Petugas kepolisian yang bertugas mengamankan jalannya aksi unjuk rasa di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, membagikan roti dan air minum kemasan kepada mahasiswa yang tergabung dalam massa aksi. Pembagian makanan ringan itu dilakukan petugas berseragam lengkap di sejumlah titik pemeriksaan dan area berkumpul massa sejak pagi hingga menjelang siang.
Berdasarkan pantauan di lokasi, petugas membagikan roti kemasan dan botol air mineral dari dalam kendaraan taktis yang diparkir di sisi utara kawasan Monas. Sejumlah mahasiswa yang datang berkelompok menerima makanan tersebut langsung dari tangan petugas. Pembagian berlangsung tertib dan tanpa insiden, sementara arus massa yang masuk ke area Monas terus mengalir dari berbagai arah, terutama dari arah Jalan Medan Merdeka Barat dan Jalan Medan Merdeka Utara.
Dibagikan Sejak Pagi hingga Siang
Pembagian roti dan minuman dilakukan secara bertahap. Petugas mulanya menyiapkan sejumlah dus berisi roti kemasan dan kardus air mineral di pos pengamanan. Setelah massa mulai berdatangan, petugas bergerak mendekati kerumunan dan menawarkan makanan tersebut kepada peserta aksi yang tampak kelelahan setelah berjalan kaki menuju lokasi.
Seorang perwira yang memimpin pengamanan di lokasi menyatakan bahwa pembagian makanan merupakan bagian dari pelayanan kepada masyarakat, termasuk kepada peserta unjuk rasa. Menurutnya, petugas tidak membedakan peserta aksi dengan warga lain yang melintas di sekitar kawasan Monas. Ia menyebut roti dan air minum disiapkan sebagai bekal bagi peserta yang datang dari luar Jakarta dan telah menempuh perjalanan cukup jauh.
"Kami ingin memastikan semua yang hadir di sini dalam kondisi baik. Ini murni pelayanan, bukan untuk kepentingan lain," kata perwira tersebut di lokasi.
Pendekatan Humanis dalam Pengamanan
Pembagian makanan ringan itu menjadi bagian dari pola pengamanan yang oleh kepolisian disebut sebagai pendekatan humanis. Alih-alih hanya berjaga di garis pembatas, sejumlah petugas mendekati massa untuk berdialog, menanyakan kondisi kesehatan peserta, dan mengarahkan lokasi yang bisa digunakan untuk beristirahat.
Sejumlah petugas juga terlihat membantu peserta aksi yang membawa perlengkapan berat, seperti spanduk dan pengeras suara portabel, untuk melewati area pemeriksaan. Petugas lain mengarahkan massa agar tidak berkerumun di jalur utama yang masih dilalui kendaraan.
Dialog dengan Perwakilan Mahasiswa
Selain membagikan makanan, perwakilan kepolisian sempat berdialog dengan sejumlah koordinator lapangan dari kalangan mahasiswa. Dialog berlangsung singkat di sisi barat kawasan Monas. Dalam pertemuan itu, petugas menanyakan perkiraan jumlah peserta, rute yang akan ditempuh, serta durasi aksi. Koordinator lapangan menyampaikan bahwa aksi akan berlangsung hingga sore dan berkomitmen menjaga ketertiban.
Menurut salah satu koordinator lapangan, komunikasi dengan petugas berjalan lancar. Ia menyebut pembagian roti dan air minum membantu peserta yang datang sejak pagi tanpa sempat sarapan. "Petugasnya komunikatif. Kami juga sudah menyampaikan bahwa massa akan menjaga ketertiban," ujarnya.
Antusiasme Peserta Aksi
Sejumlah mahasiswa menyambut baik pembagian makanan tersebut. Salah seorang peserta mengaku menerima roti dan air mineral saat baru tiba di lokasi sekitar pukul 09.00 WIB. Ia menilai pembagian itu cukup membantu karena ia dan rombongannya berangkat dari kampus di kawasan Depok sejak pagi.
Peserta lain menyebut pembagian makanan tidak mengubah tuntutan yang akan disampaikan dalam aksi. Menurutnya, hal itu merupakan bentuk pelayanan yang wajar dalam sebuah kegiatan yang melibatkan banyak orang. Ia berharap pengamanan tetap berjalan kondusif hingga massa membubarkan diri.
Meski demikian, tidak semua peserta menerima tawaran tersebut. Sebagian memilih melanjutkan perjalanan menuju titik kumpul dan menyiapkan perlengkapan aksi, seperti poster dan spanduk bertuliskan tuntutan mereka.
Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Monas
Kepadatan massa membuat petugas menerapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan di sekitar Monas. Arus kendaraan dari arah Jalan Medan Merdeka Barat dialihkan ke ruas jalan alternatif. Petugas juga menutup sementara beberapa akses masuk menuju area Monas untuk kendaraan roda empat.
Rekayasa lalu lintas disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Petugas memberlakukan pengalihan arus secara situasional, terutama ketika jumlah peserta aksi bertambah dan memenuhi area pedestrian. Pengendara dari arah Tanah Abang dan Harmoni diarahkan mencari jalur alternatif guna menghindari penumpukan kendaraan.
Pengamanan Berlapis
Kepolisian menempatkan personel di beberapa lapis pengamanan, mulai dari area parkir, pintu masuk kawasan, hingga titik kumpul massa. Pemeriksaan dilakukan secara acak terhadap barang bawaan peserta untuk memastikan tidak ada benda berbahaya yang dibawa masuk. Petugas juga menyiagakan kendaraan pemadam kebakaran, ambulans, dan tim medis di sisi timur kawasan.
Hingga berita ini diturunkan, massa aksi masih berada di kawasan Monas dan belum menunjukkan tanda-tanda membubarkan diri. Petugas kepolisian tetap bersiaga di sejumlah titik, sementara pembagian roti dan air minum dilanjutkan bagi peserta yang baru tiba. Situasi di sekitar lokasi terpantau kondusif dengan arus massa yang terus berdatangan secara bergelombang.
Komentar (0)