21, 2026
Nasional

Potret Khalid Basalamah Hadiri Sidang Korupsi Kuota Haji

Hesti Nasution
Hesti Nasution Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Potret Khalid Basalamah Hadiri Sidang Korupsi Kuota Haji

Khalid Basalamah, mantan ketua umum PP Muhammadiyah, hadir dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi kuota haji di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta. Sidang yang digelar pada Rabu (15/11) ini mempertanyakan peran Basalamah dalam dugaan penyelewengan kuota haji yang merugikan negara sebesar Rp 3,2 triliun.

Dalam sidang yang dipimpin oleh Majelis Hakim chaired by Artidjo Alkostar, Basalamah tampil dengan busana formal berjas putih dan peci hitam. Ia terlihat tenang sepanjang persidangan meski menjadi terdakwa dalam kasus yang menyeret beberapa pejabat Kementerian Agama (Kemenag) ini.

Latar Belakang Kasus

Kasus korupsi kuota haji ini bermula dari dugaan penyelewengan dalam pembagian kuota haji Indonesia. Diduga ada praktik jual beli kuota haji yang merugikan negara. Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan beberapa tersangka, termasuk pejabat Kemenag dan pengusaha haji.

Kasus ini menyoroti masalah kronis dalam pengelolaan haji di Indonesia selama bertahun-tahun. Dugaan penyelewengan kuota haji telah menjadi sorotan publik karena dianggap telah merugikan negara dan jemaah haji yang berhak mendapatkan kuota secara adil.

Peran Khalid Basalamah

Khalid Basalamah, yang dikenal sebagai ulama dan aktivis sosial, disangka terlibat dalam kasus ini sebagai penerima keuntungan dari penyelewengan kuota haji. Menurut dakwaan jaksa, Basalamah diduga menerima uang sebesar Rp 5 miliar dari tersangka utama, Budi Prasetyo, mantan Deputi Bidang Penyelenggaraan Haji Kementerian Agama.

Dalam sidang, jaksa menunjukkan bukti transaksi rekening dan keterangan saksi yang menunjukkan adanya aliran dana dari Budi Prasetyo ke rekening milik Basalamah. Basalamah sendiri membantai semua tuduhan tersebut dengan menyatakan bahwa uang yang diterimanya adalah bantuan sosial untuk program dakwah.

Reaksi Publik

Keikutsertaan Khalid Basalamah dalam kasus ini mengejutkan publik. Basalamah yang dikenal sebagai figur ulama dan aktivis sosial sejaka lama mendapat banyak simpati dari masyarakat. Kasus ini menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat.

Pihak yang mendukung Basalamah menganggap ini sebagai politisasi dan upaya untuk menyerang ulama. Sementara itu, pihak yang kritis menganggap Basalamah harus diadili secara adil jika memang terbukti bersalah. Kasus ini juga memicu diskusi lebih luas mengenai kondisi pengelolaan haji di Indonesia.

Prosidur Persidangan

Sidang berlangsung dengan agenda pembacaan nota pembelaan dari tim kuasa hukum Basalamah. Tim kuasa hukum Basalamah menunjukkan beberapa saksi yang bersaksi atas nama Basalamah, termasuk rekan sejawatnya di Muhammadiyah dan beberapa jemaah haji yang pernah dibantunya.

Saksi-saksi tersebut menyatakan bahwa Basalamah memang sering membantu jemaah haji yang kesulitan mendapatkan kuota. Namun, mereka membantah adanya praktik penyelewengan atau transaksi terkait kuota haji yang melibatkan Basalamah.

Tanggapan Basalamah

Dalam kesempatan wawancara singkat di luar ruang sidang, Basalamah menyatakan dirinya akan terus melawan tuduhan tersebut. "Saya yakin dengan keadilan. Saya percaya bahwa sistem peradilan di Indonesia akan memberikan keputusan yang adil," ujar Basalamah.

Ia juga menyatakan siap bekerja sama dengan pihak berwajib dalam proses penyidikan. "Saya akan terbuka dan transparan. Saya percaya jika saya bersalah, saya akan menerima hukumannya. Tapi jika saya tidak bersalah, saya akan mempertahankan nama baik saya," tambahnya.

Perkiraan Putusan

Majelis hakif belum menentukan jadwal putusan dalam kasus ini. Proses persidangan diperkirakan akan berlangsung selama beberapa bulan ke depan dengan agenda pembacaan bukti dan keterangan saksi dari kedua belah pihak.

Kasus korupsi kuota haji ini menjadi salah satu kasus besar yang ditangani KPK dan Pengadilan Tipikor dalam beberapa tahun terakhir. Putusan yang akan dijatuhkan pada kasus ini diharapkan memberikan kepastian hukum dan menjadi pelajaran bagi seluruh pihak terkait dalam pengelolaan haji di Indonesia.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Hesti Nasution

Analis pasar modal dengan pengalaman lebih dari satu dekade di industri.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter