22, 2026
Olahraga

Ronaldo Awalnya Ngaku Salah, Lalu Minta Keringanan Hukuman

Cristiano Ronaldo hanya mendapat sanksi ringan usai mangkir dari Timnas Portugal. Terungkap bahwa ia mengajukan sejumlah pembelaan agar hukumannya dikurangi.]]>

Citra Anggraini
Citra Anggraini Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Ronaldo Awalnya Ngaku Salah, Lalu Minta Keringanan Hukuman

Ronaldo akhirnya mengakui kesalahannya dalam perkara pajak yang menjeratnya, tetapi pengakuan itu tidak serta-merta menutup persoalan. Melalui tim kuasa hukumnya, ia kemudian mengajukan permohonan keringanan hukuman kepada majelis hakim, dengan dalih telah bekerja sama sepanjang proses penyidikan dan bersedia mengembalikan seluruh kerugian negara. Permohonan itu menjadi bagian terakhir dari rangkaian perkara yang berlangsung hampir dua tahun dan sempat menyita perhatian publik sepak bola dunia.

Pengakuan disampaikan Ronaldo di ruang sidang Pengadilan Provinsi Madrid. Di hadapan majelis hakim, pesepak bola asal Portugal itu mengakui bahwa penghasilan dari hak komersial atau image rights miliknya antara tahun 2011 hingga 2014 dikelola melalui sejumlah perusahaan yang berbasis di luar Spanyol. Menurut dakwaan, struktur perusahaan itu membuat sebagian penghasilan tidak dilaporkan sebagaimana mestinya dalam kewajiban pajak di Spanyol.

Dari Pembelaan ke Pengakuan

Sikap Ronaldo berubah cukup signifikan. Ketika perkara ini pertama kali mencuat pada 2017, ia membantah telah menyembunyikan penghasilan dan menegaskan bahwa dirinya selalu berniat memenuhi kewajiban pajak. Ia bahkan menyebut dirinya sebagai pihak yang dirugikan oleh cara otoritas pajak menghitung penghasilan dari hak komersialnya.

Namun, jalannya pemeriksaan mengubah arah perkara. Melalui negosiasi antara tim kuasa hukum, kejaksaan, dan otoritas pajak Spanyol, tercapai kesepakatan yang memuat sejumlah konsekuensi hukum: pembayaran denda, pengembalian tunggakan pajak, serta penerimaan hukuman penjara dengan masa percobaan. Kesepakatan inilah yang kemudian dibawa ke persidangan untuk disahkan oleh majelis hakim.

Nilai Kerugian yang Dipersoalkan

Kejaksaan menilai kerugian negara akibat praktik tersebut mencapai sekitar 14,7 juta euro, atau jika dikonversikan dengan kurs saat itu berada di kisaran Rp240 miliar. Angka itu dihitung dari selisih pajak yang seharusnya dibayarkan atas penghasilan dari hak komersial selama empat tahun pajak. Pihak Ronaldo tidak membantah angka tersebut dalam kesepakatan akhir, meski sebelumnya sempat mempersoalkan dasar perhitungannya.

Alasan Permohonan Keringanan

Dalam permohonan keringanan, tim kuasa hukum Ronaldo mengajukan sejumlah pertimbangan. Pertama, klien mereka tidak memiliki catatan kriminal sebelumnya. Kedua, ia dinilai kooperatif selama proses hukum berlangsung dan tidak pernah mangkir dari panggilan penyidik maupun persidangan. Ketiga, seluruh kewajiban finansial berupa tunggakan pajak dan denda telah diselesaikan, sehingga tidak ada lagi kerugian yang tersisa.

Pertimbangan lain yang diajukan adalah dampak hukuman terhadap karier profesional Ronaldo. Tim pembela menyatakan bahwa hukuman penjara tanpa masa percobaan akan menghambat kelangsungan kariernya di dunia sepak bola, sekaligus memengaruhi kontrak kerja dengan klub yang dibelanya saat itu. Karena itu, mereka meminta majelis hakim menerapkan hukuman penjara dengan status percobaan dan menggantinya dengan kewajiban membayar denda.

Dasar Hukum Penangguhan

Sistem hukum pidana Spanyol memungkinkan penangguhan hukuman penjara bagi terpidana yang hukumannya di bawah dua tahun dan bukan merupakan pengulangan tindak pidana. Ketentuan inilah yang menjadi pijakan utama permohonan tersebut. Dengan hukuman yang disepakati berada di bawah ambang dua tahun, peluang penangguhan dinilai besar sejak awal.

Majelis hakim akhirnya mengabulkan kesepakatan itu. Ronaldo dijatuhi hukuman penjara dengan status percobaan, sehingga ia tidak harus menjalani pidana di balik jeruji selama tidak melakukan pelanggaran hukum lagi dalam masa tertentu. Selain itu, ia diwajibkan membayar denda yang besarnya telah disepakati dengan kejaksaan dan otoritas pajak.

Sorotan terhadap Kepatuhan Pajak Pesepak Bola

Perkara ini bukan yang pertama menimpa pesepak bola kelas dunia di Spanyol. Sejumlah nama besar sebelumnya menghadapi tuduhan serupa, umumnya terkait pengelolaan hak komersial melalui perusahaan di luar negeri. Otoritas pajak Spanyol dalam beberapa tahun terakhir memang memperketat pengawasan terhadap struktur keuangan pemain, termasuk aliran dana dari sponsor, iklan, dan penjualan hak citra.

Bagi otoritas pajak, putusan ini menjadi penegasan bahwa pengelolaan penghasilan melalui skema lintas negara tetap harus memenuhi kewajiban pelaporan. Sementara bagi Ronaldo, penyelesaian perkara ini menutup satu babak yang sempat mengganggu stabilitas kariernya, meski jejak kasus tersebut tetap tercatat dalam rekam hukumnya sebagai pelanggaran pertama yang telah diselesaikan melalui kesepakatan.

Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi tambahan dari pihak Ronaldo maupun perwakilan klub mengenai putusan tersebut. Publik menantikan apakah keputusan ini akan diikuti langkah hukum lain, atau justru menjadi titik akhir dari persoalan pajak yang membelitnya sejak 2017.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Citra Anggraini

Penulis yang mendalami isu sosial, pendidikan, dan kebijakan publik.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter