04, 2026
Teknologi

Pesan Kapolri Usai Sertijab dan Lantik 27 PJU: Segera Adaptasi

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto memimpin pelantikan 27 pejabat baru di Mabes Polri. Dia berpesan agar pejabat baru yang dilantik segera beradaptasi.]]>

Arief Pratama
Arief Pratama Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Pesan Kapolri Usai Sertijab dan Lantik 27 PJU: Segera Adaptasi

Kapolri Pimpin Sertijab dan Pelantikan 27 Pejabat Utama, Tekankan Adaptasi Cepat

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) memimpin langsung upacara serah terima jabatan (sertijab) sekaligus melantik 27 pejabat utama (PJU) di lingkungan Markas Besar Polri. Dalam arahannya, Kapolri menegaskan bahwa para pejabat yang baru dilantik harus segera beradaptasi dengan tugas dan tanggung jawab baru mereka, tanpa memerlukan waktu penyesuaian yang panjang.

Pelantikan ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi di tubuh Polri, yang mencakup sejumlah jabatan strategis seperti kepala biro, direktur, hingga pejabat di tingkat kewilayahan. Rotasi jabatan ini dinilai sebagai langkah rutin untuk menjaga dinamika organisasi serta meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat.

Pesan Utama: Adaptasi Cepat dan Profesionalisme

Dalam sambutannya, Kapolri menekankan pentingnya adaptasi cepat bagi setiap pejabat yang baru dilantik. Menurutnya, tantangan tugas kepolisian ke depan semakin kompleks, mulai dari penanganan gangguan keamanan konvensional hingga kejahatan siber, narkoba, terorisme, serta persoalan sosial di masyarakat. Karena itu, pejabat baru tidak boleh berlama-lama dalam masa transisi.

"Segera adaptasi. Jangan menunggu terlalu lama untuk memahami tugas baru. Pelajari cepat, kuasai medan, dan langsung bekerja," pesan Kapolri dalam arahannya kepada para pejabat yang hadir.

Ia juga mengingatkan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan, baik kepada institusi maupun kepada masyarakat. Setiap pejabat dituntut mampu mengambil keputusan cepat dan tepat, terutama dalam situasi darurat atau ketika menghadapi permasalahan di lapangan.

Penekanan pada Pelayanan Publik dan Reformasi Internal

Selain soal adaptasi, Kapolri menyoroti pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik. Polri, katanya, harus hadir sebagai institusi yang responsif, transparan, dan akuntabel. Para pejabat baru diminta untuk tidak hanya fokus pada aspek penegakan hukum, tetapi juga pada upaya preventif dan preemtif, seperti pembinaan masyarakat, patroli dialogis, serta penyelesaian masalah secara humanis.

Dalam konteks reformasi internal, Kapolri menegaskan bahwa setiap pejabat harus menjadi teladan dalam disiplin, integritas, dan etika. Ia mengingatkan bahwa pelanggaran sekecil apa pun dapat merusak kepercayaan publik yang selama ini dibangun. Karena itu, pengawasan melekat dan pembinaan terhadap anggota menjadi bagian tak terpisahkan dari tugas kepemimpinan.

Rotasi Jabatan sebagai Dinamika Organisasi

Mutasi dan rotasi jabatan di lingkungan Polri merupakan hal yang lazim dilakukan untuk menjaga kesegaran organisasi. Selain untuk mengisi posisi kosong, langkah ini juga bertujuan memberikan pengalaman baru bagi perwira, meningkatkan kapasitas kepemimpinan, serta mencegah kejenuhan dalam menjalankan tugas.

Sebanyak 27 pejabat yang dilantik berasal dari berbagai satuan kerja, termasuk dari tingkat Mabes Polri dan beberapa daerah. Mereka diharapkan mampu membawa perubahan positif di unit masing-masing, sejalan dengan program prioritas Kapolri yang menitikberatkan pada penguatan sumber daya manusia, modernisasi teknologi, serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Prosesi sertijab dan pelantikan berlangsung secara khidmat dan tertib, dengan protokol kesehatan yang tetap diperhatikan. Usai upacara, para pejabat baru langsung mengikuti pengarahan internal untuk memastikan kesinambungan program kerja di masing-masing unit.

Harapan ke Depan

Kapolri berharap para pejabat yang baru dilantik dapat langsung menyusun langkah strategis dan operasional di unit masing-masing. Ia menekankan bahwa keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh kebijakan di tingkat pusat, tetapi juga oleh eksekusi di lapangan yang cepat, tepat, dan konsisten.

Dengan pelantikan ini, Polri menegaskan komitmennya untuk terus melakukan penyegaran dan peningkatan kinerja. Masyarakat pun menanti dampak positif dari rotasi jabatan tersebut, terutama dalam bentuk pelayanan yang lebih cepat, adil, dan profesional. Adaptasi cepat yang diminta Kapolri menjadi kunci agar setiap pejabat mampu menjawab harapan publik dan tantangan tugas yang semakin dinamis.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Arief Pratama

Peneliti muda yang tertarik pada data, inflasi, dan daya beli masyarakat.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter