21, 2026
Nasional

Perang SUV Murah September 2026, Ini yang Paling Laku

<img src="https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2024/07/23/669f98af69fe8-daihatsu-terios-di-giias-2024_665_374.jpeg" align="left" hspace="7" width="100" />

Dian Simanjuntak
Dian Simanjuntak Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Persaingan di segmen SUV murah atau low SUV Tanah Air kembali memanas pada September 2026. Berbagai merek bersaing ketat memperebutkan konsumen yang menginginkan kendaraan berkarakter SUV dengan harga terjangkau, dan hingga akhir bulan lalu, Daihatsu Terios masih memimpin klasemen penjualan ritel maupun distribusi dari pabrik ke diler.

Berdasarkan data distribusi kendaraan bermotor yang dihimpun dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Terios mencatat angka tertinggi di antara para pesaingnya pada segmen ini sepanjang September 2026. Posisi tersebut bukan hal baru, tetapi selisih dengan para pengejar di bawahnya kian tipis sehingga membuat kompetisi di kuartal IV 2026 berpotensi lebih sengit.

Peta Persaingan Segmen SUV Murah

Segmen SUV murah di Indonesia secara umum dihuni dua kelompok besar. Kelompok pertama adalah SUV berbasis sasis tangga (ladder frame) yang menawarkan kesan tangguh dan kemampuan lintasan ringan, seperti Daihatsu Terios dan Toyota Rush. Kelompok kedua adalah SUV kompak berbasis monokok yang lebih mengutamakan kenyamanan berkendara di perkotaan, seperti Honda BR-V, Suzuki XL7, hingga pemain baru dari merek-merek asal Tiongkok.

Pada September 2026, Terios menempati urutan teratas dengan kontribusi terbesar datang dari varian menengah dan varian bertransmisi otomatis. Toyota Rush yang berbagi banyak komponen dengan Terios menyusul di posisi kedua, diikuti Honda BR-V dan Suzuki XL7 yang bersaing sangat ketat di papan tengah.

Menariknya, jarak antara posisi ketiga dan keempat hanya terpaut tipis, bahkan berada dalam rentang yang sangat rentan berubah bila salah satu merek menjalankan program promosi agresif. Sementara itu, sejumlah model dari merek Tiongkok menunjukkan pertumbuhan distribusi yang cukup signifikan, meski secara volume belum mampu menggeser dominasi pemain lama.

Dominasi Jaringan dan Layanan Purna Jual

Kemenangan Terios di segmen ini tidak bisa dilepaskan dari faktor jaringan distribusi. Daihatsu memiliki cakupan diler dan bengkel resmi yang luas hingga ke kota-kota kabupaten, sesuatu yang menjadi pertimbangan utama konsumen di luar Jawa. Bagi pembeli SUV murah, kemudahan mendapatkan suku cadang dan layanan servis berkala sering kali lebih menentukan dibandingkan sekadar selisih harga beberapa juta rupiah.

Selain itu, nilai jual kembali (resale value) yang cenderung stabil membuat model ini tetap menjadi pilihan rasional, terutama bagi konsumen yang menggunakan kendaraan untuk mobilitas harian sekaligus usaha. Faktor ini sulit ditandingi pemain baru yang belum memiliki rekam jejak panjang di pasar Indonesia.

Faktor Pendorong Penjualan September

Program Diskon dan Uang Muka Rendah

September 2026 menjadi bulan yang cukup ramai karena hampir seluruh agen pemegang merek (APM) menjalankan program khusus. Skema uang muka rendah, bunga ringan, hingga paket servis gratis menjadi senjata utama untuk menarik konsumen. Beberapa merek bahkan menawarkan bonus aksesori dan perpanjangan garansi untuk varian tertentu.

Strategi tersebut dinilai efektif di tengah kondisi daya beli masyarakat yang masih berhati-hati. Segmen SUV murah, yang secara harga berada di kisaran Rp200 juta hingga Rp300 juta, menjadi incaran keluarga muda yang membutuhkan kendaraan berkapasitas tujuh penumpang namun tetap ingin tampil gaya.

Pengaruh Pajak dan Regulasi Emisi

Kebijakan fiskal dan regulasi emisi turut mewarnai persaingan. Model yang mampu memenuhi standar emisi terbaru dan memiliki tingkat komponen lokal tinggi cenderung mendapatkan insentif yang membuat harga jualnya lebih kompetitif. Beberapa APM memanfaatkan momentum ini dengan memperkenalkan versi penyegaran pada mesin maupun fitur keselamatan.

Konsumen kini juga semakin jeli melihat kelengkapan fitur keselamatan pasif dan aktif. Model yang belum membawa airbag ganda dan kontrol stabilitas sebagai standar di seluruh varian mulai ditinggalkan, meskipun harganya lebih murah.

Tantangan hingga Akhir Tahun

Meski memimpin pada September, Terios tidak bisa berpuas diri. Sejumlah pesaing menyiapkan peluncuran varian baru dan penyegaran model pada kuartal IV 2026. Tekanan juga datang dari segmen MPV murah yang menawarkan kapasitas serupa dengan harga lebih rendah, serta dari kendaraan listrik berharga terjangkau yang mulai masuk ke pasar Indonesia.

Di sisi lain, pasar SUV murah diprediksi masih tumbuh seiring pembukaan sejumlah proyek infrastruktur di daerah dan membaiknya aktivitas ekonomi. Bagi konsumen, kondisi persaingan ini justru menguntungkan karena pilihan semakin banyak, fitur semakin lengkap, dan program pembelian semakin ringan.

Dengan selisih angka yang tipis, posisi Terios sebagai pemimpin segmen SUV murah pada September 2026 masih terbuka untuk digoyang. Tiga bulan terakhir tahun ini akan menjadi penentu apakah dominasi pemain lama bertahan, atau justru ada kejutan dari model-model pendatang baru yang semakin agresif mendekati selera konsumen Indonesia.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Dian Simanjuntak

Peneliti muda yang tertarik pada data, inflasi, dan daya beli masyarakat.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter