10, 2026
Internasional

Puan Dorong IPU Perkuat Peran Perdamaian dan Tatanan Global Lebih Adil

Mira Permata
Mira Permata Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Puan Dorong IPU Perkuat Peran Perdamaian dan Tatanan Global Lebih Adil

Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma'ruf Amin, mewakili Presiden Joko Widodo dalam membuka Konferensi Kepala Parlemen Dunia ke-146 Inter-Parlementary Union (IPU) di Jakarta. Dalam sambutannya, Puan menekankan pentingnya peran parlemen dalam memperkuat perdamaian global dan mendorong tatanan internasional yang lebih adil.

Konferensi yang berlangsung pada tanggal 20-24 Maret 2024 ini menghadirkan perwakilan dari parlemen di seluruh dunia untuk membahas isu-isu global yang mendesak. Tema utama konferensi ini adalah "Parlemen untuk Perdamaian dan Tatanan Global Lebih Adil", yang sejalan dengan visi Indonesia sebagai pemimpin global yang berkelanjutan.

Komitmen Indonesia pada Kerjasama Parlementer

Dalam pidatonya, Puan menegaskan komitmen Indonesia dalam membangun kerjasama parlementer yang lebih kuat dan efektif. Menurutnya, parlemen memiliki peranan krusial dalam memastikan bahwa kepentingan rakyat terwakili dalam forum global.

"Indonesia percaya bahwa parlemen adalah pilar demokrasi yang esensial dalam membangun perdamaian dan stabilitas global. Melalui IPU, kita dapat memperkuat kerja sama parlementer dan mendorong solusi kolektif untuk tantangan global," ujar Puan.

Wakil Presiden juga menyoroti pentingnya menjaga multilateralisme dalam menghadapi berbagai tantangan global seperti perubahan iklim, ketimpangan ekonomi, dan konfek regional. Menurutnya, solusi untuk masalah-masalah ini memerlukan pendekatan kolektif dan inklusif.

Fokus pada Isu Kritis Global

Selama konferensi, berbagai sesi diskusi diadakan untuk membahas isu-isu kritis global. Topik yang menjadi perhatian utama meliputi peran parlemen dalam mencegah konflik, memperjuangkan hak asasi manusia, dan memperkuat kerja sama untuk mengatasi krisis iklim.

Salah satu sesi yang menarik perhatian adalah diskusi tentang perempuan dalam parlemen dan kontribusinya dalam pembangunan perdamaian. Puan menyoroti bahwa inklusi perempuan dalam proses politik adalah kunci untuk mencapai perdamaian yang berkelanjutan.

Indonesia sebagai Pemimpin Global

Konferensi IPU ini menunjukkan komitmen Indonesia dalam memainkan peran aktif dalam kancah internasional. Sejak awal kepemimpinannya, Jokowi-Maruf telah menempatkan Indonesia sebagai pemimpin global yang berkelanjutan, dengan fokus pada masalah kemanusiaan dan pembangunan berkelanjutan.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menambahkan bahwa Indonesia menggunakan forum IPU untuk memperkuat posisi negara dalam mengadvokasi kepentingan negara berkembang dan negara kecil di tingkat global.

Hasil dan Rekomendasi Konferensi

Pada akhir konferensi, peserta menghasilkan serangkaian rekomendasi yang akan menjadi panduan bagi parlemen di seluruh dunia dalam memperjuangkan perdamaian dan tatanan global yang lebih adil. Beberapa rekomendasi utama meliputi:

Pertama, memperkuat peran parlemen dalam pengawasan implementasi tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs). Kedua, meningkatkan partisipasi perempuan dalam politik dan proses pembuatan keputusan. Ketiga, memperkuat kerja sama parlementer dalam mengatasi ancaman terorisme dan ekstremisme. Keempat, mendorong reformasi institusi multilateral untuk mencerminkan kenyataan geopolitik saat ini.

Puan menutup konferensi dengan menyatakan harapan bahwa IPU akan terus menjadi forum efektif bagi parlemen di seluruh dunia untuk bekerja sama membangun masa depan yang lebih damai dan adil.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Mira Permata

Jurnalis ekonomi yang fokus pada kebijakan makro dan sektor keuangan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter