15, 2026
Nasional

Pemprov Jakarta Gelar Job Fair 22-23 Oktober, Ada Ribuan Lowongan Kerja

Pemprov DKI Jakarta akan menggelar Jakarta dan Tenaga Kerja Mandiri Expo 2026 pada 22-23 Oktober. Ada ribuan lowongan kerja baik dari dalam amupun luar negeri.]]>

Eka Kusuma
Eka Kusuma Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Pemprov Jakarta Gelar Job Fair 22-23 Oktober, Ada Ribuan Lowongan Kerja

Pemprov Jakarta Gelar Job Fair 22-23 Oktober, Ada Ribuan Lowongan Kerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta akan menggelar Job Fair pada 22-23 Oktober 2023 di Balai Kartini, Jakarta Selatan. Acara ini diselenggarakan sebagai upaya untuk menyerap tenaga kerja dan mengurangi angka pengangguran di ibu kota. Diperkirakan ribuan lowongan kerja akan ditawarkan oleh berbagai perusahaan yang ikut serta dalam acara ini.

Target Penyerapan Tenaga Kerja

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DKI Jakarta, Andi Basrul, mengatakan bahwa Job Fair tahun ini menargetkan dapat menyerap minimal 5.000 tenaga kerja. "Kami berharap dengan adanya Job Fair ini, para pencari kerja, terutama lulusan baru, dapat mendapatkan kesempatan kerja yang sesuai dengan kualifikasi dan minat mereka," ujar Andi dalam konferensi pers yang diadakan Senin (16/10/2023).

Menurut Andi, Job Fair kali ini akan diikuti oleh sekitar 200 perusahaan dari berbagai sektor, seperti industri manufaktur, teknologi, jasa keuangan, pariwisata, dan sektor UMKM. "Perusahaan-perusahaan ini membawa sekitar 8.000 lowongan kerja dari berbagai tingkat, mulai dari staf hingga posisi kepala," tambahnya.

Fitur dan Kegiatan dalam Job Fair

Selain proses rekrutmen langsung, Job Fair juga akan menyediakan berbagai fasilitas dan kegiatan pendukung. Salah satunya adalah sesi konseling karir yang akan dilaksanakan oleh para ahli dari Disnakertrans. "Para peserta dapat mendapatkan bimbingan mengenai cara membuat surat lamaran yang menarik, tips wawancara kerja, dan penyiapan portofolio," jelas Andi.

Tidak hanya itu, akan ada juga sesi pelatihan keterampilan singkat yang fokus pada kebutuhan industri saat ini. "Kami menyediakan pelatihan dasar-dasar digital marketing, administrasi keuangan, dan bahasa Inggris bisnis. Semua ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi para pencari kerja sebelum mereka memasuki dunia kerja," tambahnya.

Untuk memudahkan pencarian, informasi lowongan kerja telah dipublikasikan melalui aplikasi "Jakarta Kerja" yang dapat diunduh melalui smartphone. "Para peserta dapat melihat daftar perusahaan dan lowongan yang tersedia serta mendaftar secara online sebelum acara berlangsung. Hal ini akan mempercepat proses rekrutmen," kata Andi.

Mekanisme Pendaftaran dan Persyaratan

Pendaftaran untuk Job Fair dapat dilakukan secara online melalui aplikasi "Jakarta Kerja" atau secara langsung di lokasi acara. Para peseta diminta untuk membawa dokumen penting seperti curriculum vitae (CV), ijazah, transkrip nilai, dan identitas diri asli.

Andi menambahkan bahwa pihaknya telah mempersiapkan sistem manajemen antrian untuk menghindari kerumunan. "Kami menerapkan sistem slot waktu sehingga setiap peserta memiliki jadwal kunjungan yang berbeda. Ini dilakukan untuk memastikan protokol kesehatan tetap terjaga," ujarnya.

Respons Positif dari Dunia Usaha

Job Fair mendapat respons positif dari dunia usaha. Direktur Sumber Daya Manusia PT Global Inovasi Teknologi, Sarah Wijaya, mengatakan bahwa perusahaannya membawa 50 lowongan untuk posisi programmer, desainer grafis, dan staf administrasi.

"Job Fair menjadi saluran yang efektif bagi kami untuk menemukan kandidat yang berkualitas. Selain itu, kami juga dapat mempromosikan perusahaan kepada calon karyawan potensial," kata Sarah.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) DKI Jakarta, Budi Santoso, mengapresiasi inisiasi Pemprov Jakarta dalam menyelenggarakan Job Fair. "Ini membuktikan komitensi pemerintah dalam mengatasi masalah pengangguran. Kami berharap kerjasama antara pemerintah dan dunia usaha ini dapat terus ditingkatkan," ujarnya.

Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia

Gubernur Jakarta, Anies Baswedan, menegaskan bahwa Job Fair tidak hanya fokus pada penyerapan tenaga kerja, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia. "Kami ingin menciptakan ekosistem kerja yang saling menguntungkan, di mana para pekerja memiliki kompetensi yang dibutuhkan industri dan perusahaan dapat menemukan talenta yang tepat," kata Anies.

Anies menambahkan bahwa Pemprov Jakarta terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pelatihan vokasi agar lulusan siap bekerja. "Kami bekerja sama dengan berbagai lembaga pelatihan untuk menyediakan program-program yang relevan dengan kebutuhan industri," ujarnya.

Dengan adanya Job Fair ini, diharapkan dapat menjadi solusi bagi masalah pengangguran di Jakarta sekaligus memenuhi kebutuhan tenaga kerja dari berbagai perusahaan. Pemprov Jakarta berjanji akan terus mengadakan kegiatan serupa secara berkala untuk mendukung program penyerapan tenaga kerja dan peningkatan kualitas sumber daya manusia ibu kota.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Eka Kusuma

Kontributor rubrik data dan visualisasi angka penting.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter