11, 2026
Ekonomi

Prabowo dan El-Sisi Sepakat Perluas Akses Pasar dan Investasi, Bentuk Joint Investment Fund

<img src="https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2026/10/11/6acb43ae7b498-sejarah-baru-prabowo-dan-presiden-mesir-tandatangani-mou-bidang-diplomatik-dan-kelautan_gemini_665_374.jpg" align="left" hspace="7" width="100" />

Mira Permata
Mira Permata Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Prabowo dan El-Sisi Sepakat Perluas Akses Pasar dan Investasi, Bentuk Joint Investment Fund

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi telah sepakat untuk mengakselerasi kerja sama ekonomi antara kedua negara. Dalam pertemuan bilateral yang berlangsung di Kairo, Mesir, keduanya menyetujui untuk memperluas akses pasar dan investasi serta membentuk Joint Investment Fund guna memperkuat hubungan ekonomi bilateral.

Kerja Sama Ekonomi yang Diperkuat

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo dan Presiden El-Sisi membahas berbagai poin penting terkait percepatan kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Mesir. Kedua pemimpin sepakat untuk mengoptimalkan potensi ekonomi masing-masing negara melalui perluasan akses pasar dan peningkatan investasi双向.

Presiden Prabowo menyatakan bahwa Indonesia dan Mesir memiliki potensi ekonomi yang saling melengkapi. Dengan populasi gabungan lebih dari 350 juta jiwa, pasar kedua negara menawarkan peluang yang besar bagi para pelaku bisnis.

"Kita memiliki visi yang sama untuk membangun ekonomi yang kuat dan berkelanjutan. Dengan membentuk Joint Investment Fund, kita dapat memfasilitasi aliran modal dan investasi antara kedua negara," ujar Prabowo.

Joint Investment Fund sebagai Pilar Utama

Salah satu hasil penting dari pertemuan tersebut adalah kesepakatan untuk membentuk Joint Investment Fund. Dana ini akan difasilitasi oleh pemerintah kedua negara dan diharapkan dapat menarik minat investor dari Indonesia dan Mesir untuk berinvestasi di sektor-sektor strategis.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menjelaskan bahwa Joint Investment Fund akan fokus pada sektor-sektor yang memiliki potensi besar seperti energi terbarukan, infrastruktur, dan pertanian. "Kita akan memastikan dana ini digunakan secara efektif untuk proyek-proyek yang memberikan dampak ekonomi maksimal bagi kedua negara," kata Airlangga.

Fund ini diharapkan dapat menjadi pilar utama dalam memperkuat hubungan ekonomi bilateral Indonesia-Mesir. Selain itu, kedua negara juga sepakat untuk mempercepat implementasi kesepakatan perdagangan bebas yang telah ditandatangani sebelumnya.

Potensi Sektor Strategis

Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin juga membahas potensi sektor-sektor strategis yang dapat dikembangkan bersama. Sektor energi terbarukan menjadi salah satu fokus utama, mengingat kedua negara memiliki potensi surya yang besar.

"Mesir dan Indonesia memiliki potensi energi surya yang luar biasa. Dengan kerja sama teknologi dan investasi, kita dapat mengembangkan proyek-proyek energi bersih yang menguntungkan kedua belah pihak," ujar Presiden El-Sisi.

Selain energi, sektor pertanian juga menjadi pembahasan penting. Kedua negara setuju untuk berkolaborasi dalam pengembangan teknologi pertanian modern guna meningkatkan produksi pangan dan ketahanan pangan regional.

Perluasan Akses Pasar

Untuk memperluas akses pasar, kedua negara sepakat untuk menyederhanakan prosedur perdagangan dan mempercepat implementasi kesepakatan ekonomi yang telah ditandatangani. Presiden Prabowo menekankan pentingnya menciptakan lingkungan bisnis yang lebih kondusif.

"Kita perlu memastikan bahwa barang dan jasa dari kedua negara dapat dengan mudah masuk ke pasar masing-masing. Ini akan menciptakan peluang baru bagi para pelaku usaha dan meningkatkan volume perdagangan bilateral," kata Prabowo.

Data menunjukkan bahwa volume perdagangan antara Indonesia dan Mesir mencapai US$1,2 miliar pada tahun 2023. Dengan berbagai kesepakatan baru yang dihasilkan dari pertemuan ini, volume perdagangan diharapkan dapat meningkat secara signifikan dalam beberapa tahun mendatang.

Langkah Implementasi

Untuk mengimplementasikan berbagai kesepakatan tersebut, kedua negara akan membentuk tim kerja gabungan yang akan bertanggung jawab atas penyusunan rencana aksi detail. Tim ini akan dikoordinasikan oleh kementerian terkait di kedua negara.

"Kita akan segera membentuk tim kerja untuk memastikan semua kesepakatan dapat direalisasikan. Ada target jangka pendek dan jangka panjang yang harus kita capai bersama," ujar Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

Pertemuan antara Presiden Prabowo dan Presiden El-Sisi di Kairo menandai langkah signifikan dalam memperkuat hubungan bilateral Indonesia-Mesir. Dengan berbagai kesepakatan ekonomi baru yang dihasilkan, diharapkan kerja sama antara kedua negara akan semakin erat dan memberikan manfaat bagi kedua bangsa.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Mira Permata

Jurnalis ekonomi yang fokus pada kebijakan makro dan sektor keuangan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter