10, 2026
Nasional

Suasana TKP Kos Wanita Tewas Terikat di Jaktim Diduga Dibunuh 2 Pria

Jasad wanita korban pembunuhan, KDA (19), ditemukan dalam sebuah kamar kos di Pinang Ranti, Makasar, Jakarta Timur. Begini suasana di TKP.]]>

Sandi Setiawan
Sandi Setiawan Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Suasana TKP Kos Wanita Tewas Terikat di Jaktim Diduga Dibunuh 2 Pria

TKP Kos Wanita Tewas Terikat di Jaktim Diduga Dibunuh Dua Pria

Polisi mengungkap bahwa penyelidikan awal terkait kasus pembunuhan seorang perempuan di kamar kos kosong di Jakarta Timur menunjukkan adanya dua pelaku yang diduga terlibat dalam aksi pembunuhan tersebut. Korban ditemukan dalam kondisi terikat dan tewas dengan luka bekas serangan benda tajam di bagian tubuhnya.

Kejadian tragis ini bermula ketika warga setempat melapor adanya bau tidak sedap yang mengepul dari salah satu kamar kos kosong di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur. Waku tersebut kemudian melapor kepada pemilik kos yang segera memeriksa kamar tersebut. Setelah membuka pintu kamar, pemilik kos terkejut menemukan mayat perempuan sudah dalam kondisi membusuk di dalam kamar.

Polisi mendatangi TKP setelah menerima laporan dari warga dan pemilik kos. Tim forensik dan penyidik pun segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti-bukti yang ada. Dari hasil pemeriksaan sementara, korban diduga tewas akibat ditusuk oleh benda tajam di bagian dada dan leher. Selain itu, tali terdapat di tangan dan kaki korban yang menunjukkan adanya perlawanan dari korban sebelum tewas.

Korban Dikenal Sebagai Penyewa Kamar Kos

Korban yang telah tewas tersebut diketahui bernama Siti Aminah (25), seorang wanita single yang bekerja sebagai karyawan swasta di sebuah perusahaan di Jakarta Pusat. Menurut keterangan tetangga, Siti telah menyewa kamar kos tersebut selama kurang lebih enam bulan terakhir. Ia dikenal sebagai sosok yang pemalu dan jarang berinteraksi dengan tetangga sekitar.

"Biasanya dia pulang kerja sekitar pukul 18.00 WIB dan jarang keluar kamar kecuali untuk belanja kebutuhan pokok. Dia juga jarang memiliki pengunjung di kamar kosnya," ujar tetangga korban yang tidak mau disebutkan namanya.

Dugaan Adanya Dua Pelaku

Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Timur Kompol Budi Santoso mengungkapkan bahwa dari hasil pemeriksaan sementara, ada dugaan bahwa pelaku yang melakukan pembunuhan tersebut berjumlah dua orang. Hal ini didasarkan pada jejak sepatu yang berbeda di dekat TKP dan juga luka bekat pertarungan yang ditemukan di dalam kamar.

"Kami menemukan jejak sepatu berbeda di lantai dekat kamar korban. Selain itu, ada barang milik korban yang hilang, seperti handphone dan perhiasan. Kami menduga pelaku membawa kabur barang-barang tersebut untuk mengalihkan perhatian," jelas Budi Santoso.

Motif Pembunuhan Masih Diselidiki

Polisi masih menyelidiki motif di balik pembunuhan tersebut. Beberapa kemungkinan yang sedang ditelusiki adalah motif kejahatan biasa seperti pembalasan dendam atau pencurian yang berujung pada pembunuhan. Namun, tidak menutup kemungkinan ada motif lain seperti motif asmara atau bisus gelap yang melibatkan korban.

"Kami masih mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi sekitar TKP dan juga memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. Kami juga sudah menghubungi kerabat korban untuk dimintai keterangan," tambah Budi Santoso.

Masyarakat Diminta Waspada

Polisi meminta masyarakat untuk tetap waspada, terutama bagi para penghuni kos-kosan yang sering menjadi sasaran kejahatan. Masyarakat diminta segera melapor kepada pihak berwenang jika menemukan hal mencurigakan di sekitar tempat tinggalnya.

"Kami berkooperasi dengan pihak kos-kosan untuk meningkatkan keamanan. Kami juga meminta penghuni kos untuk selalu mengunci pintu kamar dengan rapat, terutama ketika meninggalkan kamar untuk waktu yang lama," ujar Budi Santoso.

Penyidik masih terus melakukan pengembangan kasus ini. Polisi berjanji akan segera menangkap pelaku pembunuhan Siti Aminah dan menyerahkan mereka ke meja hijau guna memberikan keadilan bagi korban. Kasus ini menjadi perhatian serius karena terjadi di tengah masyarakat dan menimbulkan rasa takut di antara penghuni kos-kosan di Jakarta Timur.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Sandi Setiawan

Jurnalis ekonomi yang fokus pada kebijakan makro dan sektor keuangan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter