23, 2026
Nasional

Modal Rp 2 Jutaan, Honor X5c Plus Dukung Gen Z Bikin Konten

Anak muda aktif membuat konten, memotret, hingga bikin proyek kreatif dan tugas kuliah. Honor X5c Plus punya sejumlah fitur yang mendukung kebutuhan tersebut.]]>

Sandi Setiawan
Sandi Setiawan Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Modal Rp 2 Jutaan, Honor X5c Plus Dukung Gen Z Bikin Konten

Honor memperluas jajaran ponsel entry-level di Indonesia dengan menghadirkan Honor X5c Plus, perangkat yang diposisikan pada segmen harga sekitar Rp 2 jutaan. Alih-alih bersaing murni pada spesifikasi, merek asal Tiongkok itu mengarahkan produk tersebut ke kelompok pengguna muda, khususnya Generasi Z yang aktif memproduksi konten untuk media sosial. Strategi itu menempatkan X5c Plus sebagai perangkat yang diklaim mampu menyeimbangkan harga, daya tahan, dan kemampuan multimedia dalam satu paket.

Segmen Rp 2 Jutaan dan Perilaku Kreator Muda

Pasar ponsel seharga Rp 2 jutaan merupakan salah satu segmen paling padat di Indonesia. Segmen ini menjadi incaran berbagai merek karena volumenya besar dan permintaannya stabil, terutama di kalangan pelajar, mahasiswa, dan pekerja muda yang baru pertama kali membeli ponsel di kelas harga tersebut. Persaingan di rentang ini pun berlangsung ketat, dengan hampir setiap merek menawarkan kombinasi layar lebar, baterai besar, dan kamera beresolusi tinggi.

Di sisi lain, kebiasaan konsumen muda telah bergeser. Ponsel tidak lagi hanya dipakai untuk berkomunikasi dan mengakses media sosial, tetapi juga untuk merekam, mengedit, dan mengunggah konten secara mandiri. Kebutuhan itu menuntut perangkat dengan layar yang nyaman untuk melihat hasil rekaman, penyimpanan yang cukup untuk menampung berkas foto dan video, serta baterai yang tidak cepat habis ketika dipakai merekam dalam waktu lama. Honor menyatakan X5c Plus dirancang untuk menjawab kebutuhan tersebut pada tingkat harga yang terjangkau.

Aspek yang Ditawarkan Honor X5c Plus

Sebagai perangkat kelas menengah bawah, Honor X5c Plus membawa sejumlah aspek yang menjadi fokus pemasaran merek. Honor menekankan kombinasi layar berukuran luas, baterai berkapasitas besar, dan kamera utama sebagai nilai jual utama. Pendekatan itu sejalan dengan pola konsumsi pengguna muda yang menghabiskan banyak waktu di depan layar, baik untuk menonton, mengedit, maupun mengunggah konten.

Layar dan Daya Tahan Baterai

Layar menjadi salah satu komponen yang paling sering disebut dalam pemasaran ponsel di segmen ini. Panel berukuran besar dinilai memudahkan pengguna meninjau hasil rekaman, mengatur potongan video, atau membaca komentar di platform media sosial. Honor menyebut X5c Plus membawa layar yang cukup lega untuk aktivitas tersebut, meski detail ukuran dan teknologinya perlu dicek pada lembar spesifikasi resmi di tiap pasar.

Baterai berkapasitas besar menjadi nilai tambah lain yang ditekankan. Bagi pembuat konten pemula, kemampuan merekam dalam durasi panjang tanpa khawatir kehabisan daya merupakan pertimbangan praktis. Produsen umumnya menyertakan pengisi daya cepat untuk mempersingkat waktu pengisian, sehingga perangkat bisa kembali digunakan setelah jeda singkat. Honor memosisikan aspek ini sebagai bagian dari upaya mendukung mobilitas pengguna muda yang sering berpindah tempat dan jarang berada dekat sumber listrik.

Kamera untuk Kebutuhan Konten Sehari-hari

Kamera menjadi faktor penentu bagi konsumen yang aktif membuat konten. Honor X5c Plus disebut membawa kamera utama dengan resolusi yang memadai untuk kebutuhan dokumentasi harian, termasuk untuk merekam video vertikal yang lazim di platform seperti TikTok, Instagram Reels, dan YouTube Shorts. Fitur pendukung seperti mode potret, perekaman video, dan pengaturan kecantikan buatan biasanya turut disertakan untuk memperluas pilihan pengguna.

Meski demikian, kualitas hasil rekaman pada kelas harga ini umumnya masih bergantung pada kondisi pencahayaan. Penggunaan di dalam ruangan dengan cahaya minim kerap menjadi titik lemah ponsel entry-level, sehingga pengguna perlu menyesuaikan teknik pengambilan gambar. Honor tidak mengklaim X5c Plus sebagai perangkat kelas kamera profesional, melainkan sebagai perangkat yang memadai untuk kebutuhan konten sehari-hari.

Penyimpanan dan Performa Harian

Penyimpanan menjadi pertimbangan penting bagi pembuat konten, karena berkas foto dan video cepat memenuhi ruang penyimpanan. Honor menyediakan opsi kapasitas internal yang dinilai cukup untuk menampung kebutuhan tersebut, ditambah dukungan kartu memori pada sejumlah varian. Untuk performa, X5c Plus mengandalkan chipset kelas menengah bawah yang diarahkan untuk aktivitas sehari-hari seperti perpesanan, media sosial, penelusuran web, dan penyuntingan video ringan.

Perangkat ini juga menjalankan antarmuka berbasis Android dengan sejumlah fitur tambahan dari Honor. Pengguna di segmen ini umumnya menuntut kelancaran penggunaan dasar ketimbang performa untuk permainan berat, sehingga keseimbangan antara daya tahan baterai dan performa menjadi pertimbangan utama produsen dalam merancang perangkat.

Persaingan di Kelas Harga Terjangkau

Langkah Honor memasarkan X5c Plus tidak lepas dari ketatnya persaingan di rentang Rp 2 jutaan. Sejumlah merek lain, baik dari Tiongkok maupun Korea Selatan, menawarkan perangkat dengan spesifikasi serupa, bahkan sebagian menawarkan layar dengan refresh rate tinggi, pengisian daya cepat, atau kamera beresolusi lebih besar pada harga yang berdekatan. Karena itu, diferensiasi tidak lagi hanya soal angka pada lembar spesifikasi, tetapi juga soal layanan purna jual, ketersediaan pembaruan perangkat lunak, dan kepercayaan merek.

Bagi konsumen, kondisi ini sebenarnya menguntungkan karena pilihan menjadi lebih beragam pada tingkat harga yang sama. Namun, konsumen perlu mencermati kebutuhan masing-masing sebelum memutuskan pembelian, misalnya apakah prioritasnya adalah baterai, kualitas kamera, atau performa untuk permainan.

Gen Z sebagai Pendorong Permintaan

Ketertarikan produsen pada Generasi Z bukan tanpa alasan. Kelompok usia ini tumbuh bersama media sosial dan menjadikan ponsel sebagai alat produksi, bukan sekadar alat konsumsi. Mereka merekam kegiatan sehari-hari, membuat ulasan produk, hingga membangun usaha kecil melalui platform digital. Kebutuhan itu mendorong permintaan terhadap ponsel dengan harga terjangkau namun tetap mampu mendukung pembuatan konten.

Honor tampaknya membaca peluang tersebut dengan memosisikan X5c Plus sebagai perangkat pendukung aktivitas kreatif di kelas harga rendah. Namun, keberhasilan produk ini di pasar akan bergantung pada sejumlah faktor, termasuk harga akhir di ritel, ketersediaan stok, dan respons konsumen terhadap pengalaman penggunaan sehari-hari. Bagi sebagian pengguna, ponsel seharga Rp 2 jutaan kini memang dituntut lebih dari sekadar alat komunikasi, yakni sebagai perangkat serbaguna untuk bekerja, belajar, dan berkarya.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Sandi Setiawan

Jurnalis ekonomi yang fokus pada kebijakan makro dan sektor keuangan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter