17, 2026
Nasional

Roy Keane Sindir Kapten-kapten MU: Sibuk Podcast!

Roy Keane mengecam sikap para kapten Manchester United. Menurutnya Bruno Fernandes dan Harry Maguire sibuk podcast ketimbang memimpin rekan setimnya.]]>

Intan Kusuma
Intan Kusuma Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Roy Keane Sindir Kapten-kapten MU: Sibuk Podcast!

Roy Keane Sindir Para Mantan Kapten Manchester United

Legenda Manchester United, Roy Keane, kembali mencuri perhatian dunia sepak bola dengan komentar tajamnya yang ditujukan kepada para mantan kapten klubnya. Bek tengah asal Irlandia ini mengkritik sejumlah mantan pemimpin tim yang sekarang lebih sibuk dengan aktivitas podcast dan media daripada memberikan kontribusi nyata untuk klub.

Dalam wawancara terbarunya, Keane yang dikenal dengan gaya bermainnya yang keras dan mentalitas juara itu tidak menyebutkan nama secara spesifik. Namun, isyaratannya jelas ditujukan kepada beberapa mantan kapten Manchester United yang aktif dalam dunia media sejak pensiun.

Kritikan Terhadap Para Mantan Pemimpin MU

"Saya melihat beberapa mantan kapten klub yang sekarang sangat sibuk dengan podcast dan media. Mereka berbicak banyak tentang 'budaya klub' dan 'nilai-nilai Manchester United', tetapi saya bertanya-tanya berapa banyak yang mereka lakukan untuk klub sekarang," ujar Keane dalam tayangan dokumenter terbaru yang tayang di platform streaming.

Keane, yang pernah menjadi kapten Manchester United selama satu dekade, menegaskan bahwa menjadi kapten klub itu bukan hanya tentang memakai ban kapten atau berbicak dalam media. "Menjadi kapten itu tentang memimpin di lapangan, memberikan contoh, dan berjuang untuk klub setiap minggu. Bukan tentang berbicak di podcast tentang betapa hebatnya masa lalu," tambahnya.

Reaksi dari Para Terkait

Komentar Keane ini tentunya tidak luput dari perhatian. Banyak pihak memberikan reaksi berbeda. Sebagian analis sepak bola mengakui bahwa kritikan Keane memiliki dasar kebenaran, terutama dalam hal kontribusi nyata bagi klub setelah pensiun.

"Roy selalu orang yang jujur. Ia tidak akan ragu untuk mengatakan apa yang ia pikirkan. Dalam hal ini, ia memiliki poin yang valid. Banyak mantan pemain yang terlalu fokus pada karier media mereka daripada memberikan dampak positif bagi klub yang pernah mereka wakili," kata seorang analis sepak bola senior.

Di sisi lain, ada pula yang menganggap komentar Keane berlebihan. Seorang mantan pemain MU yang memilih tidak disebutkan namanya menyatakan, "Setiap orang memiliki cara berbeda untuk terhubung dengan klub. Bekerja di media juga merupakan bentuk kontribusi, selama itu dilakukan dengan baik dan benar."

Masa Waktu yang Tepat

Menariknya, komentar Keane ini datang pada saat Manchester United sedang mengalami masa sulit. Performa tim di bawah asuhan Erik ten Hag masih belum konsisten, dan klub masih mencari jalan kembali ke puncak sepak Eropa.

Banyak pihak berpendapat bahwa komentar Keane ini mungkin merupakan bentup dorongan bagi para mantan pemimpin klub untuk kembali memberikan kontribusi lebih nyata, baik secara langsung maupun tidak langsung, bagi perkembangan tim saat ini.

"Manchester United membutuhkan semua orang yang peduli dengan klub untuk bersatu. Baik itu pemain aktif, staf pelatih, atau bahkan mantan pemain yang memiliki pengalaman berharga. Kritikan Roy mungkin bisa menjadi pengingat bagi semua orang," ujar seorang pendukung MU yang sudah lama mengikuti perkembangan klub.

Karir Media Roy Keane

Ironisnya, Roy Keane sendiri juga aktif dalam dunia media sejak pensiun. Ia bekerja sebagai analis untuk stasiun televisi ternama dan juga memiliki podcastnya sendiri. Namun, Keane menegaskan bahwa aktivitas media tidak bertentangan dengan kritiknya.

"Saya tidak masalah dengan bekerja di media. Saya melakukannya dengan cara saya sendiri. Tapi saya tidak akan mengaku sebagai 'penjaga api' Manchester United hanya karena saya sering bicak tentang klub di media. Kontribusi nyata itu lebih dari sekadar kata-kata," jelasnya.

Komentar Keane ini tentunya akan terus menjadi pembicaraan di dunia sepak bola, terutama di lingkaran Manchester United. Seberapa jauh kritikan ini akan memengaruhi para mantan kapten klub dan bagaimana respons mereka akan menjadi perhatian publik selanjutnya.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Intan Kusuma

Kontributor rubrik data dan visualisasi angka penting.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter