26, 2026
Teknologi

Target Walkot Bekasi Bangun 2 Halte Usai Disinggung Pramono

Vino Pratama
Vino Pratama Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Target Walikota Bekasi Bangun Dua Halte Usai Disinggung Pramono

Walikota Bekasi Rahmat Effendi mengumumkan rencana pembangunan dua halte bus Transjakarta di wilayahnya. Keputusan ini diambil setelah Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Pramono Anung menyampaikan kritik terkait kondisi transportasi umum di Bekasi. Dalam sebuah kesempatan, Pramono menyebut bahwa kondisi transportasi umum di Bekasi masih memprihatinkan dan perlu segera diperbaiki.

Rahmat Effendi mengakui bahwa kritikan dari Pramono menjadi pemicu utama bagi percepatan pembangunan infrastruktur transportasi umum di kota yang ia pimpin. "Kritikan Bapak Menko Polhukam menjadi evaluasi bagi kami. Memang masih banyak yang perlu ditingkatkan, terutama dalam fasilitas transportasi umum," ujar Rahmat saat ditemui di Kantor Walikota Bekasi, Selasa (15/11).

Detail Lokasi dan Rencana Pembangunan

Dua halte yang direncanakan akan dibangun berlokasi di Jalan Ahmad Yani dan Jalan Rawa Panjang. Kedua lokasi tersebut dipilih karena menjadi akses utama bagi para penumpang yang melakukan perjalanan antara Bekasi dan Jakarta. Menurut rencana, pembangunan akan dimulai pada awal tahun depan dengan anggaran mencapai Rp 15 miliar.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Budi Santoso, menjelaskan bahwa kedua halte ini akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang. "Kami akan membangun halte yang ramah difabel, dilengkapi pendingin ruangan, tempat duduk yang nyaman, serta sistem informasi keberangkatan yang real-time," terang Budi.

Dirancang juga akan ada jalur khusus untuk bus Transjakarta agar dapat beroperasi tanpa terhambat oleh kendaraan pribadi. "Kami berkoordinasi dengan Dishub DKI Jakarta untuk memastikan integrasi sistem berjalan lancar. Nantinya penumpang dari Bekasi bisa langsung transit ke berbagai koridor di Jakarta," tambahnya.

Respons dari Pihak Terkait

Ketua Komisi B DPRD Kota Bekasi, Hendro Subagyo, mendukung rencana pembangunan halte tersebut. Menurutnya, pembangunan fasilitas transportasi umum yang memadai sangat penting untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. "Kami mendukung penuh inisiatif Walikota. Fasilitas transportasi yang baik akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mengurangi kemacetan," ujar Hendro.

Sementara itu, sejumlah warga yang biasa menggunakan transportasi umum menyambut baik rencana ini. Maya, salah seorang penumpung bus reguler yang rutelya bekerja di Jakarta, mengaku sangat antusias dengan adanya halte Transjakarta di Bekasi. "Kalau ada halte yang nyaman dan langsung ke Jakarta, pasti akan lebih mudah. Seringnya naik bus kejakartaan yang penuh sesak dan tidak nyaman," ujarnya.

Tantangan yang Dihadapi

Meski demikian, pembangunan dua halte ini tidak tanpa tantangan. Salah satu kendala utama adalah masalah lahan. Terutama untuk halte yang rencananya dibangun di Jalan Rawa Panjang yang memiliki tingkat aktivitas lalu lintas yang tinggi.

"Kami sedang melakukan negosiasi dengan pemilik lahan di lokasi tersebut. Jika perlu, akan ada penyesuaian tata guna lahan. Kami berharap bisa menyelesaikan masalah ini sebelum pembangunan dimulai," jelas Walikota Rahmat.

Selain itu, ada juga masalah anggaran yang menjadi perhatian. Walikota mengatakan bahwa pihaknya sedang mengupayana sumber dana dari APBD maupun kerjasama dengan pihak swasta melalui skema public private partnership (PPP).

"Kami tidak hanya mengandalkan APBD saja. Melalui kerjasama dengan swasta, kami bisa mempercepat pembangunan fasilitas ini. Nantinya, fasilitas yang dibangun akan lebih baik dan berkualitas," tambahnya.

Dengan rencana pembangunan dua halte ini, pemerintah Kota Bekasi berharap dapat meningkatkan kualitas transportasi umum yang selama ini menjadi keluhan banyak warga. Terlebih lagi, dengan adanya integrasi dengan sistem Transjakarta, diharapkan mobilitas antara Bekasi dan Jakarta menjadi lebih efisien dan nyaman.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Vino Pratama

Reporter lapangan yang kerap menyoroti UMKM dan ekonomi kerakyatan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter