan klub mulai mengarah pada regenerasi.

Dalam konteks itulah penilaian Maresca menjadi relevan. Guehi dinilai memiliki karakter yang cocok dengan budaya kerja City, yang menuntut kedisiplinan taktik tinggi dan kemampuan menguasai bola dalam tekanan.

Persaingan di Lini Belakang dan Gaya Bermain

Secara taktis, Guehi biasa beroperasi di sisi kiri pasangan bek tengah, posisi yang memungkinkannya mengalirkan bola ke area tengah maupun menyisir ke sisi lapangan. Kemampuannya membawa bola ke depan dan melepaskan umpan progresif menjadi nilai tambah bagi tim yang mendominasi penguasaan bola.

Maresca disebut menilai Guehi masih memiliki ruang untuk berkembang, khususnya dalam hal pengambilan keputusan di lini pertahanan tinggi. Pengalaman bermain di Liga Primer sejak usia muda dianggap menjadi bekal yang cukup untuk beradaptasi dengan tuntutan taktik yang lebih rumit.

Situasi Kontrak dan Bursa Transfer

Posisi Guehi di bursa transfer menjadi salah satu yang paling diperhatikan. Kontraknya yang tersisa sekitar satu tahun membuat Crystal Palace berada dalam posisi sulit: mempertahankan pemain kunci hingga kontrak habis, atau melepasnya lebih awal dengan harga yang masih memadai.

Sejumlah klub besar telah dikaitkan dengan Guehi dalam beberapa jendela transfer terakhir. Ketertarikan tersebut tidak lepas dari statusnya sebagai bek tengah Inggris yang masih muda, berpengalaman di Liga Primer, dan terbiasa tampil di level internasional. Harga yang diminta Palace pun dilaporkan berada pada kisaran yang membuat klub peminat perlu berpikir matang.

Bagi Manchester City, perekrutan seorang bek tengah bukan sekadar soal menambah kedalaman skuad. Klub juga mempertimbangkan aspek keberlanjutan, termasuk siapa yang akan memimpin tim ketika generasi pemain saat ini mulai berganti.

Dampak bagi Guehi

Bagi Guehi sendiri, keputusan mengenai masa depan akan sangat menentukan arah karier. Musim 2025/2026 menjadi periode penting menjelang Piala Dunia 2026, di mana menit bermain reguler di level klub menjadi syarat utama untuk menjaga tempat di timnas Inggris.

Pujian dari Maresca, apa pun latar belakangnya, menambah bobot pembicaraan bahwa Guehi memang memiliki kapasitas untuk melangkah ke klub dengan tuntutan lebih tinggi. Namun hingga kini belum ada kepastian mengenai perpindahan, dan Crystal Palace masih berharap sang pemain memperpanjang kontrak.

Yang jelas, diskusi mengenai Guehi kini tidak lagi hanya soal kemampuan bertahan. Narasi tentang kepemimpinan dan kapasitasnya sebagai calon kapten masa depan mulai menjadi bagian dari penilaian, sejalan dengan kebutuhan Manchester City untuk menyiapkan figur pemimpin baru di ruang ganti.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Dian Simanjuntak

Peneliti muda yang tertarik pada data, inflasi, dan daya beli masyarakat.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter