17, 2026
Politik

Rosan Beberkan Hasil Rapat dengan Bahlil, Kapolri-Dasco, Bahas Isu BBM

Pemerintah tangani kelangkaan BBM yang berdampak pada masyarakat dan usaha. Simak!]]>

Lestari Saputra
Lestari Saputra Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Rosan Beberkan Hasil Rapat dengan Bahlil, Kapolri-Dasco, Bahas Isu BBM

Rosan Beberkan Hasil Rapat dengan Bahlil, Kapolri-Dasco, Bahas Isu BBM

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto atau yang akrab disapa Rosan mengungkap hasil pertemuan penting yang dilakukan dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif dan Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Bahlil Lahadia. Pertemuan tersebut membahas berbagai isu terkait harga BBM yang menjadi perhatian publik belakangan ini. Rosan menjelaskan bahwa rapat tersebut dilaksanakan untuk memastikan kebijakan harga BBM tetap stabil dan tidak memberikan dampak buruk terhadap perekonomian Indonesia.

Isu Utama yang Dibahas

Dalam pertemuan tersebut, Rosan menyampaikan bahwa isu utama yang menjadi perhatian adalah kelangsungan pasokan BBM di tengah fluk harga minyak dunia yang terus meningkat. Menurutnya, pemerintah perlu memastikan bahwa harga BBM tetap terjangkau bagi masyarakat, namun tidak memberikan beban terlalu besar bagi APBN. "Kita harus menemukan titik tengah antara kebutuhan masyarakat dan kesehatan fiskal negara," ujar Rosan.

Salah satu topik yang cukup panjang dalam pembahasan adalah potensi subsidi BBM. Rosan menyebutkan bahwa pemerintah sedang mempertimbangkan berbagai skema subsidi yang lebih tepat sasar. Salah satunya adalah melalui kartu subsidi elektronik (e-subsi) yang diharapkan dapat memastikan bantuan benar-benar sampai kepada penerima manfaat yang memang membutuhkan.

Kebijakan Jangka Pendek dan Panjang

Menurut Rosan, pemerintah telah menyiapkan sejumlah kebijakan jangka pendek untuk mengatasi isu BBM. Salah satunya adalah dengan memperbanyak jumlah titik pengisian BBM bersubsidi dan memastikan stok BBM di seluruh Indonesia mencukupi. "Kita juga akan meningkatkan pengawasan pasar untuk mencegah praktik penimbunan dan peredaran BBM ilegal," tambahnya.

Sementara untuk jangka panjang, pemerintah berencana mengembangkan energi alternatif dan meningkatkan efisiensi energi. Rosan menyebutkan bahwa Indonesia memiliki potensi besar dalam mengembangkan energi terbarukan seperti surya, angin, dan geothermal. "Pemerintah akan mendorong investasi di sektor energi terbarukan untuk mengurangi ketergantungan pada BBM," ujarnya.

Peran Kapolri dan Dasco

Dalam pertemuan tersebut, Rosan juga membahas rencana kerja sama dengan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Komandan Jenderal Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Danrem) Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Agus Subiyanto. Menurutnya, Kapolri dan Dasco akan memainkan peranan penting dalam menjaga stabilitas keamanan terkait isu BBM.

Reaksi Publik dan Tindak Lanjut

Isu BBM menjadi perhatian publik terutama setelah harga minyak dunia terus meningkat sejak konflik di Rusia dan Ukraina memanas. Masyarakat khawatir jika pemerintah menyesuaikan harga BBM sesuai dengan harga pasar, akan memberikan dampak buruk terhadap perekonomian khususnya bagi kalangan menengah ke bawah.

Sebagai respons, Rosan menyatakan bahwa pemerintah akan terus melakukan komunikasi dengan berbagai pihak termasuk asosiasi pengusaha, serikat pekerja, dan organisasi masyarakat untuk memastikan kebijakan yang diambil tepat sasar dan tidak menimbulkan dampak negatif yang luas.

Kesimpulan

Pertemuan antara Rosan dengan Bahlil, Kapolri, dan Dasco menunjukkan komitmen pemerintah dalam menangani isu BBM secara holistik. Melalui berbagai kebijakan jangka pendek dan panjang, pemerintah berharap dapat menjaga stabilitas harga BBM sekaligus memastikan kesehatan fiskal negara. Rosan menegaskan bahwa pemerintah terus berupaya menemukan solusi terbaik untuk mengatasi tantangan ini.

"Isu BBM ini kompleks dan memerlukan pendekatan multidimensi. Kita perlu memastikan bahwa kebijakan yang diambil tidak hanya mengatasi masalah di saat ini, tetapi juga mempersiapkan Indonesia untuk tantangan di masa depan," tutup Rosan.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Lestari Saputra

Pemerhati energi dan transisi hijau di kawasan Asia Tenggara.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter