30, 2026
Teknologi

Penampakan Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Pakai Rompi Oranye KPK

Sirajudin terjaring OTT KPK, Senin (21/9/2026).]]>

Intan Permata
Intan Permata Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Penampakan Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Pakai Rompi Oranye KPK

Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Terjaring OTT KPK, Tampil dengan Rompi Oranye

Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, menjadi sorotan publik setelah dirinya tampil mengenakan rompi oranye khas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Penampakan kepala daerah berusia 59 tahun itu beredar luas setelah tim penyidik KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Sulawesi Utara. Rompi oranye yang dikenakan Sirajudin menandakan bahwa dirinya berstatus sebagai pihak yang diamankan dalam operasi senyap tersebut.

Dari informasi yang dihimpun, Sirajudin Lasena ditangkap bersama sejumlah pihak lain, termasuk pegawai negeri di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolmut dan pihak swasta yang diduga berperan sebagai perantara. Operasi tangkap tangan ini dilakukan setelah KPK menerima laporan dari masyarakat yang telah lebih dulu dipantau selama beberapa waktu.

Kronologi Penangkapan di Wilayah Sulawesi Utara

Menurut sumber yang mengetahui proses hukum tersebut, penangkapan dilakukan secara terkoordinasi di beberapa lokasi berbeda. Sirajudin Lasena pertama kali diamankan saat berada di sebuah tempat makan di kawasan Kotamobagu. Tim kemudian bergerak cepat ke lokasi lain untuk mengamankan pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam transaksi tersebut.

Dalam operasi tangkap tangan ini, KPK dilaporkan menyita sejumlah uang tunai yang diduga sebagai bagian dari transaksi yang tidak dibenarkan. Uang tersebut kini telah menjadi barang bukti dan akan diverifikasi lebih lanjut oleh penyidik. Selain uang, tim KPK juga menyita dokumen-dokumen yang dianggap relevan dengan perkara yang sedang ditangani.

Bupati Sirajudin Lasena yang mengenakan rompi oranye itu kemudian dibawa ke kantor KPK di Jakarta untuk menjalani pemeriksaan intensif. Pemeriksaan ini dilakukan untuk menentukan status hukum selanjutnya, apakah akan dinaikkan ke tahap penyidikan atau tidak. Sesuai ketentuan, KPK memiliki waktu satu kali dua puluh empat jam untuk menentukan status dari pihak-pihak yang diamankan.

Dugaan Suap dan Gratifikasi Terkait Proyek Pemerintah

Berdasarkan informasi awal, operasi tangkap tangan ini diduga terkait dengan praktik suap menyuap dalam pengurusan proyek atau perizinan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. KPK menduga telah terjadi kesepakatan transaksional antara pihak pemkab dan pihak swasta yang ingin memenangkan proyek tertentu.

Praktik semacam ini menjadi perhatian serius KPK karena kepala daerah memiliki kewenangan besar dalam menentukan kebijakan dan penganggaran di daerahnya. KPK secara konsisten mengingatkan bahwa segala bentuk korupsi, termasuk suap dan gratifikasi, akan ditindak tegas tanpa pandang bulu.

Sirajudin Lasena merupakan Bupati Bolmut yang menjabat untuk periode kedua. Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai Wakil Bupati Bolmut mendampingi Bupati Depri Pontoh. Pada Pemilihan Kepala Daerah 2020, ia maju sebagai calon bupati dan memenangkan kontestasi tersebut. Sepanjang karier politiknya, Sirajudin dikenal sebagai figur yang cukup berpengaruh di wilayah Bolaang Mongondow Raya.

Respons KPK dan Instansi Terkait

Pihak KPK belum memberikan pernyataan resmi secara lengkap mengenai detail perkara ini. Juru bicara KPK menyatakan bahwa informasi lebih lanjut akan disampaikan setelah proses pemeriksaan awal selesai dilakukan. KPK meminta masyarakat untuk bersabar dan tidak berspekulasi berlebihan terhadap kasus ini.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menyatakan akan menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Gubernur Sulawesi Utara menyerukan agar seluruh pihak menghormati asas praduga tak bersalah dan memberikan ruang bagi KPK untuk bekerja secara profesional dan transparan.

Dari lingkungan DPRD Bolmut, sejumlah anggota dewan menyatakan akan menggelar rapat internal untuk membahas situasi yang terjadi. Mereka juga mempertimbangkan langkah-langkah administratif yang mungkin diperlukan selama proses hukum berjalan, termasuk kemungkinan penunjukan pelaksana tugas kepala daerah.

Dampak terhadap Pemerintahan Daerah

Penangkapan seorang kepala daerah selalu membawa dampak signifikan terhadap jalannya pemerintahan. Selain menimbulkan ketidakpastian dalam pengambilan keputusan strategis, peristiwa ini juga berpotensi mengganggu pelayanan publik dan pelaksanaan program pembangunan yang sedang berjalan.

Pengamat pemerintahan daerah menilai bahwa penangkapan Sirajudin Lasena harus menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola pemerintahan di Kabupaten Bolmut. Mereka mendorong adanya penguatan sistem pengawasan internal agar praktik serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.

KPK dalam beberapa tahun terakhir memang gencar melakukan operasi tangkap tangan terhadap kepala daerah di berbagai wilayah Indonesia. Data KPK menunjukkan bahwa kasus korupsi yang melibatkan kepala daerah masih menjadi persoalan serius dalam upaya pemberantasan korupsi di tanah air.

Langkah Hukum Selanjutnya

Setelah menjalani pemeriksaan awal, status hukum Sirajudin Lasena akan ditentukan berdasarkan kecukupan alat bukti yang dimiliki penyidik. Jika ditemukan bukti permulaan yang cukup, KPK dapat menetapkan yang bersangkutan sebagai tersangka dan melakukan penahanan.

Proses hukum ini akan menjadi ujian bagi penegakan hukum di Indonesia, khususnya dalam menangani kasus korupsi yang melibatkan pejabat publik. Publik akan menantikan apakah KPK mampu membawa perkara ini ke pengadilan dengan bukti yang kuat dan transparan.

Kasus ini juga menjadi peringatan bagi seluruh kepala daerah di Indonesia bahwa KPK tidak akan berhenti mengusut dugaan korupsi, termasuk yang terjadi di daerah-daerah terpencil sekalipun. Rompi oranye yang dikenakan Sirajudin Lasena menjadi simbol bahwa hukum berlaku sama bagi semua orang, tanpa terkecuali.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Intan Permata

Spesialis konten kuliner sehat, diet, dan resep rendah kalori.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter