15, 2026
Teknologi

Perbaikan Eskalator Skybridge Stasiun Bojonggede Ditargetkan Beres Desember

Eskalator di skybridge Stasiun Bojonggede, Bogor, mati hampir setahun. Pemkab Bogor targetkan perbaikan selesai Desember 2026.]]>

Vino Pratama
Vino Pratama Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Perbaikan Eskalator Skybridge Stasiun Bojonggede Ditargetkan Beres Desember

Perbaikan Eskalator Skybridge Stasiun Bojonggede Ditargetkan Beres Desember

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menargetkan perbaikan eskalator di skybridge Stasiun Bojonggede akan rampung pada Desember 2023. Proyek ini menjadi bagian dari upaya peningkatan infrastruktur transportasi publik di wilayah metropolitan Jabodetabek. Eskalator yang menghubungkan antara peron kereta api dengan skybridge telah lama tidak beroperasi sejak Agustus 2022 akibat kerusakan teknis yang cukup parah.

Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat, Ahmad Taufik, mengatakan bahwa perbaikan eskalator ini menjadi prioritas karena menjadi akses utama bagi ribuan penumpang kereta api setiap harinya. "Eskalator ini sangat vital bagi para penumpang, terutama lansia, ibu hamil, dan penumpang dengan barang bawaan berat. Dengan kondisi saat ini yang masih menggunakan tangga, banyak pengguna yang kesulitan," jelas Taufik dalam konferensi pers di kantor dinasnya, Rabu (15/11).

Proses Perbaikan dan Hambatan yang Dihadapi

Proses perbaikan eskalator ini dimulai pada Oktober 2023 setelah melalui serangkaian penelitian teknis dari pihak KAI dan tim ahli dari pemerintah provinsi. Tim teknis menemukan bahwa kerusakan utama terjadi pada sistem motor penggerak dan sabuk penghubung yang telah aus. Selain itu, beberapa komponen elektrik juga perlu diganti demi keselamatan pengguna.

"Awalnya kita rencanakan perbaikan bisa selesai November, namun ada beberapa kendala teknis yang membuat kita harus menunda hingga Desember. Kita juga harus memastikan semua komponen yang diganti sesuai standar keamanan," tambah Taufik.

Untuk mengantisipasi penumpang kesulitan selama proses perbaikan, pihak KAI menyediakan shuttle bus gratis yang menghubungkan peron dengan pintu keluar stasiun. Selain itu, petugas keamanan juga selalu standby membantu penumpang lansia dan difabel menaiki tangga.

Dampak terhadap Mobilitas Penumpang

Kondisi eskalator yang tidak beroperasi telah memberikan dampak signifikan terhadap mobilitas penumpang di Stasiun Bojonggede. Stasiun yang menjadi salah satu pintu masuk utama ke kota Bogor ini melayani ratusan ribu penumpang setiap harinya, terutama pada jam sibuk.

"Sejak eskalator tidak berfungsi, kami melihat peningkatan jumlah penumpang yang menggunakan tangga. Ini tentu memberikan beban ekstra bagi penumpang, terutama saat hujan. Banyak yang mengeluh karena harus menaiki tangga yang cukup curam," ujar Kepala Unit Pelaksana Teknik KDA Bojonggede, Budi Santoso.

Data dari KAI menunjukkan bahwa pada jam sibuk pagi dan sore, antrian penumpang di tangga eskalator bisa mencapai 15-20 orang. kondisi ini seringkali menyebabkan kepadatan di area sekitar skybridge.

Inovasi Penanganan Darurat Selama Perbaikan

Untuk mengurangi dampak negatif selama proses perbaikan, pemerintah provinsi bekerja sama dengan KAI menerapkan beberapa inovasi. Salah satunya adalah sistem penjadwalan kereta yang lebih terukur untuk menghindari kepadatan berlebihan di stasiun.

"Kita juga memfasilitasi titik tunggu bagi penumpang dengan menyediakan kursi tambahan di sekitar area skybridge. Selain itu, kami meningkatkan penerangan di area tersebut guna memberikan kenyamanan bagi penumpang yang melintasi pada malam hari," jelas Taufik.

Pihaknya juga berkoordinasi dengan pemerintah kota setempat untuk memastikan akses menuju stasiun tetap lancar. "Kita telah meminta Satpol PP untuk memastikan tidak ada pedagang kaki lima yang mengganggu akses pejalan kaki di sekitar stasiun," tambahnya.

Target Penyelesaian dan Harapan ke Depan

Dengan target penyelesaian pada Desember 2023, pihak terkait berkomitmen untuk memastikan perbaikan ini berjalan sesuai jadwal. "Kita sudah bekerja sama dengan pihak ketiga yang berpengalaman dalam perbaikan eskalator. Tim kami juga rutin melakukan monitoring untuk memastikan progres sesuai rencana," ujar Taufik.

Setelah eskalator beroperasi kembali, pihak berencana melakukan pemeliharaan rutin setiap tiga bulan untuk mencegah kerusakan serupa. "Kita juga akan meningkatkan monitoring terhadap kondisi eskalator di stasiun-stasiun lain di Jawa Barat untuk mencegah kerusakan parah seperti ini," tambahnya.

Eskalator di skybridge Stasiun Bojonggede merupakan salah satu dari 15 eskalator di stasiun-stasiun KAI di Jawa Barat yang saat ini masih dalam kondisi baik atau sedang diperbaiki. Pemerintah provinsi berencana mengalokasikan dana sebesar Rp 15 miliar untuk pemeliharaan infrastruktur transportasi publik di seluruh Jawa Barat tahun 2024.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Vino Pratama

Reporter lapangan yang kerap menyoroti UMKM dan ekonomi kerakyatan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter