12, 2026
Nasional

Tak Ada Ampun! Kapolda Jateng Siapkan Sanksi PTDH untuk Polisi yang Bekingi Judi dan Narkoba

<img src="https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2026/10/12/6acc6de5f3b35-kapolda-jawa-tengah-irjen-pol-roy-hardi-siahaan_gemini_665_374.jpg" align="left" hspace="7" width="100" />

Julia Halim
Julia Halim Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Kapolda Jateng Ancam PTDH untuk Polisi Terlibat Judi dan Narkoba

Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah Irjen Pol Roy Hardi Siahaan menegaskan akan memberikan sanksi berat bagi personel yang terbukti terlibat dalam kegiatan judi dan narkoba. Ancaman Pemberhentian Tidak dengan Hormat (PTDH) akan diberikan jika ada anggota polisi yang menjadi penegak hukum namun malah bekingi atau terlibat dalam kegiatan ilegal tersebut.

Kapolda Jateng menegaskan bahwa integritas adalah fondasi utama dalam menjalankan tugas sebagai penegak hukum. "Tak ada ampun bagi siapa pun termasuk anggota polisi yang terlibat dalam kegiatan terlarang seperti judi dan narkoba. Jika ada, mereka akan diberhentikan tidak dengan hormat," tegas Kapolda saat ditemui usai kegiatan di Semarang, Rabu (12/10/2022).

Janji Tegas dalam Penegakan Disiplin

Kapolda menjelaskan bahwa pihaknya akan melakukan pemeriksaan intensif terhadap setiap laporan yang masuk terkait keterlibatan anggota polisi dalam kegiatan terlarang. "Kami akan lakukan penyelidikan internal dan jika terbukti, kami akan memberikan sanksi paling berat yaitu PTDH," ujarnya.

Menurut Kapolda, kegiatan judi dan narkoba adalah kejahatan yang meresahkan masyarakat. Sebagai penegak hukum, polisi seharusnya menjadi garda terdepan dalam memberantas kejahatan tersebut, bukan malah terlibat atau bahkan melindungi pelaku. "Jika ada anggota yang melakukan hal itu, itu adalah pengkhianatan terhadap amanat negara dan kepercayaan masyarakat," tambahnya.

Langkah Pencegahan dan Pemberantasan

Untuk mencegah keterlibatan anggota dalam kegiatan terlarang, Kapolda menyatakan akan melakukan berbagai langkah preventif. Salah satunya adalah dengan meningkatkan pembinaan mental dan spiritual kepada seluruh personel. "Kami akan intensifkan pembinaan agar anggota memiliki dasar moral yang kuat dan dapat menolak segala bentuk godaan," jelasnya.

Selain itu, Kapolda juga akan meningkatkan pengawasan internal melalui Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) dan Propam. "Kami akan lakukan operasi siaga di tempat-tempat yang rawan kegiatan judi dan narkoba untuk memastikan tidak ada anggota yang terlibat," tambahnya.

Kapolda juga mengimbau masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam menjaga integritas anggota polisi. "Jika ada informasi terkait keterlibatan anggota polisi dalam kegiatan terlarang, segera laporkan kepada kami. Kami menjamin kerahasiaan dan akan tindak tegas," ujarnya.

Komitmen dalam Menjaga Citra Polri

Menurut Kapolda, langkah-langkah yang diambil ini adalah bagian dari komitmen Polri dalam menjaga citra institusi. "Integritas adalah modal utama kami. Tanpa integritas, Polri tidak akan mampu menjalankan tugas dengan baik," tegasnya.

Ia menambahkan bahwa pemberantasan judi dan narkoba adalah prioritas utama pihaknya. "Kami tidak akan mengenal kompromi dalam memberantas kejahatan ini. Semua pelaku, termasuk jika ada anggota yang terlibat, akan ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku," pungkasnya.

Dengan ancaman PTDH ini, diharapkan dapat menjadi deterren bagi anggota polisi yang berniat terlibat atau melindungi kegiatan terlarang. Kapolda menegaskan bahwa pihaknya akan terus berupaya membersihkan barisan dari unsur-unsur yang merusak citra Polri.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Julia Halim

Kolumnis yang gemar mengupas isu perdagangan internasional dan rantai pasok.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter