30, 2026
Teknologi

Punya Rp 4.518 Triliun, Zuckerberg Masih Pakai Galaxy S24 Ultra

Mark Zuckerberg punya kekayaan sekitar Rp 4.518 triliun, tapi masih terlihat memakai Samsung Galaxy S24 Ultra yang dirilis lebih dari dua tahun lalu.]]>

Eko Wibowo
Eko Wibowo Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Punya Rp 4.518 Triliun, Zuckerberg Masih Pakai Galaxy S24 Ultra

Kekayaan Rp 4.518 Triliun, Zuckerberg Tetap Pakai Samsung Galaxy S24 Ultra

Mark Zuckerberg kembali menjadi perhatian publik. Bukan karena peluncuran produk baru Meta, melainkan karena pilihan perangkat ponsel yang digunakannya sehari-hari. Pendiri Facebook yang kini memimpin Meta Platforms itu dilaporkan masih menggunakan Samsung Galaxy S24 Ultra, sebuah ponsel Android kelas atas, meskipun kekayaan pribadinya telah menembus angka fantastis.

Berdasarkan data indeks orang terkaya dunia, kekayaan bersih Zuckerberg tercatat mencapai sekitar 280 miliar dolar Amerika Serikat atau setara Rp 4.518 triliun dengan asumsi kurs Rp 16.140 per dolar. Angka itu menempatkannya sebagai salah satu dari tiga orang terkaya di dunia, bersaing ketat dengan Elon Musk dan Jeff Bezos di puncak daftar.

Yang menarik, statusnya sebagai salah satu orang paling kaya di planet ini tidak serta-merta membuatnya berpindah ke perangkat mewah keluaran merek lain. Galaxy S24 Ultra yang digunakan Zuckerberg merupakan ponsel flagship Samsung yang dirilis pada awal 2024, dengan harga di pasar Indonesia berkisar Rp 20 juta hingga Rp 25 juta tergantung varian memori.

Mengapa Galaxy S24 Ultra?

Beberapa alasan teknis membuat Galaxy S24 Ultra masuk akal sebagai perangkat pilihan bagi eksekutif teknologi kelas atas. Ponsel ini dibekali prosesor Snapdragon 8 Gen 3 for Galaxy, layar Dynamic AMOLED 2X berukuran 6,8 inci dengan refresh rate 120 Hz, serta empat kamera belakang dengan sensor utama 200 megapiksel. Kombinasi tersebut menjadikannya salah satu ponsel dengan kemampuan fotografi dan produktivitas terbaik di pasaran.

Selain itu, Galaxy S24 Ultra memiliki fitur S Pen yang terintegrasi di dalam bodi perangkat. Fitur ini kerap dipakai kalangan profesional untuk mencatat, membuat sketsa cepat, atau menandatangani dokumen digital saat berada dalam perjalanan. Bagi seorang CEO yang mobilitasnya tinggi, kemampuan mencatat langsung tanpa membuka laptop menjadi nilai tambah tersendiri.

Dari sisi perangkat lunak, Samsung menjanjikan pembaruan sistem operasi hingga tujuh generasi dan pembaruan keamanan hingga tujuh tahun untuk lini Galaxy S24. Komitmen itu membuat perangkat tetap relevan dalam jangka panjang, sesuatu yang penting bagi pengguna yang mengutamakan keamanan data dan stabilitas sistem.

Faktor ekosistem juga tidak bisa diabaikan. Meta memiliki hubungan kerja sama strategis dengan sejumlah produsen perangkat Android, termasuk Samsung, terutama dalam pengembangan perangkat realitas virtual dan realitas campuran. Keakraban dengan perangkat Android pun dinilai lebih praktis bagi Zuckerberg yang sering terlibat langsung dalam pengujian produk Meta.

Kontras dengan Citra Orang Terkaya

Pilihan Zuckerberg ini sebenarnya sejalan dengan citra yang ia bangun selama bertahun-tahun. Ia dikenal sebagai eksekutif yang tidak gemar memamerkan kemewahan. Dalam berbagai kesempatan, ia terlihat mengenakan kaus abu-abu polos dan celana jeans, gaya berpakaian yang oleh sebagian pengamat disebut sebagai bentuk penyederhanaan keputusan harian agar energi mentalnya terfokus pada hal yang lebih penting.

Gaya hidup sederhana itu sempat menjadi bahan perdebatan. Sejumlah pihak menilainya sebagai bagian dari strategi citra publik, sementara yang lain melihatnya sebagai karakter asli. Terlepas dari perdebatan tersebut, fakta bahwa Zuckerberg masih memakai ponsel Android kelas atas alih-alih perangkat yang dipersonalisasi dengan harga jauh lebih mahal menunjukkan bahwa preferensi fungsionalitas masih menjadi pertimbangan utama.

Sebagai perbandingan, sejumlah tokoh bisnis dan selebritas global diketahui menggunakan ponsel dengan lapisan emas, berlian, atau bodi khusus yang harganya bisa mencapai puluhan ribu dolar. Zuckerberg tidak termasuk dalam kelompok itu, setidaknya berdasarkan perangkat yang terlihat digunakan dalam berbagai unggahan dan pertemuan publik.

Implikasi bagi Pasar Ponsel Premium

Terungkapnya perangkat yang dipakai Zuckerberg turut menjadi bahan diskusi di kalangan pengamat teknologi. Kepercayaan seorang pendiri perusahaan teknologi raksasa terhadap sebuah ponsel Android dinilai dapat memperkuat posisi Samsung di segmen premium, terutama di pasar Amerika Serikat dan Eropa yang selama ini didominasi iPhone.

Namun, perlu dicatat bahwa informasi mengenai perangkat pribadi seorang tokoh publik sering kali berasal dari pengamatan tidak langsung, misalnya dari foto yang beredar di media sosial atau dokumentasi acara. Karena itu, detail seperti model dan varian yang digunakan tidak selalu dapat diverifikasi secara independen.

Yang jelas, kisah Zuckerberg dan Galaxy S24 Ultra menarik perhatian karena menyentuh pertanyaan yang jarang dibahas: apakah kekayaan melimpah selalu berbanding lurus dengan gaya hidup material? Dalam kasus ini, jawabannya tampak tidak selalu demikian. Bagi Zuckerberg, ponsel tampaknya lebih dipandang sebagai alat kerja ketimbang simbol status.

Perdebatan publik pun mengarah pada satu hal sederhana: pilihan teknologi pada akhirnya kembali kepada kebutuhan pengguna, bukan kepada seberapa besar isi rekening. Seorang miliarder dengan kekayaan Rp 4.518 triliun sekalipun tetap memilih perangkat yang mendukung produktivitas hariannya, bukan yang paling mahal di pasaran.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Eko Wibowo

Jurnalis ekonomi yang fokus pada kebijakan makro dan sektor keuangan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter