11, 2026
Politik

Prabowo dan Presiden Mesir Sepakat Dukung Perdamaian dan Pemulihan Gaza

Tania Sari
Tania Sari Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Prabowo dan Presiden Mesir Sepakat Dukung Perdamaian dan Pemulihan Gaza

Menteri Pertahanan Republik Indonesia Prabowo Subianto bertemu dengan Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi dalam rangkaian pertemuan bilateral yang berlangsung di Kairo, Mesir. Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin sepakat untuk bersama-sama mendukung upaya perdamaian dan pemulihan di wilayah Gaza yang sedang mengalami krisis humanitarian yang serius.

Prabowo Subianto, yang saat ini juga menjabat sebagai Wakil Presiden Indonesia, mengungkapkan dukungan penuh Indonesia terhadap proses perdamaian di Timur Tengah. Menurutnya, konflik di Gaza telah menyebabkan penderitaan yang luar biasa bagi warga sipil, terutama perempuan, anak-anak, dan lansia.

Kerja Sama untuk Pemulihan Gaza

Dalam konferensi pers bersama setelah pertemuan, Prabowo menyatakan bahwa Indonesia dan Mesir akan bekerja sama untuk memfasilitasi bantuan kemanusiaan ke Gaza. Kedua negara sepakat untuk membentuk tim gabungan yang akan mengevaluasi kebutuhan mendesak di wilayah tersebut dan merancang program pemulihan yang berkelanjutan.

"Kami berdua sepakat bahwa konflik di Gaza harus segera dihentikan dan jalan bagi bantuan kemanusiaan harus dibuka," kata Prabowo. "Indonesia dan Mesir akan bekerja sama untuk memastikan bahwa bantuan mencapai mereka yang membutuhkan dengan tepat waktu dan efektif."

Presiden el-Sisi menambahkan bahwa Mesir, yang memiliki perbatasan langsung dengan Gaza, siap menjadi jembatan bagi bantuan internasional. Ia mengapresiasi dukungan Indonesia dan menyatakan keyakinannya bahwa kerja sama antara kedua negara akan memberikan dampak positif bagi warga Gaza.

Posisi Indonesia di Kancah Internasional

Pertemuan ini menandai posisi Indonesia yang semakin aktif dalam isu-isu global, terutama dalam konflik Timur Tengah. Sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, Indonesia sering kali mengambil peran dalam menyelesaikan konflik yang melibatkan umat Islam.

Dalam pidatonya, Prabowo menekankan pentingnya pendekatan dua negara untuk menyelesaikan konflik Israel-Palestina. Ia menyatakan dukungan Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina sejalan dengan kebijakan luar negeri Indonesia yang telah berlangsung lama.

"Indonesia percaya bahwa solusi berkelanjutan bagi konflik di Timur Tengah hanya dapat dicapai melalui negara Palestinian yang merdeka dan berdaulat yang hidup berdampingan damai dengan negara Israel," ujar Prabowo.

Koordinasi Regional dan Internasional

Selain Mesir, Prabowo juga dijadwalkan akan bertemu dengan para pemimpin negara lain di kawasan Timur Tengah untuk membahas koordinasi regional dalam mengatasi krisis Gaza. Indonesia berencana untuk menggulirkan proposal di tingkat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk menekan gencatan senjata dan memfasilitasi bantuan kemanusiaan.

Menurut sumber dari Kementerian Pertahanan Indonesia, pertemuan dengan pemimpin Mesir ini merupakan bagian dari serangkaian kunjungan kerja Prabowo ke beberapa negara Timur Tengah untuk membahas isu Gaza. Indonesia berharap dapat menjadi penengah yang netral dalam konflik yang telah berlangsung puluhan tahun ini.

Respon Positif dari Komunitas Internasional

Inisiatif Indonesia dan Mesir telah menerima respons positif dari beberapa negara dan organisasi internasional. Pihak PBB menyambut baik langkah kerja bilateral antara dua negara besar ini dan menyatakan siap untuk mendukung upaya-upaya tersebut.

"Kami melihat potensi besar dalam kerja sama antara Indonesia dan Mesir dalam mengatasi krisis Gaza," kata sepekan pejabat PBB yang meminta tidak disebutkan namanya. "Kedua negara memiliki pengaruh signifikan di kawasan dan global, sehingga koordinasi mereka diharapkan dapat mendorong solusi yang lebih efektif."

Kementerian Luar Negeri Indonesia menyatakan bahwa Indonesia terus mengikuti perkembangan di Gaza dengan cermat dan siap untuk berpartisipasi aktif dalam berbagai forum internasional yang membahas isu tersebut. Indonesia juga berencana untuk mengadakan konferensi donor internasional dalam waktu dekat untuk menggalang dana bagi pemulihan Gaza.

Dengan langkah-langkah ini, Indonesia dan Mesir menunjukkan komitmen mereka untuk tidak hanya memberikan bantuan darurat tetapi juga bekerja menuju solusi jangka panjang bagi konflik yang telah menyebabkan penderitaan berkelanjutan bagi warga sipil di Gaza.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Tania Sari

Reporter Hukum. Meliput Mahkamah Konstitusi, judicial review, dan dinamika legislasi.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter