30, 2026
Nasional

Dampingi Pemulihan Pascagempa NTT, PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing bagi Nasabah

Arief Pratama
Arief Pratama Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing bagi Nasabah Pascagempa NTT

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan PNM Peduli menggelar kegiatan pendampingan psikososial atau trauma healing bagi para nasabah yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemulihan pascabencana yang menyasar aspek psikologis masyarakat, khususnya para perempuan pelaku usaha mikro yang tergabung sebagai nasabah Program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar).

Gempa bumi yang mengguncang wilayah NTT menyebabkan kerusakan pada sejumlah rumah, fasilitas umum, dan infrastruktur. Dampak yang ditimbulkan tidak hanya bersifat fisik berupa kerugian material, tetapi juga psikologis bagi warga yang mengalami langsung peristiwa tersebut. Banyak nasabah PNM Mekaar kehilangan tempat tinggal, kehilangan sumber penghasilan sementara, serta mengalami tekanan emosional akibat trauma yang berkepanjangan. Kondisi itu mendorong PNM untuk turun langsung memberikan pendampingan, tidak sekadar bantuan material.

Kegiatan trauma healing tersebut dirancang untuk membantu nasabah memulihkan kondisi mental dan emosional pascagempa. Pendekatan yang digunakan meliputi sesi konseling kelompok, permainan edukatif, serta aktivitas yang melibatkan interaksi sosial antarwarga. Metode ini dinilai efektif untuk mengurangi rasa cemas, ketakutan, dan stres yang dialami para korban, terutama bagi mereka yang masih merasakan getaran susulan dan kekhawatiran terhadap keselamatan keluarga.

Pendekatan Psikososial bagi Pelaku Usaha Mikro

PNM menilai pemulihan pascabencana tidak dapat hanya bertumpu pada perbaikan fisik. Para nasabah Mekaar yang mayoritas perempuan dan berperan sebagai penopang ekonomi keluarga membutuhkan dukungan psikologis agar mampu kembali menjalankan aktivitas usaha. Tekanan emosional yang tidak tertangani berpotensi menghambat kemampuan mereka mengambil keputusan, mengelola keuangan, dan menjalankan kembali kegiatan produktif.

Melalui kegiatan ini, PNM berupaya memastikan bahwa para nasabah memperoleh ruang untuk saling menguatkan, berbagi pengalaman, dan mendapatkan bimbingan dari pendamping yang terlatih. Interaksi dalam kelompok juga memperkuat solidaritas antaranggota, yang selama ini menjadi ciri khas komunitas Mekaar. Solidaritas tersebut menjadi modal sosial penting dalam proses pemulihan ekonomi keluarga.

Selain pendampingan psikologis, PNM turut menyalurkan bantuan yang disesuaikan dengan kebutuhan mendesak warga di lokasi terdampak. Bantuan tersebut diarahkan untuk meringankan beban korban sekaligus mendukung kesinambungan usaha mikro yang menjadi tulang punggung perekonomian lokal. Sinergi antara bantuan material dan pendampingan psikososial diyakini mempercepat proses pemulihan secara menyeluruh.

Komitmen Pendampingan Berkelanjutan

PNM menegaskan bahwa pendampingan bagi nasabah terdampak tidak berhenti pada kegiatan trauma healing. Perusahaan menyatakan komitmen untuk terus mendampingi nasabah selama masa pemulihan, termasuk memastikan kelancaran aktivitas usaha dan pemenuhan kewajiban secara bertahap. Pendekatan yang berkelanjutan dinilai penting agar nasabah tidak kembali mengalami tekanan ekonomi yang berkepanjangan di tengah kondisi pascabencana.

Langkah PNM Peduli ini mencerminkan peran lembaga keuangan dalam mendukung ketahanan masyarakat menghadapi bencana. Bagi pelaku usaha mikro, keberadaan pendampingan psikologis dan ekonomi menjadi faktor penentu dalam memulihkan kepercayaan diri serta kemampuan bangkit kembali. Kehadiran pendamping di tengah masyarakat juga memperkuat hubungan antara lembaga dan nasabah yang selama ini telah terbangun.

Pemerintah daerah dan berbagai pihak menyambut baik inisiatif tersebut sebagai bagian dari upaya kolektif pemulihan wilayah NTT. Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci dalam mempercepat pemulihan pascagempa, terutama untuk kelompok rentan seperti perempuan kepala keluarga dan pelaku usaha mikro. Dengan pendampingan yang menyentuh aspek fisik dan psikologis, diharapkan masyarakat terdampak dapat kembali menjalani kehidupan dan aktivitas ekonomi secara normal.

Kegiatan trauma healing bagi nasabah PNM Mekaar di NTT menjadi contoh bagaimana pendekatan kemanusiaan dapat diintegrasikan dalam program pemberdayaan ekonomi. Pemulihan yang berkelanjutan membutuhkan perhatian pada manusia sebagai pusatnya, bukan hanya pada bangunan dan infrastruktur. Melalui langkah ini, PNM berharap para nasabah mampu melewati masa sulit dan kembali berkontribusi bagi perekonomian keluarga serta daerah.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Arief Pratama

Peneliti muda yang tertarik pada data, inflasi, dan daya beli masyarakat.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter