Pasokan-Stok BBM Ditambah, Pertamina Imbau Warga Beli Sesuai Kebutuhan
Pemerintah bersama PT Pertamina (Persero) memastikan pasokan dan stok bahan bakar minyak (BBM) di seluruh Indonesia mencukupi. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan permintaan jelang perayaan Natal dan Tahun Baru. Sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas pasokan, Pertamina terus memantau dan menambah pasokan BBM ke SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) di berbagai wilayah.
Pertamina Pastikan Stok BBM Aman
Kepala Humas Pertamina, Fajriyah Usman, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai persiapan untuk memastikan pasokan BBM tetap lancak menjelang dan selama libur Natal dan Tahun Baru. "Kami telah memastikan bahwa stok BBM di seluruh SPBU di Indonesia aman dan mencukupi. Bahkan, kami menambah pasokan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama libur," ujar Fajriyah dalam keterangannya, Kamis (22/12/2022).
Menurutnya, Pertamina telah melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Badan Penyelenggara Jalan Tol (BPJT), serta pihak kepolisian dan TNI/Polri. Tujuannya adalah untuk memastikan distribusi BBM berjalan lancar dan tidak ada kelangkaan di tengah lonjakan permintaan.
Imbuy Masyarakat Beli Sesuai Kebutuhan
Meskipun pasokan aman, Pertamina meminta masyarakat untuk tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan atau hoarding. Fajriyah mengimbau masyarakat untuk membeli BBM sesuai kebutuhan sehari-hari agar distribusi BBM bisa merata di seluruh Indonesia.
"Kami meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak perlu panik. Beli BBM sesuai kebutuhan saja. Jangan melakukan pembelian berlebihan karena ini bisa menyebabkan ketidakseimbangan pasokan di beberapa daerah," tambahnya.
Imbauan ini diberikan mengingat adanya potensi lonjakan permintaan BBM menjelang libur Natal dan Tahun Baru. Biasanya, selama libur panjang, volume penjualan BBM di SPBU mengalami peningkatan hingga 30% dibandingkan hari biasa.
Pasokan BBM di Wilayah Strategis Ditingkatkan
Pertamina juga telah menambah pasokan BBM di beberapa wilayah strategis yang menjadi jalur liburan, seperti kawasan wisata dan jalur tol. "Kami meningkatkan pasokan BBM di sepanjang jalur tol, kawasan wisata, dan area perbatasan. Tujuannya adalah untuk memastikan kebutuhan BBM terpenuhi di lokasi-lokasi yang biasanya menjadi tujuan wisata selama libur," jelas Fajriyah.
Untuk memastikan distribusi berjalan lancar, Pertamina menggunakan sejumlah kendaraan tangki (tanker) yang disiagakan di beberapa depot BBM. Kendaraan-kendaraan ini siap mengirimkan BBM ke SPBU yang membutuhkan pasokan tambahan.
Monitoring Pasokan BBM Dilakukan Secara Real-time
Pertamina juga melakukan monitoring pasokan BBM secara real-time melalui sistem yang dimiliki. Sistem ini memungkinkan pihaknya untuk mengetahui kondisi stok BBM di setiap SPBU di seluruh Indonesia.
"Kami memiliki sistem monitoring yang sangat canggiz. Dengan sistem ini, kami bisa mengetahui secara real-time kondisi stok BBM di setiap SPBU. Jika ada SPBU yang kecil stoknya, kami segera melakukan pengiriman tambahan," ujar Fajriyah.
Upaya Pencegahan Antisipasi Lonjakan Permintaan
Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan yang lebih besar, Pertamina juga telah melakukan sejumlah upaya pencegahan. Salah satunya adalah dengan memastikan semua infrastruktur SPBU dalam kondisi prima dan siap melayani pelanggan.
"Kami juga melakukan perawatan rutin pada infrastruktur SPBU untuk memastikan semuanya berjalan dengan baik. Selain itu, kami juga menyiagakan personel lebih di SPBU yang berada di area wisata dan jalur tol," tambahnya.
Protokol Kesehatan Tetap Diterapkan
Selain memastikan pasokan BBM, Pertamina juga menerapkan protokol kesehatan di seluruh SPBU. Meskipun sudah mulai longgar, pihaknya tetap meminta karyawan dan pelanggan untuk menerapkan protokol kesehatan seperti mencuci tangan, menggunakan masker, dan menjaga jarak.
"Kesehatan tetap menjadi prioritas utama kami. Oleh karena itu, di seluruh SPBU, kami tetap menerapkan protokol kesehatan. Kami juga menyediakan fasilitas cuci tangan dan hand sanitizer untuk karyawan dan pelanggan," pungkas Fajriyah.
Komentar (0)