30, 2026
Nasional

Siswa Sespimmen Polri Edukasi Warga Ogan Ilir soal Karhutla dan Bagikan Masker

Sosialisasi pencegahan karhutla kepada warga, dilakukan sambil berbagi masker di sekitar Perumahan Citra Indralaya, Kecamatan Indralaya.]]>

Siti Rahma
Siti Rahma Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 1 dibaca

Siswa Sespimmen Polri Edukasi Warga Ogan Ilir soal Karhutla dan Bagikan Masker

Siswa Sespimmen Polri Gelakan Sosialisasi Pencegahan Karhutla di Ogan Ilir

Dalam rangka memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), sekelompok sis Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah Kepolisian Republik Indonesia (Sespimmen Polri) mengadakan kegiatan sosialisasi di Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan. Kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah terjadinya bencana Karhutla ini berlangsung dengan meriah dan melibatkan partisipasi warga setempat.

Edukasi tentang Bahaya Karhutla

Dalam kegiatan yang diselenggarakan pada Rabu (15/3) lalu, para siswa Sespimmen Polri memberikan penjelasan mendalam mengenai bahaya Karhutla yang dapat terjadi di wilayah Ogan Ilir. Mereka menjelaskan bahwa Karhutla tidak hanya mengakibatkan kerusakan ekosistem, tetapi juga berdampak buruk kesehatan masyarakat seperti gangguan pernafasan, iritasi mata, dan masalah kulit. Selain itu, asap tebal dari Karhutla juga dapat mengganggu aktivitas sehari-hiri dan mengurangi visibilitas hingga berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

Komandan kegiatan, AKBP Ahmad Yani, menjelaskan bahwa Ogan Ilir merupakan salah satu wilayah yang rawan terjadi Karhutla, terutama pada musim kemarau. "Wilayah kita ini banyak memiliki lahan gambut yang rawan terbakar. Oleh karena itu, kesadaran masyarakat sangat penting untuk mencegah terjadinya kebakaran," ujarnya.

Distribusi Masker dan Pemahaman tentang Pencegahan

Selain memberikan edukasi, para siswa Sespimmen Polri juga membagikan masker secara gratis kepada warga yang hadir. Masker ini disediakan sebagai upaya preventif menghadapi dampak kesehatan jika terjadi asap tebal akibat Karhutla. Para siswa juga mendemonstrasikan cara pemakaian masker yang benar dan efektif melindungi dari partikel-partikel halus yang terdapat dalam asap.

Dalam kesempatan itu, warga juga diajarkan tentang berbagai cara pencegahan Karhutla, seperti tidak membakar sampah di lahan terbuka, tidak melakukan pembakaran lahan untuk membuka lahan pertanian, serta segera melaporkan adanya titik api yang mencurigakan kepada aparat terkait. "Kita juga meminta masyarakat untuk ikut serta dalam penanaman pohon, terutama jenis yang tahan kekeringan, untuk membantu menjaga kelestarian lingkungan," tambah AKBP Ahmad Yani.

Partisipasi Masyarakat dan Reaksi Positif

Kegiatan ini mendapat respons positif dari warga setempat. Bapak Suroso, salah satu warga yang menghadiri kegiatan, mengaku sangat terbantu dengan adanya sosialisasi ini. "Sebelumnya saya kurang tahu dampak buruk dari membakar sampah di halaman rumah. Setelah diberi tahu oleh para bapak-bapak Polri, saya akan lebih berhati-hati dan tidak lagi membakar sampah," ujarnya.

Ibu Sri Lestari, warga lainnya, menambahkan bahwa distribusi masker sangat membantu. "Anak-anak saya sering batuk karena asap, semoga dengan adanya masker ini kondisi mereka bisa lebih baik," katanya sambil tersenyum.

Komitmen Jangka Panjang

Kepala Kepolisian Resor Ogan Ilir, AKBP Budi Santoso, mengapresiasi kegiatan yang digelar oleh para siswa Sespimmen Polri. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat dan lingkungan. "Kami berharap dengan adanya edukasi ini, masyarakat semakin sadar dan turut serta menjaga kelestarian lingkungan terutama dalam pencegahan Karhutla," ujarnya.

Para siswa Sespimmen Polri berencana akan kembali mengadakan kegiatan serupa di beberapa kecamatan lainnya di Ogan Ilir. Mereka juga akan melakukan pendataan wilayah yang rawan Karhutla untuk memantau secara berkala. "Ini adalah komitmen kami untuk membantu pemerintah daerah dalam menjaga keamanan dan ketertiban, serta memastikan kelestarian lingkungan di Ogan Ilir," tutup AKBP Ahmad Yani.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Siti Rahma

Menarik pada topik kesehatan wanita, kehamilan, dan parenting.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter