30, 2026
Nasional

Semester I-2026, MDLA Catat Laba Bersih Naik 12,6 Persen Jadi Rp226 Miliar

<img src="https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2026/09/08/6aa0275c683a4-gedung-ndc-aam_gemini_665_374.jpg" align="left" hspace="7" width="100" />

Taufik Syahputra
Taufik Syahputra Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 1 dibaca

MD Raih Laba Bersih Rp226 Miliar di Semester I-2026, Naik 12,6 Persen

PT Media Distributor Indonesia (MDLA) mencatat peningkatan laba bersih sebesar 12,6 persen pada semester pertama tahun 2026, mencapai angka Rp226 miliar. Pertumbuhan ini menunjukkan ketahanan perusahaan di tengah persaingan industri yang semakin ketat. Pencapaian ini diraih melalui strategi bisnis yang matang dan efisiensi operasional yang terus ditingkatkan sepanjang semester pertama tahun ini.

Dalam laporan keuangan yang disampaikan perusahaan, Direktur Utama MDLA, Ahmad Zaki, menyatakan bahwa peningkatan laba bersih ini merupakan hasil dari kombinasi beberapa faktor strategis. "Kami berhasil mempertahankan momentum pertumbuhan melalui ekspansi pasar di segmen digital, peningkatan efisiensi biaya operasional, serta optimalisasi portofolio produk yang ditawarkan kepada konsumen," ujar Zaki dalam konferensi pers virtual yang digunakan pada Rabu (7/9/2026).

Pertumbuhan Pendapatan dan Ekspansi Digital

Total pendapatan MDLA pada semester I-2026 mencapai Rp1,8 triliun, meningkat 8,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya mencapai Rp1,66 triliun. Pertumbhan ini didorong oleh peningkatan penjualan di berbagai lini bisnis, terutama di bidang distribusi konten digital dan iklan online.

Segmen digital tercatat menjadi kontributor utama pertumbuhan perusahaan, dengan kontribusi sebesar 45 persen terhadap total pendapatan. "Investasi kami di bidang digital ternyata memberikan hasil yang signifikan. Platform digital kami berhasil menarik lebih banyak pengguna aktif, yang pada gilirannya meningkatkan pendapatan dari iklan dan layanan berbasis langganan," tambah Zaki.

Perusahaan juga melaporkan peningkatan jumlah pengguna aktif bulanan (MAU) di platform digitalnya mencapai 25 juta pengguna, naik 15 persen dari semester pertama 2025. Angka ini menunjukkan adopsi yang kuat dari layanan digital yang ditawarkan MDLA di tengah masyarakat Indonesia.

Optimalisasi Operasional dan Efisiensi Biaya

Selain pertumbuhan pendapatan, MDLA juga berhasil mengendalikan biaya operasional dengan baik. Rasio biaya terhadap pendapatan (cost ratio) berhasil ditekan menjadi 68 persen dari sebelumnya 72 persen pada periode yang sama tahun lalu. Penurunan ini terutama dicapai melalui automatisasi proses bisnis dan optimasi rantai pasokan.

"Kami terus berinvestasi dalam teknologi untuk meningkatkan efisiensi operasional. Dengan adanya transformasi digital yang kita lakukan, kami dapat mengurangi biaya operasional sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan," jelas Direktur Operasional MDLA, Siti Nurhaliza.

Perusahaan juga melaporkan penurunan biaya logistik sebesar 12 persen berkat implementasi sistem manajemen gudang yang lebih canggih dan kerja sama yang lebih efisien dengan mitra logistik. Selain itu, pengeluaran untuk pemasaran juga berhasil dioptimalkan dengan fokus pada campaign digital yang memiliki return on investment (ROI) lebih tinggi.

Outlook Tahun 2026 dan Strategi Ke Depan

Menghadapi semester kedua tahun 2026, MDLA menargetkan pertumbuhan laba bersih sebesar 15 persen dari semester pertama. Target ini didasarkan pada proyeksi ekspansi lebih lanjut di pasar digital dan peluang peningkatan pendapatan dari event dan konten eksklusif.

MDLA juga berencana untuk menambah 10 kantor cabang baru di beberapa kota besar di Indonesia pada kuartal keempat tahun 2026. Langkah ini diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan perusahaan dan meningkatkan interaksi dengan pelanggan di tingkat lokal.

Dalam hal sumber daya manusia, perusahaan berencana merekrut 200 karyawan baru, terutama di bidang teknologi informasi dan pengembangan bisnis digital. "Tim yang berkualitas adalah aset terbesar kami. Oleh karena itu, kami terus berinvestasi dalam talenta-talita muda yang berpotensi untuk membawa MDLA ke level yang lebih tinggi," tambah Siti Nurhaliza.

Dengan pencapaian yang solid di semester pertama dan strategi yang matang untuk semester kedua, MDLA menunjukkan komitmen untuk terus tumbuh dan memberikan nilai bagi para pemegang saham serta konsumen di tengah dinamika industri yang terus berkembang.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Taufik Syahputra

Pemerhati energi dan transisi hijau di kawasan Asia Tenggara.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter