Subuh Keliling di Masjid Surabaya, Kabaharkam Bawa Pesan Jaga Kamtibmas
Subuh kali di Masjid Ampel Surabaya menjadi momen istimewa dengan kehadiran Kabaharkam Polri Irjen Pol Ahmad Dofiri. Kehadirannya tidak hanya untuk melaksanakan ibadah sholat subuh berjamaah, tetapi juga untuk menyampaikan pesan penting terkait kamtibmas kepada masyarakat. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya Polri dalam membangun komunikasi dan sinergi dengan masyarakat, khususnya dalam konteks menjaga keamanan dan ketertiban.
Dalam sambutannya setelah sholat, Kabaharkam menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungannya. Ia menyoroti bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat kepolisian, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. "Kita harus sadar bahwa keamanan adalah tanggung jawab kita bersama. Tidak bisa dipisahkan antara aparat dan masyarakat," ujar Dofiri.
Sinergi Polri dan Masyarakat
Kehadiran Kabaharkam dalam kegiatan Subuh Keliling ini menunjukkan komitmen Polri dalam membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat. Dofiri menjelaskan bahwa polisi harus menjadi sahabat bagi masyarakat, bukan musuh. Ia mencontohkan bagaimana adegan polisi yang ramah dan dekat dengan warga akan memudahkan dalam mendapatkan informasi dan bantuan dari masyarakat.
"Ketika masyarakat merasa dekat dengan polisi, mereka akan lebih mudah melaporkan hal-hal mencurigakan atau memberikan informasi yang berguna untuk pencegahan kejahatan. Ini adalah kunci utama dalam menjaga kamtibmas," tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Dofiri juga mengajak masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak jelas sumbernya terkait keamanan. Ia menekankan pentingnya verifikasi informasi sebelum membagikannya, agar tidak menimbulkan kepanikan atau ketegangan sosial.
Pencegahan Radikalisme dan Ekstremisme
Salah satu fokus utama dalam pesan Kabaharkam adalah pencegahan radikalisme dan ekstremisme. Ia mengingatkan bahwa ancaman ini tidak datang secara langsung, tetapi melalui proses ekstremisasi yang perlu diwaspadai bersama.
Untuk itu, ia mengajak tokoh agama dan masyarakat untuk bersama-sama membangun kekebalan sosial terhadap paham-paham radikal. Upaya ini bisa dilakukan melalui pendidikan, dialog antarumat beragama, dan membangun budaya toleransi yang kuat di tengah masyarakat.
Program Polri dalam Mendekati Masyarakat
Kegiatan Subuh Keliling ini merupakan bagian dari serangkaian program Polri dalam mendekatkan diri kepada masyarakat. Selain sholat subuh bersama, Polri juga menggelar berbagai kegiatan seperti pengobatan gratis, bakti sosial, dan pendidikan untuk anak-anak.
Ia juga menjelaskan bahwa Polri terus mengoptimalkan program-program ini di berbagai daerah, termasuk di Surabaya. Tujuannya adalah untuk membangun citra polisi yang ramah, dekat, dan peduli terhadap masyarakat.
Tantangan Kamtibmas di Era Digital
Dalam kesempatan itu, Kabaharkam juga membahas tantangan kamtibmas di era digital. Ia menyoroti bahwa perkembangan teknologi membawa tantangan baru, terutama dalam hal penyebaran hoaks dan kejahatan siber.
Untuk itu, Polri terus mengembangkan kemampuan dalam penanganan kejahatan digital dan meningkatkan literasi digital di masyarakat. Ia mengajak masyarakat untuk lebih kritis dalam mengonsumsi informasi di media sosial dan melaporkan hal-hal mencurigakan kepada pihak berwenang.
Komitmen Polri dalam Menjaga Keamanan
Dalam penutupan sambutannya, Kabaharkam menegaskan komitmen Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban di seluruh Indonesia. Ia mengajak masyarakat untuk terus mendukung upaya Polri dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
Kegiatan Subuh Keliling di Masjid Ampel Surabaya ini dihadiri oleh ratusan jemaah sholat, tokoh agama, dan aparat kepolisian. Kehadiran Kabaharkam dalam kegiatan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk lebih aktif terlibat dalam menjaga kamtibmas di lingkungannya masing-masing.
Komentar (0)